Dubes Irak Minta Penguatan Hubungan dengan Indonesia

Metrotvnews.com, Jakarta: Duta besar Irak untuk Indonesia meminta Ketua Umum Partai Hanura Wiranto untuk memfasilitasi penguatan hubungan Indonesia-Irak.

Demikian dikatakan Duta Besar Irak untuk Republik Indonesia Ismieal S Muhsin dalam kunjungan resminya ke Markas Partai Hanura, Jakarta, Rabu (27/2).

“Kami melihat Partai Hanura dapat memberikan peranan strategis pada saat ini maupun di masa mendatang yang dapat memperkuat jembatan persaudaraan antara Irak dan Indonesia,” ujar Ismieal.

Dubes Irak menjelaskan, situasi dan kondisi pemerintah dan masyarakat Irak saat ini memulai era demokrasi. Ia juga menyatakan, banyaknya kesamaan antara Irak dan Indonesia yakni sebagai negara dengan mayoritas masyarakat beragama Islam, sesama negara yang baru melakukan reformasi politik, dan negara yang sama-sama menghasilkan sumber daya energi.

Oleh karena itu, Dubes Ismieal mengharapkan Partai Hanura berperan dalam mendekatkan hubungan kedua negara melalui dunia perminyakan.

Ia mengungkapkan bahwa Irak adalah salah satu negara terbesar penghasil minyak dunia dengan kapasitas produksi minyak mencapai 3 juta barel per hari.

Ia memperkirakan, dalam tahun 2017 kapasitas lifting minyak Irak akan ditingkatkan sampai dengan 7-8 juta barrel per hari dan menyamai dengan Saudi Arabia. Oleh karena itu, Dubes Irak menginginkan dimasa datang adanya kerja sama yang lebih erat dalam hal memasok energi yang diperlukan Indonesia.

Pada kesempatan itu, Wiranto menyatakan kesiapannya untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan rakyat Irak. Tujuannya, agar bersama-sama menjadi bangsa yang sejahtera, demokratis, namun tetap menjunjung nilai-nilai moralitas dan spiritualitas.

Ia yang didampingi Ketua DPP Partai Hanura Yuddy Chrisnandi dan Ketua Badan Pendidikan dan Latihan DPP Partai Hanura Bambang Soemarsono juga menyambut baik pandangan dan harapan positif Dubes terhadap Partai Hanura. (Donny Andhika AM/Adf)