Kasus Luthfi, PKS Ancam Pihak yang Hembuskan Isu Pencucian Uang

Kasus Luthfi, PKS Ancam Pihak yang Hembuskan Isu Pencucian Uang

Luthfi Hasan Ishaaq. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta : PKS mengancam akan menantang pihak-pihak yang menghembuskan isu adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang mengalir ke PKS terkait kasus hukum yang melilit mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

Wakil Sekretaris Jenderal PKS Fahri Hamzah mengatakan, sebaiknya lihat dulu fakta hukum soal aliran dana korupsi yang mengalir ke Kongres Partai Demokrat (PD).

“Makanya jangan menantang kamu. Saya kalau ditantang begini ngomong semuanya. Kita keluarin semua ini barang. Jadi itu saja,” ancam Fahri di Kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (12/5/2013).

Fahri menegaskan, sebelum KPK membekukan partainya lebih dulu bercermin kasus dugaan korupsi yang membelit PD. Menurutnya, dugaan korupsi dalam Kongres PD sudah jelas dan nyata telah terungkap di persidangan mantan Bendahara Umum PD M Nazaruddin.

“Tapi yang saya dengar penggunaan TPPU untuk pembubaran partai. Itu lihat kasus Hambalang. Persidangan kesaksian, mereka-mereka yang membawa uang, grup permai, tempat saudara Nazar dan lain-lain berkumpul. Itu salah satu tahapan dan resmi diungkapkan dalam persidangan. Bahkan driver-nya, security-nya, yang membawa barang itu ke hotel dan dibagi-bagi. Dipakai untuk kongres. Lalu ada kesaksian orang-orang yang terima dari daerah-daerah. Saya kira Saudara Anas Urbaningrum (mantan Ketum PD) juga mendengar itu,” pungkas Fahri. (Frd)

news.liputan6.com