Fenomena Anas Cermin Kultur Politik Busuk

Metrotvnews.com, Jakarta: Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Komaruddin Hidayat, mengatakan fenomena Anas Urbaningrum merupakan cerminan kultur politik Indonesia yang busuk.

Sebagaimana diketahui, mantan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemberian dan janji dalam kaitan proyek Hambalang dan proyek lainnya.

Ditemui pada Kamis (28/2), Komaruddin mengatakan kasus Anas menunjukkan betapa terjal dan licinnya jalan bagi politisi muda. Ada variabel luar yang membuat siapapun yang terjun ke politik, karena kultur politik dan strukturnya busuk, akan ikut busuk.

“Ada variabel luar yang membuat siapapun yang terjun ke politik akan tergilas karena kultur dan strukturnya busuk,” ujar dia.

Hal ini menyebabkan anak muda tidak akan tertarik terjun ke dunia politik kecuali dia memang siap menghadapi jalan yang tidak mudah.

Komaruddin mengkhawatirkan jangan-jangan mereka yang terjun ke politik memang bukan putra terbaik bangsa. Padahal di era transisi sekarang ini Indonesia membutuhkan putra terbaik bangsa untuk terjun dalam politik.
Komaruddin mengatakan penting bagi para sesepuh atau senior untuk mengingatkan, melindungi, dan mendidik para juniornya di politik agar generasi peralihan ini aman.

Negara akan rugi jika partai politik rusak. Ia menilai keduanya, baik partai politik dan anak muda, adalah aset bangsa yang harus dijaga. (Vera Erwaty Ismainy/Adf)