Nasional | Amir Syamsuddin: Yang Disampaikan Anas Tidak Benar

Amir Syamsuddin: Yang Disampaikan Anas Tidak Benar

Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin. (Liputan6.com/Firdie Arfianto)

Liputan6.com, Jakarta : Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin mengklarifikasi pengakuan Anas Urbaningrum yang menyebut soal rapat Hambalang. Menurut Amir, pertemuan dengan mantan Bendahara Umum M Nazaruddin tidak hanya dihadiri mereka bertiga tapi seluruh Dewah Kehormatan lainnya.

“Saya mau jelaskan bahwa dalam rapat Dewan Kehormatan itu membahas tentang rencana pengunduran diri Nazaruddin. Tidak ada pembicaraan seperti yang dikatakan Anas Urbaningrum,” kata Amir Syamsuddin saat dihubungi, Rabu (27/2/2013).

Menurut Amir, rapat saat itu dihadiri semua Dewan Kehormatan yang bukan hanya dirinya. Tapi ada lima orang antara lain yakni EE Mangindaan, Jero Wacik.

“Bisa ditanyakan ke anggota yang lain. Rapat itu ada paniteranya, ada bukti notulennya. Saya bisa pertanggungjawabkan apa yang disampaikan saudara Anas itu tidak ada,” jelas Amir yang juga Menteri Hukum dan HAM ini.

Dalam rapat itu mencuat nama Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas disebut dalam proyek Hambalang. Ibas disebut kecipratan dana Hambalang dari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin. Anas mengaku hadir dalam rapat soal Hambalang bersama Amir Syamsuddin dan M Nazaruddin. Anas pun dikonfirmasi apakah Ibas menerima dana Hambalang? “Pak Amir yang lebih pas (menjawab),” kata Anas dalam wawancara itu.

Jadi apakah rapat itu membahas keterlibatan Ibas? “Tidak ada, ada bukti notulennya. Saya bisa pertanggungjawabkan,” jawab Amir.

Apakah itu artinya Anas berbohong? Menurut Amir, dirinya tidak perlu mengatakan seperti itu. Amir ketahui banyak pernyataan yang hilir-mudik terkait kasus ini. Tetapi Amir tidak mempercayai begitu saja.

“Saya sangat respect dengan saudara Anas. Tetapi ya saya tidak menganggap aneh, mungkin ada kekecewaan lalu melakukan upaya-upaya seperti itu,” jelas Amir. (Ism)