Nasional | Hatta Imbau Pejabat Kader PAN Fokus di Pemerintahan

Ketua Umum PAN Hatta Radjasa mendapatkan nomor urut 8 peserta Pemilu 2014. FOTO: Joanito De Saojoao - SUARA PEMBARUAN

Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa meminta para kadernya, terutama yang berada di eksekutif atau jajaran pemerintahan, agar fokus pada tugas mengurusi negara.

Sekali pun tahun 2013 merupakan tahun politik, para kader PAN oleh Hatta diminta untuk tidak sibuk dengan hingar-bingar politik. Hatta berpesan agar para menteri dan kepala daerah harus fokus pada tugas masing-masing untuk mengurusi rakyat.

“Saya tegaskan kepada para gubernur, bupati dan walikota yang merupakan kader PAN, agar nomor satu, sukseskan pemerintahan. Semua harus fokus pada pekerjaan masing-masing. Kalau tidak fokus, nanti timbul pertanyaan dari masyarakat,” kata Hatta, saat memberi pembekalan kepada para kepala daerah yang merupakan kader PAN, di Jakarta, Minggu (3/3).

Turut hadir pada acara itu Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang juga Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan, Sekjen PAN Taufik Kurniawan, Ketua DPP PAN bidang Hubungan Internasional Bara Hasibuan, dan para Ketua DPP PAN lainnya. Hadir pula sekitar 60 kader PAN yang berada di eksekutif.

Hatta meminta kadernya untuk jangan lebih mementingkan kepentingan partai daripada rakyat. Menurutnya, jika mereka berhasil di pemerintahan, maka hal itu dengan sendirinya akan berimbas ke partai. Sebaliknya jika gagal, hal itu pun akan menurunkan elektabilitas partai.

“Kalau tidak sukses, akan merugikan rakyat. Pada akhirnya, terbawa ke partai,” ujar Hatta yang juga merupakan Menko Perekonomian itu.

Hatta pun meminta kadernya agar menjalankan Keputusan Presiden (Keppres) No.1 Tahun 2013 tentang Pengendalian Keamanan Dalam Negeri. Menurutnya, Keppres itu sangat penting untuk mencegah adanya aksi kekerasan dan konflik horizontal di masyarakat.

“Para kepala daerah agar betul-betul membangun suasana kondusif di daerah masing-masing. Jangan biarkan persoalan kecil menjadi masalah besar,” ujarnya.

Hatta membantah langkahnya mengumpulkan 60 kepala daerah (bupati, walikota dan gubernur) itu untuk mendongkrak elektabilitas PAN yang terus merosot dari hasil berbagai survei. Menurutnya, tidak ada kaitannya pertemuan tersebut dengan persoalan elektabilitas partai.

Hatta mengaku tetap optimistis, PAN akan mencapai target yang diharapkan pada Pemilu 2014 nanti. Dia juga sekaligus membantah pertemuan dengan kepala daerah asal PAN itu adalh dalam rangka menyukseskan pencalonannya sebagai presiden.

“Tidak untuk itu. Kita hanya minta agar fokus bekerja saja, termasuk minta agar mereka tidak larut dalam gonjang-ganjing politiik,” tegasnya.

Sementara itu, Bara Hasibuan mengemukakan bahwa pertemuan itu merupakan ajang konsolidasi. Selain itu, untuk mendengarkan instruksi Ketua Umum agar kader PAN memprioritaskan kepentingan nasional dibanding kepentingan partai.

“Untuk membuktikan bahwa PAN betul-betul bekerja riil untuk rakyat, maka pejabat eksekutif memegang peran penting. Mereka (berada) di garis depan untuk menunjukkan PAN sebagai partai kredibel,” kata Bara.