Ketua DPR Siap Jadi Ketua Umum Demokrat

Metrotvnews.com, Solo: Sejumlah daerah mulai terus terang meminta Marzuki Alie bersedia mencalonkan diri menjadi ketua umum Partai Demokrat.

Sampai sekarang belum ada tanda-tanda kejelasan dari Majelis Tinggi partai berlambang mercy itu untuk menggelar kongres luar biasa (KLB) untuk mencari pengganti Anas Urbaningrum.

“Saya mengalir saja. Mengikuti mekanisme yang ada di partai. Jika Majelis Tinggi nantinya menginginkan ada mekanisme KLB dan amanah menunjuk saya, ya akan saya menjalani. Jika tidak, ya tidak apa-apa,” tukas Marzuki menjawab Media Indonesia di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (9/3).

Dia mengaku, saat ini memang banyak daerah yang meminta agar dirinya bersedia mencalonkan diri sebagai ketua umum.

Selain Jawa Tengah, sejumlah daerah lain seperti Jatim yang merupakan pendukung kuat Anas Urbaningrum, serta sejumlah daerah di Sumatra, Kalimantan, dan Indonesia timur menaruh harapan kepadanya untuk bersedia menerima tanggung jawab membesarkan partai.

“Tadi saya berkomunikasi dengan Mas Anas. Saya bilang, ‘Mas ini banyak pendukung Mas Anas meminta saya bersedia mencalonkan.’ Jawab Mas Anas melalui SMS adalah, ‘Selamat berjuang, barakallah’,” ujar Ketua DPR itu sambil menunjukkan jawaban SMS Anas di telepon genggamnya.

Ketika disinggung konsekuensi menjadi ketua umum Partai Demokrat tidak boleh rangkap jabatan, Marzuki dengan enteng mengatakan jabatan ketua DPR sangat sinergis dengan kerja politik. Karenanya, ia tidak akan mengundurkan diri, jika memang nantinya menjadi ketua umum.

“Kalau tidak sinergis, okelah. Tetapi ini jabatan ketua DPR itu kerja politik. Ini speaker untuk rakyat. Jadi tidak perlu mundur. Apalagi ketua itu merupakan bagian kelengakapan dewan, sangat sinergis untuk menyuarakan kepentingan rakyat,” tandas dia.

Dia pun mengambil contoh ketika Akbar Tanjung menjadi Ketua Umum Partai Golkar dan pada saat sama juga menjadi ketua DPR. Ketika partai beringin ini dirundung persoalan, ternyata juga masih kuat bertahan. (Widjajadi)

Editor: Wisnu AS