JK Siap Mengantar Khofifah ke Mega

SURABAYA – Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, tampaknya, benar-benar all-out untuk bisa maju dalam Pilgub Jatim 2013. Setelah mengaku sudah mengantongi surat rekomendasi dari DPP PKB, Khofifah kini tengah gencar mendekati PDIP.

Buktinya, kemarin mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) berencana untuk membawa Khofifah ke Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. "Belum, belum. Masih rencana saja. Kapan jadinya, ya belum tahu," ucap tokoh asal Sulawesi Selatan tersebut kepada sejumlah wartawan di Masjid Al Akbar Surabaya kemarin pagi.

Menurut mantan orang nomor dua di jajaran pemerintahan Indonesia tersebut, pihaknya juga belum memutuskan apa pun. "Saya memang berencana untuk mempertemukan Khofifah dengan Bu Mega, tapi masih belum terjadi," ujarnya, kemudian mengakhiri wawancara tersebut.

Sebelumnya anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim Saleh Ismail Mukadar mengatakan, Megawati telah memberikan lampu hijau atas majunya Khofifah. Meski, Saleh juga menambahkan bahwa itu tidak berarti DPP PDIP sudah menjatuhkan pilihan mengusung mantan menteri pemberdayaan perempuan tersebut.

Dikatakan, skema Khofifah-Bambang D.H. juga dipercaya sebagian kubu di internal PDIP sebagai kombinasi pasangan calon yang sanggup melawan incumbent. "Tapi, juga ada sejumlah nama lain. Seperti Djarot Saiful Hidayat (mantan wali kota Blitar), Said Abdullah, dan sejumlah nama lainnya," terangnya.

Dengan mengusung Khofifah, partai berlambang banteng moncong putih tersebut harus rela kadernya menjadi cawagub saja. Namun, bagi Saleh, itu tidak masalah. "Sejak awal skenarionya kan seperti itu. Soal ketakutan ditinggal lagi, kan bisa dicari personal guarantee," tambahnya.

Di bagian lain, kedatangan JK kemarin dikawal Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar Ridwan Hisjam. Dalam kesempatan kemarin, Ridwan bicara soal rekomendasi Partai Golkar yang masih belum jelas. "Pokoknya, seperti yang diucapkan ketua umum (Aburizal Bakrie, Red), arah dukungan masih bisa ke mana-mana. Bisa ke Pakde (Soekarwo, Red), juga bisa ke Khofifah, atau ke siapa pun juga," ucap mantan ketua DPD Partai Golkar Jatim tersebut.

Ridwan mengatakan bahwa Partai Golkar juga berharap agar setidaknya cawagub masih dari partai berlambang pohon beringin tersebut. "Bisa saya atau bisa Pak Rendra (Bupati Malang Rendra Kresna, Red) atau Pak Martono atau Pak Gatot Sudjito. Banyak calonnya," terang dia.

Untuk itu, Ridwan mengatakan bahwa surat rekomendasi DPP Partai Golkar baru keluar pada last minute pendaftaran pada Mei mendatang. "Bisa-bisa, baru dua hari menjelang pendaftaran, baru keluar," tandasnya. (ano/c10/end)