Hening Akui Soal Pengadaan Kain untuk PKK

Hening Akui Soal Pengadaan Kain untuk PKK

Headline

Ilustrasi – Ist

inilah.com, Denpasar – Anggota DPRD Bali, Hening Puspita Rini membantah keras dituduh melakukan penggelembungan dana bantuan sosial (bansos) pengadaan kain sebagaimana dituduhkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.

Wakil rakyat dari Partai PDIP itu mengaku tak habis pikir kenapa tuduhan itu dialamatkan kepadanya. Menurut Hening, ia hanya membantu masyarakat, dalam hal ini ibu-ibu yang tergabung dalam PKK.

“Saya dimintai tolong oleh ibu-ibu PKK. Waktu itu mereka akan mengikuti lomba. Waktunya tinggal enam bulan lagi dan butuh kain,” ujar Hening, Rabu (27/2/2013).

Istri dari terpidana Susrama yang membunuh wartawan Radar Bali itu menyatakan peristiwa itu bermula pada tahun 2011. Karena mencairkan dana bansos membutuhkan waktu lama, sementara perlombaan tinggal enam bulan lagi, maka ibu-ibu PKK meminta dicarikan dulu toko kain yang bisa mengutangi mereka. Dan jika dana bansos cair, utang kain itu akan dibayarkan.

“Dicarikanlah toko yang bisa mengutangi, dapat. Lalu proposal pengajuan bansos cair pada Desember 2012, dan dibayarkan kepada toko tersebut,” imbuh Hening.

Srikandi PDIP itu justru mempertanyakan di mana mark-up atau korupsi yang dituduhkan kepadanya. “Logikanya, harga barang itu tiap tahun naik, tidak mungkin turun. Jadi di mana yang disebut mark-up itu. Saya juga tidak berhubungan langsung dalam proses pembelian dan pembayaran. Dalam hal ini, saya membantu masyarakat. Silakan dicek ke ibu PKK dan klian setempat,” papar Hening.

Hening menegaskan tak mungkin dirinya melakukan mark-up dana kain, apalagi kain dibeli pada November 2011 dan dibayar 2012. Ia mengaku siap membeberkan bukti-bukti sebagaimana dituduhkan kepadanya. “Silakan cek saja. Saya siap buktikan semuanya,” tantangnya.

Sebelumnya, seperti dilansir diberbagai media massa, pihak Kejati Bali mengaku sedang membidik Hening Puspita Rini dalam kasus dugaan korupsi dana bansos pengadaan kain untuk ibu-ibu PKK di Kabupaten Bangli. Bahkan, salah seorang sumber di Kejati juga mengaku Kejati Bali sudah memegang bukti-bukti terkait korupsi yang telah dilakukan Hening.[jat]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Dua Pemain Ini Regenerasi Penyerang Gli Azzurri

    Dua Pemain Ini Regenerasi Penyerang Gli Azzurri

  • Santos Ajukan Kontrak Baru untuk Neymar

    Santos Ajukan Kontrak Baru untuk Neymar