Martin: Elektabilitas Prabowo Bukan Ancaman Tapi Kemaslahatan

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat menilai pernyataan Sekretaris Departemen Pemajuan dan Perlindungan HAM Partai Demokrat Rachland Nashidik bukan pernyataan resmi partai. Ia menilai pernyataan tersebut khas anak muda yang temperamen.

“Saya tidak percaya pernyataan itu merupakan gambaran dari sikap politik Partai Demokrat terhadap Gerindra dan Golkar,” kata Martin kepada Metrotvnews.com, Rabu (27/2) malam.

Menurut Martin, pernyataan Rachland nampak emosional. “Belum mempunyai wawasan politik yang mendalam,” imbunya.

Anggota Komisi III DPR itu menyatakan, naiknya elektabilitas Prabowo dan Gerindra adalah konsekwensi kerinduan publik terhadap presiden yang berani, tegas, dan tak ragu-ragu. “Elektabilitas Prabowo yang tinggi belakangan ini tidak perlu dianggap sebagai ancaman. Lebih baik dilihat sebagai kemaslahatan bagi bangsa ke depan,” terangnya.

Sebelumnya, Rachland Nashidik meminta kalangan aktivis yang berada di Partai Demokrat diimbau fokus dan tak terprovokasi sikap mantan ketua umum Anas Urbaningrum. Mereka diimbau bersiap mencegah Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto memenangkan pilpres 2014 mendatang.

“Tugas Demokrat, bagi kalangan aktivis, adalah menjaga agar kepemimpinan 2014 tidak salah arah. Aktivis di dalam partai harus mencegah Indonesia jatuh ke tangan capres yang keliru, seperti Prabowo dan Ical,” kata Sekretaris Departemen Pemajuan dan Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) Partai Demokrat (PD) Rachland Nashidik saat melakukan konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (27/2).(Tii)