Ditinggal Anas, Demokrat Dijangkiti Sadomasokisme

JAKARTA – Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengatakan Partai Demokrat setelah ditinggalkan Anas Urbaningrum mengalami penyakit sadomasokisme (suka menyakiti diri sendiri) dengan sangat berlebihan.

"Setelah Anas Urbaningrum meninggalkan Partai Demokrat, para kader Demokrat terjangkit penyakit sado masokisme. Suka menyakiti diri sendiri," kata M Qodari, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Kamis (28/2).

Pernyataan M Qodari ini menyikapi pernyataan Sekretaris Departemen Pemajuan dan Perlindungan HAM DPP Partai Demokrat, Rachlan Nasidik yang menilai Aburizal Bakrie dan Prabowo tidak pantas jadi presiden.

Mestinya kata Qodari, disaat Demokrat mengalami penurunan elektabilitas yang signifikan, dia harus mencari teman sebanyak mungkin. Bukannya malah mencari dan menambah lawan politik.

"Kalau soal menambah musuh, Partai Demokrat tidak perlu mencari ke luar institusinya. Di internal partainya sendiri sangat banyak musuh-musuh partai yang mestinya diurus dan diselesaikan terlebih dahulu," saran dia.

Sebelumnya, Rachlan Nasidik mengatakan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak pantas menjadi presiden.

Rachlan pun secara terang-terangan bertekad untuk menjegal kedua tokoh itu dalam pilpres 2014. Ia berharap mampu mewujudkan niatnya melalui Partai Demokrat. (fas/jpnn)