Hatta Rajasa Enggan Bicara Pencapresan Dirinya

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa enggan berbicara mengenai pencalonan dirinya sebagai Presiden RI pada Pemilihan Umum 2014 karena saat ini dirinya lebih fokus menjadi Menteri Koordinator Perekonomian.

“Selama saya masih menjadi menteri saya belum mau berbicara pengenai pencapresan. Masih banyak yang harus saya kerjakan selama menjabat menteri,” katanya seusai memimpin acara konsolidasi partai berlambang matahari itu di Jakarta, Minggu (3/3) malam.

Menko Perekonomian itu mengatakan bahwa dia lebih mengutamakan pekerjaannya sebagai pemangku kepentingan ekonomi Indonesia.

Dia mengisyaratkan menempatkan kepentingan nasional terlebih dahulu daripada kepentingan partai sesuai agenda konsolidasi partai yang dihadiri oleh pejabat eksekutif afiliasi PAN.

Selain itu, Hatta menegaskan dalam rapat konsolidasi bertema PAN menuju 2014 belum membahas deklarasi pencapresan dari partainya.

Meski begitu, Hatta mengatakan telah mengadakan pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto walaupun tidak disebutkan secara mendetail mengenai kesepakatan yang terjadi antara keduanya.

Menko Perekonomian itu sekadar mengatakan Prabowo memiliki pandangan yang sama dengan PAN dalam menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya.

“Pertemuan dengan Prabowo adalah bentuk silaturahim dengan menjalin komunikasi yang baik dengannya. Kami bertukar pikiran mengenai banyak hal,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Hatta mengatakan bahwa kepentingan rakyat memang menjadi tema sentral yang akan diperjuangkan sebagaimana agenda konsolidasi partai pada Minggu malam itu. Konsolidasi partai itu diikuti oleh pejabat eksekutif kader PAN, baik dari tingkat pusat sampai daerah.

“Kader PAN harus mementingkan kepentingan bangsa dan negara daripada mementingkan kepentingan partai. Tahun ini merupakan tahun politik yang bisa menyedot perhatian kader kepada penaikan elektabilitas partai,” kata dia.

Dia tidak ingin di tahun politik itu justru membuat kader fokus pada bentuk-bentuk promosi partai. Justru dengan kinerja yang baik di pemerintahanlah yang akan membuat elektabilitas partai dapat meningkat.

Baginya, jika kinerja politisi di pemerintahan mengarah kepada perkembangan positif yang menguntungkan rakyat tentu akan berdampak baik juga kepada partai.

Hematnya, citra partai akan meningkat seiring tanggung jawab elite politik melaksanakan amanat rakyat.

“Jika tidak fokus justru akan menimbulkan pertanyaan masyarakat mengenai arah kinerja para pejabat eksekutif,” kata dia. (Ant/Was)