Nasional | Belum 100 Hari Kerja, Jokowi Dihadapkan Banjir Besar



Jakarta – Baru 95 hari Joko Widodo (Jokowi) menjalankan tugas dengan penuh blusukan sebagai gubernur DKI Jakarta, namun sudah dihadapkan masalah serius yakni banjir. Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) benar-benar sedang diuji, mampukan Jokowi mengatasi masalah langganan Jakarta ini?

“Memang belum 100 hari kerja, Jokowi dan Ahok harus sudah dihadapkan dengan kompleksitas Jakarta, termasuk banjir. Saya minta keduanya bekerja keras, bersabar, dan legowo. Jokowi-Ahok sama-sama sudah diuji di masalah Jakarta. Jadi harus sabar dan legowo,” kata Wakil Ketua DPR koordinator Kesejahteraan Rakyat, Taufik Kurniawan, kepada detikcom, Jumat (18/1/2013).

Banjir yang mengepung Jakarta pada Kamis (17/1) kemarin disebut lebih dahsyat dari tahun 2007 lalu. Perkampungan penduduk, jalan protokol, hingga Istana Negara terkepung banjir. Jakarta disebut-sebut memasuki periode banjir 5 tahunan.

Taufik selaku pimpinan DPR yang membidangi kesra mengaku prihatin bencana banjir masih menjadi langganan di Jakarta. Jokowi bersama seluruh jajaran Pemprov DKI harus berjuang keras mengusir banjir dari Jakarta.

“Kita sangat prihatin dan empati kepada masyarakat, karena banjir ini sangat mengganggu perekonomian dan pemerintahan. Segera lakukan program pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan empati tehadap Jakarta, jangan terjadi saat banjir saja,” ingat Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Mantan Ketua Komisi V DPR yang membidangi transportasi dan infrastruktur ini menilai Kanal Banjir Timur harus dirawat dengan baik. Resapan air di Bogor dan tata ruang Puncak juga harus diperhatikan.

Jokowi tengah berjuang keras mencari solusi permasalahan pelik ini. Jokowi mengatakan dirinya akan menggunakan semua jurus untuk merampungkan persoalan banjir, diawali dengan perbaikan tanggul Kanal Banjir Barat yang jebol di Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat.

“Ya dilihat-lihat, nanti dilihat yang paling cepat (memperbaiki tanggul) pakai semen atau baja. Yang penting semua jurus dipakai,” ujar Jokowi di lokasi, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Jumat (18/1/2013).

(van/nrl)