Kecewa Tak Dapat Rekom Partai, Rustriningsih Pilih Urus Rumahtangga


Kecewa Tak Dapat Rekom Partai, Rustriningsih Pilih Urus Rumahtangga - Tinggalkan Semua Hiruk Pikuk Perpolitikan - Rustriningsih, Wakil Gubernur Jawa Tengah

Rustriningsih, Wakil Gubernur Jawa Tengah(Foto: Nur Lensa)

LENSAINDONESIA.COM: Rustriningsih, Wakil Gubernur Jawa Tengah yang tidak mendapatkan rekomendasi PDIP dalam pencalonan diri Pilgub Jateng 2013, menyatakan diri akan istirahat sejenak dan tidak ingin berurusan jika terkait hiruk pikuk perpolitikan yang ada, termasuk menyangkut diri dan partainya.

Rustri menyatakan, setelah masa jabatannya sebagai Wakil Gubernur Jateng selesai per 23 Agustus 2013 nanti, dirinya ingin menjadi pribadi yang bisa merasakan dan menikmati hidup dengan penuh ketenangan, tanpa harus berpolitik praktis.

Baca juga: ‘Parpol Pocong’ Datangi KPU Jateng Sindir Parpol yang Sarat Kepentingan Politik dan Taufik Kiemas: PDIP Tertarik Capreskan Mahfud MD

Pernyataan itu diungkapkan Rustriningsih, Wakil Gubernur Jawa Tengah kepada LICOM, di rumah dinasnya, Jl. Rinjani Semarang, Jumat (8/3/2013). “Saya pingin kumpul dengan keluarga, dan fokus pada anak-anak saya yang masih kecil-kecil. Dan juga fokus dengan masyarakat yang selama ini menjalin emosional dengan saya. Saya pingin hidup yang bermanfaat bagi diri dan masyarakat,“ terangnya.

Disinggung perasaan terkait tidak lolosnya rekomendasi pencalonan dirinya dalam Pilgub Jateng oleh PDIP kemarin, Rustriningsih merasakan kekecewaannya terhadap pimpinan DPP PDIP. “Perasaan kecewa mesti ya, saya sebagai kader partai telah memenuhi semua aturan partai. Semua indikator tentang syarat calon gubernur juga saya memenuhi. Tetapi kenapa tidak direkomendasi. Sebagai kader, Saya hanya ingin menanyakan bagaimana asas transparansi dan keterbukaan dalam keputusan rekomendasi yang diambil pimpinan partai?“ keluhnya.

Rustri menambahkan, mesti kecewa, dirinya juga akan berpikir realistis terhadap apa yang telah terjadi. Dan keputusan DPP PDIP akan dijadikan pengalaman untuk langkah bagi dirinya ke depan, khusunya menyangkut asas manfaat bagi masyarakat.

“Saya akan berhati-hati, dan selalu menjadikan pengalaman untuk melangkah kedepan. Bagi saya saya tidak akan berharap banyak terhadap politik yang terjadi selama ini,“ tuturnya.

Dirinya sebagai kader partai, tidak berkomentar banyak terkait pilihannya nanti terhadap dukungan dirinya terhadap calon gubernur yang berasal dari PDIP. “Saya ataupun massa saya, kerabat, dan saudara tidak akan mengarahkan dan memobilisir masa untuk memilih calon tertentu. Karena itu bukan prinsip saya,“ ujarnya.

Dirinya sebagai kader dan anggota partai, hanya bisa menjadi pribadi yang konsisten dan bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan dirinya tidak akan keluar dari Partai yang telah membesarkannya atau berpindah ke Partai lain. “kecuali jika dipecat atau dikeluarkan, tentu saya masih kader PDIP,“ tegasnya.

Diakhir penghujung Rustri berujar dengan menyatakan dia lebih suka damai. “Tetapi saya lebih suka kemerdekaan,“ terang mantan Bupati Kebumen, sebelum menjabat Wagub Jateng ini.@nur

Berita Terkait: