Demokrat Kerahkan Intelijen Hadapi Pemilu?

Demokrat Kerahkan Intelijen Hadapi Pemilu?

Headline

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens – ist

inilah.com, Jakarta – Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens menduga bahwa Partai Demokrat melibatkan intelijen guna kepentingan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

Sebab, kata Boni, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pesta demokrasi lima tahunan itu berpeluang besar untuk diintervensi penguasa. “Ada dugaan keterlibatan intelejen dalam verifikasi,” kata Boni, Jakarta, Selasa (12/3/2013).

Menurutnya, pengerahan intelijen itu dilakukan saat verifikasi parpol peserta Pemilu yang berujung pada penyederhanaan. Untuk itu, lanjut Boni, KPU harus mempertanggungjawabkan atas kelalaian itu.

“Penyederhanaan partai adalah syarat untuk stabilitas demokrasi. Tetapi harus berlangsung natural, yang ditentukan pemilih,” tegasnya.

Kata Boni, proses verifikasi parpol kerap terjadi kejahatan. Sebab, dalam proses verifikasi kerap terjadi teror dan intervensi penguasa. “Ada jual beli suara dan teror. Setelah pelaksanaan pemilu masih bisa berlangsung melalui penetapan jatah kursi,” ujarnya. [mes]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Kurung Milan, Barca Samakan Agregat

    Kurung Milan, Barca Samakan Agregat

  • Suarez Pemain Paling Jenius di Liga Inggris

    Suarez Pemain Paling Jenius di Liga Inggris