Nasional | Gerindra Tak Terpengaruh Dengan Penangkapan Hercules

Gerindra Tak Terpengaruh Dengan Penangkapan Hercules

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

Liputan6.com, Jakarta : Polisi menangkap Hercules Rosario Marshal dan puluhan anak buahnya yang diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha. Hercules merupakan Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB), ormas yang mendukung Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Presiden 2014.

Meski begitu, Partai Gerindra meyakini penangkapan Hercules tidak akan berpengaruh terhadap elektabilitas menjelang Pemilu 2014. “Saya rasa tidak, tidak akan terpengaruh,” ujar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (9/3/2013).

Alasan lain penangkapan Hercules tersebut tidak akan berimbas kepada Gerindra, jelas Muzani, karena GRIB bukan sayap partai. “Kami hanya menampung aspirasi mereka, GRIB itu bukan sayap partai kami,” jelas Muzani.

Partai Gerindra, papar Muzani, juga terbuka dalam menerima dukungan dari pihak manapun, termasuk dari Hercules yang sering dikaitkan dengan aksi premanisme. “Kalau didukung preman, apa salah? Mereka sama saja, mereka juga bagian dari masyarakat. Kita sebagai partai butuh dukungan dari semua, tidak terkecuali,” imbuhnya.

Dari kejadian yang menimpa Hercules dan puluhan anak buahnya itu, Muzani meminta agar polisi menjelaskan sangkaan yang tidak pernah dilakukan tapi menjadi dasar untuk penangkapan.

Lebih lanjut, Muzani menuturkan dirinya tidak ada rencana untuk mengunjungi Hercules yang kini masih dalam tahap penyelidikan di ruang Subdit Resmob Polda Metro Jaya.

Penangkapan Hercules berawal saat apel gabungan konsolidasi Reskrim digelar di Kompleks KJI, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, pada pukul 17.00 WIB. Penangkapan tokoh asal Timor Leste ini diduga karena sering memeras dan mengintimidasi warga.

“Mereka mau lapor tapi takut, kalau lapor tertulis takutnya diintimidasi. Lalu akhirnya warga melapor suara lewat telepon,” ujar Kabid Humad Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto.

Di lain pihak, Hercules mengaku keributan yang terjadi antara anak buahnya dan pihak kepolisian di Ruko Tjakra Multi Strategi hanya dipicu masalah kesalahpahaman. “Ini tidak apa- apa. Hanya salah paham saja,” ujar Hercules. (Mut)