Enggar Pindah ke NasDem karena tak Mampu Bersaing

Enggar Pindah ke NasDem karena tak Mampu Bersaing

Headline

Enggartiasto Lukita – golkar.or.id

inilah.com, Jakarta – Hengkangnya anggota Komisi I DPR dari Partai Golkar, Enggartiasto Lukita ke Partai NasDem karena tidak mampu bersaing kader-kader lain di partai berlambang pohon beringin itu.

Menurut Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Prya Ramadhani, henkangnya Enggar tidak berpengaruh terhadap kader-kader lain untuk loncat ke NasDem. Ia juga menepis kalau pindahnya Enggar karena kecewa dengan Ical.

“Enggak lah, biasa di dalam demokkrasi seseorang pindah partai, atau mungkin yang bersangkutan merasa sulit bersaing di Partai Golkar,” ungkap Prya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/1/2013). [yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Nokia Umumkan 'Kematian' Symbian

    Nokia Umumkan ‘Kematian’ Symbian

  • Untuk Bullish, IHSG Harus Tutup di Atas 4.441

    Untuk Bullish, IHSG Harus Tutup di Atas 4.441

Ruhut: Siapa Lagi Kalau Bukan yang Sering Disebut Nazar

Ruhut: Siapa Lagi Kalau Bukan yang Sering Disebut Nazar


Jakarta: Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan aksi pengusiran dirinya dari arena Silatnas Partai Demokrat di Bogor, Jawa Barat, karena orang-orang yang tidak suka dengan dirinya gerah dengan keberadaannya. Orang-orang itu makin geram justru ketika dirinya yang menjadi pusat perhatian. Apalagi saat wartawan mengerubunginya untuk diwawancara. “Mereka melihat, kok, bukan tokoh-tokoh yang disanjung yang diwawancara. Apa-apa Bang Ruhut saja gitu kan,” kata dia santai saat diwawancara langsung Metro TV, Jakarta, Jumat (14/12) petang. Ketika ditanya siapa tokoh-tokoh yang mereka sanjung, Ruhut bilang siapa lagi kalau bukan yang sering disebut mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. “Nazar beberapa kali bilang si A itu otak ini semua,” kata Ruhut. Ruhut menyebut si A yang dimaksud adalah Anas Urbaninggrum. “Biasalah ada beberapa badutnya menjerit-jerit, kita ketawa ajalah,” ujarnya. Ruhut dipecat dari posisinya sebagai salah satu ketua DPP Partai Demokrat. Ia sebelumnya mengaku dipecat karena sering meminta Anas mundur Menurutnya, aksinya meminta Anas mundur untuk mengembalikan citra partai yang terpuruk karena sejumlah kader Partai Demokrat yang tersangkut kasus korupsi. “Legowo mundur sementara. Manakala jadi tersangka dimundurkan, bagaimana citra partai kita nanti,” katanya. Ia juga mengungkapkan kedekatan Anas dengan Nazar sebelum Nazar menjadi terduga beragam kasus korupsi hingga suap yang menghebohkan Tanah Air. Anas dan Nazar seperti prangko

Aceng HM Fikri Meminta Maaf Kepada Masyarakat Garut dan Indonesia

Aceng HM Fikri Meminta Maaf Kepada Masyarakat Garut dan Indonesia


[Selasa, 4 Desember 2012 19:01 WIB] Metrotvnews.com, Bandung: Bupati Aceng HM Fikri secara resmi meminta maaf kepada masyarakat Garut dan masyarakat Indonesia atas kasus perceraiannya. Aceng juga berencana menuntut balik keluarga FO atas kasus tersebut. Dalam jumpa pers yang digelar di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/12) sore, Bupati Garut itu menyampaikan permintaan maaf. Namun, Aceng tak mau meladeni pertanyaan wartawan mengenai karirnya di Partai Golkar. Ia juga bungkam soal tuntutan warga yang memintanya mundur. Selain itu, Aceng juga telah menunjuk kuasa hukum atas pelaporan keluarga FO ke Mabes Polri. Kuasa hukum Aceng, Ujang Sujai mengatakan, akan balik melaporkan keluarga FO ke Mabes Polri, Rabu (5/12) besok. Keluarga FO dilaporkan atas dasar pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan, dan unsur penipuan, serta unsur pemerasan.(TII) www.metrotvnews.com Uploaded by CAPek-Ma : blog.umy.ac.id Catatan Akhir Pekan Group www.mf-abdullah.com Sponsor : www.kaosgila.com www.batikrg.com bmt.umy.ac.id

Nasional | Harga Daging Sapi Rp 94 Ribu/ Kg, DIY Dekati Pejagal Sapi

Harga Daging Sapi Rp 94 Ribu/ Kg, DIY Dekati Pejagal Sapi

Daging sapi (ilustrasi).

, YOGYAKARTA — Harga daging sapi di DIY terutama di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Bantul masih sekitar Rp 94 ribu per kilogram. Padahal operasi pasar daging di Yogyakarta sudah dilakukan sejak Sabtu lalu (red. 19/1).

“Namun target OP daging ini bukan konsumen, melainkan pedagang bakso, soto dan lain-lain. Hasilnya bagus. Dengan OP ini para pedagang tersebut bisa membeli daging sapi lebih murah yakni Rp 85 ribu per kilogram,” kata Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) DIY Retno Setijowati pada wartawan, di Kepatihan Yogyakarta, Kamis (24/1).

Operasi pasar daging sapi dengan dana dari CSR Bank Indonesia Yogyakarta ini berlangsung sampai Sabtu (26/1). Rata-rata setiap harinya mampu menjual daging sapi sekitar 4-5 ekor sapi.  

Sebagaimana diberitakan di pekan lalu, Retno mengemukakan naiknya harga daging karena ada isu nasional bahwa ada keinginan dari kalangan importir untuk membuka kran impor ternak/ daging sapi. Kemudian disebarkan isu bahwa ternak sapi langka. 

“Padahal saya sudah berkeliling ke Kabupaten Gunungkidul ternak sapi tersedia cukup,” ungkap dia.

Menurut Retno, dengan tingginya harga daging sapi tersebut, margin keuntungan terbesar ada di pejagal. “Delapan pejagal sapi yang baru di Segoroyoso Bantul menginginkan harga sapi naik Rp 8 ribu per kilogram.  

Sebetulnya Ketua Asosiasi Pejagal Sapi (red.Ilham) tidak ingin menaikkan harga sapi di pejagal. “Kemudian pada Rabu kemarin, kami dari TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) melakukan pendekatan kepada pejagal sapi di Bantul supaya mereka mau menurunkan margin keuntungan,” tutur Retno yang juga anggota TPID DIY ini.

Dikatakan dia, karena asosiasi penjagal juga ada di Sleman, pihaknya akan melakukan pendekatan kepada pejagal sapi di Sleman , Jumat ini (25/1). “Pejagal di Bantul sudah bersedia menurunkan margin keuntungan, sehingga harga daging bisa turun,” tutur mantan Sekretaris Kepala Dinas Pertanian DIY ini.

Langkah selanjutnya agar harga daging tidak tinggi, kata Retno, Pemerintah DIY harus mampu menciptakan pasar kedua. “Hal ini sudah saya komunikasikan dengan Dinas Pertanian DIY. Karena selama ini pedagang daging sapi di DIY sebagian besar tergantung pada pasar daging di Segoroyoso Bantul. Sehingga ketika bisa menciptakan pasar lain, harapannya harga daging sapi akan imbang,” jelas dia.

MPR Dukung Pemecatan Aceng Fikri

MPR Dukung Pemecatan Aceng Fikri

Headline

Wakil Ketua MPR Hajriyanto dukung Aceng Fikri dipecat – IST

inilah.com, Jakarta – Wakil Ketua MPR Hajriyanto, mengapresiasi putusan Mahkamah Agung (MA) atas permohonan DPRD Garut yang meminta Bupati Aceng Fikri diberhentikan terkait dugaan pelanggaran etika dan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, keputusan MA itu harus dihormati. Sebab, putusan itu sebagai bukti konsistensi bangsa Indonesia terhadap penegakan hukum. “Penghormatan kepada keputusan MA merupakan pengejawantahan dari konsistensi dan komitmen kita untuk menegakkan hukum,” kata Hajriyanto kepada wartawan, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/1/2013).

Dijelaskan Hajriyanto, sebagaimana ditegaskan dalam konstitusi UUD 1945, Indonesia adalah negara hukum, yakni negara yang berdasarkan hukum, bukan berdasarkan kekuasaan. Dan oleh karena itu supremasi hukum harus ditegakkan.

Untuk itu, dia meminta agar semua pihak diharapkan untuk menghormati keputusan hukum tersebut. Apabila ada ketidakpuasan terhadap keputusan MA tersebut maka hendaklah juga ditempuh cara-cara yang berdasarkan hukum sebagaimana yang diatur. “Dalam kaitan ini maka semua pihak harus terus melaksanakan asas due process of law, bahwa penegakkan hukum tidak boleh dilakukan dengan melanggar prinsip-prinsip hukum,” pungkas politisi Partai Golkar itu.

Seperti diberitakan, MA akhirnya mengeluarkan putusan atas permohonan DPRD Garut yang meminta Bupati Aceng diberhentikan terkait dugaan pelanggaran etika dan peraturan perundang-undangan. MA mengabulkan permohonan tersebut dan menyatakan permohonan pemberhentian itu berdasar hukum.

“Mengabulkan permohoanan DPRD Kabupaten Garut No.172/139/DPRD tertanggal 26 Desember 2012,” kata Kabiro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur membacakan putusan MA di Jakarta, Rabu (23/1/2013).

Putusan tersebut diambil pada Selasa (22/1/2013) dalam Rapat Permusyawaratan Hakim yang diketuai Paulus Efendie Lotulung dengan hakim anggota Yulius dan Mohammad Supadi.

Ridwan lantas menerangkan posisi MA dalam kasus tersebut. Menurutnya, MA hanya mengadili permohonan DPRD dari sudut yuridis. Nah, sedangkan, pelaksanaan diserahkan ke pemohon. “Hasil putusan ini akan disampaikan para pihak pada hari ini (Rabu),” katanya. [tjs]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Respons ECB dan Inflasi Australia, Rupiah Melandai

    Respons ECB dan Inflasi Australia, Rupiah Melandai


  • “Jatuhkan Sanksi, PSSI Bisa Perkeruh Konflik”

Nasional | Ini Komentar Yusril Seputar Konflik Internal Nasdem

Ini Komentar Yusril Seputar Konflik Internal Nasdem

Nasional Demokrat

, JAKARTA — Pakar Hukum Tata Negara yang juga politisi Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra prihatin dengan konflik yang terjadi di tubuh Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Menurut pengalamannnya, konflik internal selalu memberi dampak negatif bagi perkembangan partai.

“Hal seperti ini (Nasdem) pernah saya alami. Konflik internal selalu menyusahkan partai dan ini tidak membawa perkembangan positif bagi partai,” kata Yusril kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/1).

Yusril menyatakan dirinya memiliki hubungan baik dengan dua tokoh Nasdem, yakni Surya Paloh dan Harry Tanoe Sudibyo. Dia mengetahui informasi mundurnya Harry Tanoe dari Partai Nasdem dari laman berita online.

Informasi itu menurut Yusril langsung dia konfirmasi ke Harry Tanoe. Saya langsung konfirmasi ke beliau dan beliau mengatakan benar akan keluar, ujarnya.

Ketika akan bergabung ke Nasdem Harry Tanoe sempat menyampaikan alasan kepada Yusril. Menurut Yusril Harry Tanoe kala itu menyampaikan keinginan untuk membesarkan Partai Nasdem. Kendati memiliki hubungan dekat Yusril mengaku tak mengetahui alasan persis mundurnya Harry Tanoe dari Nasdem.

“Pada awalnya dia bercerita-cerita ingin membesarkan partai Nasdem. Saya tidak tahu apa latar belakang mundurnya dia dari Nasdem,” katanya.