Duet Antasari-Anas di Century

Majalah InilahREVIEW Edisi ke-28 Tahun II
Duet Antasari-Anas di Century

Headline

inilah.com

TAK ada perubahan mencolok pada aktivitas rutin yang dijalankan Antasari Azhar di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tangerang. Seperti biasa, pagi bersepeda, naik turun tangga, lalu jalan-jalan keliling dalam LP.

Sudah tiga tahun lebih mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini menjalani kehidupan di LP Tangerang, sejak majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 18 tahun penjara pada 11 Februari 2010. Vonis seberat itu diberikan kepada Antasari karena ia, menurut hakim, telah melakukan pembunuhan terhadap Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen.

Banyak kalangan menganggap bahwa Antasari adalah salah satu saksi kunci kasus dana talangan Rp 6,7 triliun kepada Bank Century. “JK (Jusuf Kalla) dan Antasari harus menjadi lampu pijar sehingga bisa membuat terang benderang Century Gate,”kata Nasir Djamil, Wakil Ketua Komisi III DPR.

Betul, pada Agustus 2012 Antasari pernah membuat geger negeri ini. Dalam keterangannya kepada Metro TV, Antasari mengungkap fakta baru dugaan korupsi bailout Bank Century. Menurutnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin rapat untuk membahas skenario pencairan dana Rp 6,7 triliun untuk Bank Century.

Antasari mengaku diundang Presiden SBY ke istana saat ia masih menjabat sebagai Ketua KPK pada 9 Oktober 2008. Saat itu, sejumlah pejabat tinggi yang hadir antara lain Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supanji, Menko Polhukam Widodo AS, Menkeu Sri Mulyani dan Mensesneg Hatta Rajasa. Selain itu turut hadir Gubernur BI Boediono, Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng, dan Staf Khusus Presiden Denny Indrayana.

Dalam pertemuan tersebut Presiden memimpin langsung skenario bailout Bank Century. Menurut Antasari, selain Bank Century, ia juga sering dihubungi sejumlah pihak membahas penyelamatan bank sakit. Antasari mengungkapkan bahwa menjelang pemilu 2009, pemerintah mencari-cari bank sakit untuk sesegera mungkin disuntik dana segar.

Anehnya, setelah SBY bereaksi keras, Antasari langsung meralat ucapannya. Dalam Pertemuan dengan Tim Pengawas Bank Century sebulan setelah ucapannya, Antasari mengatakan, pertemuan yang dipimpin Presiden SBY itu tidak membicarakan bailout Bank Century.

“Rapat itu tidak ada satu kata pun menyebut Bank Century, apalagi bailout. Ini perlu saya luruskan. Tidak ada bicara tentang Century,” kata Antasari.

Kenapa Antasari meralat ucapannya? Entahlah. Yang jelas, setelah Anas Urbaningrum menyebutkan ada empat nama baru yang diduga terlibat kasus dana talangan kepada Bank Century, ada upaya membangun kolaborasi antara Antasari dengan mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini.

“Kalau bicara soal Antasari, kebetulan memang ada pembicaraan itu. Tapi apa materi bicaranya belum bisa kami sampaikan dulu,” kata mantan pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir yang menemui Anas di rumahnya.

Ari mengatakan, kasus Antasari masih menjadi misteri, terutama kasus mengenai IT KPU. Namun, katanya, masih ada pintu untuk membuka misteri kasus ini. Untuk itulah ia segera menemui Antasari di LP Tangerang untuk mematangkan pembicaraannya dengan Anas.

Selengkapnya, artikel ini bisa disimak di majalah InilahREVIEW edisi ke-28 Tahun II yang terbit Senin, 11 Maret 2013. [tjs]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Komentar Giggs Soal Kartu Merah Nani

    Komentar Giggs Soal Kartu Merah Nani

  • Benitez Tuduh Ferguson Tolak Jabat Tangannya

    Benitez Tuduh Ferguson Tolak Jabat Tangannya