Akui Perlawanan Anas Bikin Demokrat Makin Remuk

JAKARTA – Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dianggap berusaha menggiring kasus hukum yang tengah dihadapinya ke ranah politik.

Hal ini terlihat dari pernyataan Anas yang menuding ada pengaruh kekuasaan di balik penetapannya sebagai tersangka kasus proyek Hambalang.

Sekretaris Departemen Pemajuan & Perlindungan HAM DPP Partai Demokrat, Rachlan Nasidik menilai, Anas mencoba menggiring opini bahwa dirinya korban kriminalisasi.

"Anas seolah mengatakan ada desain besar kriminalisasi atas dirinya, saya kira itu clear merendahkan kredibilitas KPK," ujar Rachlan kepada wartawan di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (27/2).

Selain merendahkan KPK, penyataan-pernyataan Anas juga dinilai merugikan Partai Demokrat. Menurut Rachlan, pernyataan Anas telah dijadikan amunisi pihak luar untuk menyerang Demokrat.

"Bukannya membiarkan pulih, Anas justru membuat Demokrat semakin terpuruk. Sekarang Demokrat jadi bahan bancakan pihak luar," ungkapnya.

Ia pun khawatir peluang Demokrat untuk memenangkan pemilu 2014 semakin kecil jika kondisi ini terus berlanjut. Padahal, lanjut Rachlan, Demokrat mengemban tugas besar memperjuangkan kepentingan rakyat pada pemilu 2014.

"Ini yang dilupakan Anas. Anas mengorbankan hal itu, semata-mata untuk menyelamatkan dirinya," tegasnya.

Lebih lanjut, Rachlan mengatakan bahwa Anas seharusnya menghadapi masalahnya dengan lebih bermartabat. Ia pun meminta Anas untuk mencontoh mantan Menpora Andi Mallarangeng dalam menghadapi masalah hukum.

"Andi Mallarangeng mundur, langsung menyiapkan pengacara-pengacara terbaik untuk di pengadilan," pungkas Rachlan. (dil/jpnn)