M. Rahmad: Klimaks Halaman Buku Anas Dibacakan 2014

Metrotvnews.com, Jakarta: Anas Urbaningrum telah mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Anas mundur setelah sehari sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang. Saat mengumumkan pengunduran diri, Anas menjelaskan bahwa kejadian itu baru halaman pertama. “Akan ada sejumlah halaman berikutnya yang akan baca,” kata Anas.

Mantan Wakil Direktur Eksekutif Partai Demokrat M. Rahmad menjelaskan, sebenarnya ada tiga bab besar yang disampaikan Anas dalam pidatonya pengunduran diri. “Kalau halaman-halaman, jangka pendek yang akan terbuka itu terkait erat dengan even-even yang akan dilakukan Partai Demokrat,” ujar Rahmad.

Sayang, Rahmad tidak menjelaskan apa maksudnya itu. Menurut Rahmad, terbukanya kasus Anas akan menjadi masa kritis bagi Partai Demokrat. Sebab, kasus hukum ini memiliki dampak besar terhadap elektabilitas dan eksistensi partai berlambang mercy itu.

Gelombang lain masa kritis Partai Demokrat, kata Rahmad, adalah menjelang Kongres Luar Biasa yang melibatkan pengurus pusat sampai daerah. “Itu juga menjadi masa kritis bagi Demokrat. Karena ada kaitannya dengan lembaran-lembaran yang akan dibaca bersama,” jelas Rahmad.

Klimaks pembacaan lembaran-lembaran itu, kata Rahmad, akan terjadi saat berakhirnya masa pemilihan presiden pada pemilu 2014. “Setelah itu, baru masuk closing,” ujar Rahmad. (Githa Farahdina/Dor)