Akurasikan DPT, Bawaslu Turun ke Lapangan

Akurasikan DPT, Bawaslu Turun ke Lapangan
(Antara/Ari Bowo Sucipto)

Liputan6.com, Jakarta : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus bekerja mencari data pemilih yang masih bermasalah sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2014. Hal ini bertujuan agar segera mungkin Bawaslu melaporkan data-data temuannya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk diakurasikan.

“Bawaslu terus turun ke bawah, yakni ke provinsi dan kabupaten/kota untuk semakin dimatangkan data-data kami. Bahkan proses audit data dapat dilakukan di tingkat bawah, seperti tanyakan ke beberapa RT, kepala desa, dan bahkan ketemu si pemilih langsung,” kata anggota Bawaslu Nasrullah saat dihubungi Liputan6.com, di Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Nasrullah mengungkapkan, turun langsung ke bawah harus dilakukan untuk memastikan pemilih tersebut betul-betul sudah dicatat di DPT, tapi masih terdapat kekurangan data. Seperti belum tercantum nomor induk kependudukan (NIK) dan jenis kelaminnya.

“Teknisnya bisa tingkat kabupaten/kota dan bisa juga provinsi, siapa yang temukan data. Tapi semua data itu akan terhimpun sampai pusat. Yang terpenting Bawaslu provinsi, kabupaten/kota melakukan upaya untuk koordinasi agar tidak tumpang tindih. Proses ini berlangsung hingga 4 November, kita harapkan semua jelas,” ungkap Nasrullah.

Nasrullah meminta KPU untuk tidak lagi melakukan pembersihan data jika Bawaslu telah menyerahkan data temuannya. Hal ini supaya penetapan DPT tak diundur lagi.

Dia berharap, jika nanti saat DPT sudah terlanjur ditetapkan dan masih terdapat masyarakat yang namanya belum terdaftar, KPU tetap harus memberikan hak konstitusinya.

“Jangan sampai ganggu tahapan pemilu jangan sampai harus diundur lagi. Sebab DPT ini punya konsekuensi logis, satu prespektif substansinya ada jaminan terhadap hak konstitusional masyarakat untuk gunakan hak pilihnya. Kalau masih ada yang ditemukan belum terdaftar, harus dikash hak konstitusinya, tetap boleh memilih,” tandas Nasrullah. (Mvi/Ism)

liputan6.com

Buruh kembali turun ke jalan 21 Oktober

(ANTARA News) – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengatakan sebanyak 20.000 buruh akan kembali melakukan aksi turun ke jalan pada 21 Oktober 2013.

“Buruh se-Jabodetabek akan melakukan pemanasan jelang mogok nasional,” ujar Iqbal di Jakarta, Jumat.

Buruh akan melakukan aksi di Gedung DPR dengan tuntutan pelaksanaan jaminan kesehatan mulai 1 Januari 2014 secara keseluruhan, kenaikan upah minimum sebesar 50 persen, penghapusan sistem alih daya, dan mendesak disahkannya RUU Pekerja Rumah Tangga.

“Penerima Bantuan Iuran (PBI) juga seharusnya sebanyak 125 juta jiwa,” kata dia.

KSPI menolak jika PBI hanya 86,4 juta jiwa karena hal itu sama dengan angka penerima Jamkesmas.

“Iuran untuk buruh tetap dibayarkan pengusaha karena UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan masih berlaku sampai dengan 2015,” lanjut dia.

Berbagai aksi pemanasan jelang mogok nasional telah dimulai di beberapa kota seperti Batam, Semarang, Manado, dan Bitung.

Mogok nasional rencananya akan dilangsungkan pada 28 hingga 30 Oktober. Jika pemerintah tidak mendengarkan permintaan buruh, kata Iqbal, buruh akan menambah mogok nasional menjadi lima hari berturut-turut. 

google.co.id

Harga Minyak Dunia Turun

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak global turun pada Kamis (Jumat pagi WIB), dengan kontrak berjangka New York merosot sekitar 1,5 persen setelah sebuah kelompok perdagangan melaporkan peningkatan persediaan minyak mentah AS.

Pada Rabu (16/10), tanda-tanda kesepakatan politik yang sedang berlangsung mencegah potensi bencana “default” (gagal bayar) utang AS telah mendorong harga minyak, tetapi laporan oleh American Petroleum Institute (API)”memperlemah beberapa kegembiraan membeli,” Phil Flynn dari The Price Futures Group mengatakan.

API melaporkan peningkatan tajam 5,9 juta barel persediaan minyak mentah AS dalam pekan yang berakhir 11 Oktober, menunjukkan melemahnya permintaan. Minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November turun 1,62 dolar AS menjadi ditutup pada 100,67 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November kehilangan 1,75 dolar AS menjadi ditutup pada 109,11 dolar AS per barel pada akhir perdagangan London.

Pedagang fokus pada ketiadaan laporan data mingguan stok minyak mentah komersial AS dari Badan Informasi Energi (EIA), yang biasanya dirilis pada Rabu, tetapi ditunda karena penutupan kegiatan atau “shutdown” pemerintah.

Kesepakatan Washington tentang anggaran federal dan pagu utang, ditandatangani tak lama setelah tengah malam oleh Presiden Barack Obama dan mengakhiri 16 hari penutupan sebagian kegiatan pemerintah, terus membayangi pasar.

Kongres AS meloloskan kesepakatan yang akan membiayai pemerintah hingga 15 Januari dan menaikkan plafon utang hingga 7 Februari, sehingga menghindari “default” (gagal bayar) utang dan menempatkan pemerintah kembali bekerja.

Meskipun tercapai kesepakatan masih ada beberapa ketidakpastian atas kebijakan fiskal, dan permintaan minyak, di ekonomi terbesar dunia itu. Namun, kekhawatiran muncul karena investor mencerna kesepakatan fiskal sementara, yang gagal mengatasi banyak isu yang diperdebatkan tetapi menabur benih pertarungan fiskal lain dalam waktu dekat.

“Kongres tetap terpecah, karena Republik berdebat untuk pengeluaran dan pajak rendah, Demokrat untuk kebijakan lebih longgar tetapi memperhatikan defisit,” DBS Bank mengatakan. “Ini berarti kebijakan fiskal, baik melalui perjanjian atau penyerapan disfungsional, akan tetap ketat. Ini akan tetap menjadi hambatan pada pertumbuhan untuk dua sampai tiga tahun lainnya,” tambahnya.

Perusahaan pemeringkat Standard & Poor’s memperkirakan “shutdown” telah menelan sekitar 24 miliar dolar AS dari ekonomi AS. Dua hari pembicaraan di Jenewa, Swiss, tentang program nuklir Iran juga menekan harga minyak. Laporan-laporan mengatakan para pejabat AS mulai melihat garis besar kesepakatan potensial.(Ant)

Editor: Deni Fauzan

metrotvnews.com

Golkar: Chairunnisa Pernah Minta Turun Jabatan

Anggota Komisi II DPR RI, Chairunnisa (baju oranye) usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK pascaoperasi tangkap tangan, Jakarta, Kamis (3/10). KPK menetapkan Chairunnisa ditetapkan menjadi tersangka suap sengketa Pilkada setelah pemeriksaan hampir 24 jam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Thohari menilai Chairunnisa sebagai sosok politisi yang unik. Karena anggota Komisi II DPR yang baru ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu berbeda dengan politisi kebanyakan.

“Kalau orang lain kan biasanya maunya naik jabatan. Nah kalau Ibu Chairunnisa ini berbeda. Dia malah minta diturunkan jabatannya dari Ketua DPP Partai Golkar menjadi Wasekjen,” kata Hajriyanto, Jumat (4/10).

Sebelumnya, politisi dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah itu menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Seni dan Budaya. Namun, atas permintaan sendiri dia minta diturunkan jabatan menjadi Wasekjen Partai Golkar.

“Jadi dia ini tokoh yang innocent, unik. Orang lain ingin naik jabatan, dia justru ingin mundur,” ungkap Wakil Ketua MPR tersebut.

Golkar, ujar Hajriyanto, masih menghormati Chairunnisa secara hukum. Karena hukum mengharuskan asas praduga tak bersalah diterapkan kepada semua warga negara sebelum ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. 

Namun, Golkar juga akan mempertimbangkan keberadaan Chairunnisa sebagai anggota DPR aktif, dan fungsionaris partai. Sebab, bila yang bersangkutan masih terbelit kasus hukum dikhawatirkan kosentrasinya terhadap tugas sebagai anggota legislatif akan terganggu. Begitu pula jabatannya sebagai pengurus partai.

“Partai Golkar pekan ini akan segera membahas status Ibu Chairunnisa. Namun sebagaimana anggota DPP Golkar lainnya, yang punya masalah diminta vakum dulu,” ungkapnya.

Republika.co.id