Angie Tak Lepas dari Tasbih

Angie Tak Lepas dari Tasbih


PUSAT BERITA –Jakarta: Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjadwalkan sidang pembacaan vonis atas terdakwa kasus suap di dua kementerian, Angelina Sondakh, Kamis (10/1). Sedianya sidang dimulai pukul 10.00 WIB. Namun hingga pukul 14.00 sidang belum juga dimulai. Terdakwa yang biasa disapa Angie itu berada di ruang sidang sejak pukul 13.00. Ia duduk di antara ayahnya, Lucky W. Sondakh dengan kuasa hukum Nasrullah. Tangan Angie terus memegang tasbih sambil berzikir. Pada 20 Desember 2012, jaksa penuntut umum menuntut Angie dengan 12 tahun penjara dan denda Rp500 juta. Ia juga diharuskan membayar ganti rugi sebesar Rp12,58 miliar dan 2,35 juta dolar AS. Menurut jaksa, politikus Partai Demokrat itu menerima uang hampir Rp33 miliar sebagai fee untuk memuluskan sejumlah proyek di Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kasus itu dianggap sebagai langkah awal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki sejumlah kasus yang menyeret nama beberapa petinggi negara. Kuasa hukum Angie, Nasrullah, mengaku kaget dengan tuntutan tersebut. Ia tak menyangka tuntutan seberat itu. Ia tadinya percaya jaksa profesional menanggapi fakta persidangan. Namun, ia dan kliennya akan tetap menunggu vonis dari majelis hakim. “Saya percaya hakim akan profesional. Bila Angie membantah dalam persidangan, itu adalah haknya dan tak boleh jadi pemberat atas vonisnya. Bila terdakwa tak puas dengan vonis, tentunya kami akan menyiapkan langkah banding,” kata Nasrullah