Istri Gus Dur Harapkan Anas Pantang Mundur

JAKARTA – Bekas ibu Negara, Sinta Nuriyah Wahid ikut menyemangati Anas Urbaningrum yang kini menjadi tersangka korupsi. Istri mendiang Abdurrahman Wahid itu berharap Anas terus memerjuangkan kebenaran jika memang tidak bersalah seperti yang disangkakan.
"Kemarin saya katakan, kepastian untuk itu adalah milik Tuhan, jadi sebagai manusia kita harus menjalaninya. Cuma yanng disebut menjalani itu apa itu yang harus diupayakan. Kepastian baik dan buruk itu di tangan Tuhan. Kalau merasa tidak bersalah, harus diperjuangkan," tegas Sinta saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (4/2).

Kemarin, Sinta bersama putrinya Yenny Wahid memang menyambangi kediaman Anas di Duren Sawit, Jakarta Timur. Namun bukan soal status Anas sebagai tersangka yang membuat Sinta dan Yenny bertamu di rumah bekas Ketua Umum Partai Demokrat itu. Sinta mengaku datang ke rumah Anas demi mengunjungi KH Attabik Ali.

Sinta menuturkan, KH Attabik yang juga mertua Anas, merupakan sosok yang dituakan di kalangan warga Nahdlatul Ulama. KH Attabik yang mengasuh Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta, memang pernah membinging Sinta Nuriyah saat menulis skripsi. 

"Saya datang ke sana untuk menengok mertuanya (KH Attabik, red), kebetulan kena stroke. Bapak mertuanya ini pembimbing saya nulis skripsi dan adik-adiknya juga kenal kita di Krapyak," ujar Sinta

Namun Sinta tak mau membahas masalah politik maupun masalah hukum yang kini menjerat Anas. Ia hanya berharap Anas dapat tetap menjalani apa yang telah digariskan dalam hidupnya.(flo/jpnn)