Nasional | Anas Lengser, Gerindra: Ada Agenda Besar di Belakang SBY

Anas Lengser, Gerindra: Ada Agenda Besar di Belakang SBY

Anas Urbaningrum. (Antara/Ridlwan)

Liputan6.com, Jakarta : Setelah Anas Urbaningrum mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat, timbul beragam opini di tengah masyarakat. Menurut Kepala Departemen Pertambangan DPP Gerindra Abdul Kholik, kasus yang menimpa Anas Urbaningrum adalah kudeta yang dilakukan kekuatan besar di belakang Presiden SBY.

“Pembicaraan saya dengan Bapak Anas hanya dalam spektrum politik. Kubu Cikeas ingin menggulingkan Anas, namun tidak bisa. Saya rasa juga ada agenda besar di belakang SBY yang menginginkan Anas hilang dari Demokrat, agar agendanya bisa berjalan. Sudah 4 kali mau digulingkan, yakni pada Silatnas 2011, Rapimnas, Dewan Pendiri, Cikeas,” ujar Abdul Kholik di depan kediaman Anas, Jalan Langsa Nomor 7, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (23/2/2013).

Mantan Aktivis PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menuturkan, rencana menyingkirkan Anas merupakan langkah yang tidak tepat, karena kubu Cikeas tidak bisa menggulingkan Anas.

“Sekilas pada pertemuan di Cikeas sempat membicarakan untuk mencari calon Ketum. Bapak Anas cuma menyebutkan nama Gita Wirjawan, Marzukie Ali, dan Jenderal Pramono Edhie Wibowo. Karena sering disebut-sebut media,” jelas Abdul Kholik. (Frd)