Nasional | BNPB Kesulitan Tempatkan MCK Darurat untuk Korban Banjir



Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kesulitan mencari lahan untuk menempatkan MCK bagi korban banjir Jakarta. Sehingga BNPB terpaksa menempatkan MCK dekat dengan lingkungan tempat evakuasi korban banjir.

“MCK portable PU banyak sekali, tetapi ditempatkan di mana? kita menggali aspal itu tidak mungkin,” kata Kepala BNPB Syafii Maarif.

Hal itu disampaikan dalam presentasinya kepada Presiden SBY di posko pengungsian banjir Bidara Cina, Jakarta Timur, Minggu (20/1/2013).

Oleh karena kesulitan mencari tempat, akhirnya MCK-MCK portable tersebut ditempatkan di dekat pengungsian. Padahal hal itu meningkatkan resiko penyakit.

“Terpaksa kami memanfaatkan tempat dimana lingkungan mereka berada,” ujarnya.

Syafii menerangkan saat ini proses evakuasi terus dilakukan. Jumlah titik pengungsian juga terus ditambah.

“Sekarang ini 121 titik pengungsian, baik itu yang disediakan oleh pemerintah maupun yang terpaksa ad hoc dilakukan oleh masayarakat. Demikian juga yang dilakukan oleh Basarnas telah melakukan evakuasi lebih dari 400 orang dengan overcraft, boat, rescue car, dan membantu distribusi,” paparnya.

(fjr/jor)