Diduga Bingung Nasib Pencalegan, Anggota Timwas Century Demokrat Membolos

Metrotvnews.com, Jakarta: Mayoritas anggota Tim Pengawas Kasus Bank Century dari Fraksi Partai Demokrat tak menghadiri rapat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/2) hari ini. Ini menjadi pergunjingan di antara anggota tim. Mereka menduga, anggota Dewan dari Demokrat tengah sibuk dengan nasib pencalegan mereka yang tidak menentu setelah Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mundur.

“Tidak seperti biasa, rapat Tim Pengawas Bank Century pasti banyak dihadiri Fraksi Partai Demokrat. Mungkin mereka sedang sibuk dengan nasib daftar caleg sementara,” sindir anggota Tim Pengawas Bank Century dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (27/2).

Bambang menduga, para anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat tengah bingung harus mendukung siapa. Apakah Anas atau Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. “Mungkin sedang bingung mendukung Anas atau SBY,” kata Bambang.

Dari pantauan Metrotvnews.com, hanya Jaffar Hafsah yang menghadiri rapat Tim Pengawas dengan KPK hari ini. Sementara Sutan Bhatoegana, I Gede Pasek Suardika, Achsanul Qosasih dan Vera Febianti tak kelihatan. Jaffar sendiri tak meladeni celetukan Bambang Soesatyo.

Anas berhenti sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Sabtu (23/2) lalu, usai KPK menetapkan dirinya sebagai tersangka kasus gratifikasi proyek Hambalang. Dalam pidatonya, Anas menuding penetapan statusnya adalah rekayasa kejam politik oleh kekuasaan. Ia melontarkan pernyataaan tersirat melawan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.(Andhini)