Patrice Kembalikan Jabatan Ketum ke Surya Paloh

Patrice Kembalikan Jabatan Ketum ke Surya Paloh

Ketua Partai Nasdem, Patrice Rio Capella.

,JAKARTA–Ketua Umum Partai NasDem Patrice Rio Capella mengembalikan jabatanya kepada Ketua Majelis Nasional partai politik tersebut Surya Paloh pada pembukaan kongres Partai NasDem di Jakarta Convention Center, Jumat malam.

“Tugas saya untuk mewujudkan Partai NasDem sebagai peserta pemilu legislatif bersama para kader sudah kita lalui,” kata Patrice Rio Capella ketika menyampaikan sambutan pada pembukaan kongres Partai NasDem.

Patrice menegaskan, tugas yang diembannya bersana para kader untuk membangun Partai NasDem berawal dari sebuah mandat.

Karena itu, di hadapan para kader dan simpatisan Partai NasDem, Patrice menegaskan, mengembalikan mandat tersebut kepada Surya Paloh sebagai pemberi mandat.

Pada kesempatan tersebut, Patrice juga menyatakan terima kasih kepada para kader, para pejuang partai, dan para peserta kongres, atas kerja keras sehingga terwujudnya Partai NasDem sebagai peserta pemilu 2014.

“Selanjutnya, Partai NasDem akan menghadapi tantangan yang lebih berat di medan yang berbeda untuk memenangkan pemilu legislatif 2014.

Patrice menegaskan, untuk memenangkan pemilu legislatif 2014, Partai NasDem harus menyiapkan pimpinan yang tepat, visioner dan berwibawa.

“Saya Patrice Rio Capella, mendukung Bapak Surya Paloh sebagai Ketua Majelis Nasional Partai saat ini untuk diangkat sebagai Ketua Umum Partai NasDem melalui forum kongres ini,” katanya.

Patrice juga meyakini kepemimpinan Surya Paloh akan membawa Partai NasDem menuju kemenangan dan kejayaan.

Sementara itu, Surya Paloh mengucapkan terima kasih kepada Patrice Rio Capella dan para kader yang berjuang bersama-sama hingga Partai NasDem menjadi peserta Pemilu 2014.

Surya Paloh menilai para kader NasDem tidak hanya menjadi penonton, tapi turut berpartisipasi atif untuk membangun Indonesia lebih baik, melalui restorasi Indonesia.
“Perubahan itu, paling tidak perubahan paradigma masyarakat,” katanya.

DPR Lepas Jenazah Theodorus Jacob dengan Tangis

DPR Lepas Jenazah Theodorus Jacob dengan Tangis


DPR RI melepas jenazah anggota Komisi I DPR Theodorus Jacob Koekerit di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/9). Tak hanya anggota Dewan, proses persemayaman jenazah politikus PDI Perjuangan itu juga dihadiri sejumlah menteri. Tampak Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Ketua MPR RI Taufiq Kiemas, Wakil Ketua MPR RI Melani Leimena Suharli, dan Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung serta Anis Matta. Tampak pula Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, anggota Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua dan ratusan anggota dewan lain. Mereka mengantar kepergian anggota Badan Anggaran DPR yang akrab dipanggil Ondos itu dengan wajah muram, bahkan tak sedikit yang meneteskan air mata. “Kami atas nama partai, fraksi dan keluarga menyampaikan permohonan maaaf apabila selama bertugas sebagai anggota Komisi VIII, Komisi I dan Badan Anggaran selama delapan tahun apabila ada tingkah laku, tutur kata, apabila ada hal terkait seperti janji atau utang piutang mohon hubungi kami atau keluaga,” kata Tjahjo Kumolo saat memberi sambutan. Ondos dikenal sebagai aktivis yang waktunya habis ketika ada bencana. Sebagai Wakil Sekretaris Fraksi PDIP, Ondos rajin memberi masukan dan sangat aktif. “Kami atas nama partai, fraksi, mohon maaf Ibu Megawati dan Puan Maharani menyampaikan terima kasih kepada pimpinan DPR,” ujar Tjahjo. Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung mengatakan, semua hadir di Gedung

NasDem: HT Mundur, Jatim Solid ke Paloh

NasDem: HT Mundur, Jatim Solid ke Paloh

Headline

Surya Paloh – inilah.com/Wirasatria

inilah.com, Surabaya – Ketua DPW Partai NasDem Jatim Laksamana (Purn) Tedjo Edhy menegaskan, barisan kader di Jatim tetap solid pascamundurnya Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoesoedibjo (HT).

“Enggak ada pengaruhnya apa-apa bagi Jatim. Harry Tanoe masuk ke NasDem dan keluar dari NasDem atas kesadaran sendiri, tidak ada paksaan. Kami ucapkan terima kasih sempat ikut membesarkan parpol ini meski sebentar,” tegasnya, Selasa (22/1/2013).

Mantan Kepala Staf TNI AL (KSAL) ini memastikan, dukungan kader NasDem di Jatim bulat kepada Ketua Majelis Nasional Partai Surya Paloh untuk menjadi Ketua Umum, saat Kongres I pada 25 Januari 2013 di Jakarta.

“Jatim yang pasti tidak terpengaruh, karena DPP juga menegaskan hal yang sama. Meskipun Sekjen DPP Rofik juga ikut mundur, tidak ada masalah bagi Jatim,” tukasnya.

Bagaimana dengan iklan NasDem yang dihentikan di jaringan media MNC Group? “Sosialisasi dan pencitraan kepada masyarakat kan tidak hanya lewat MNC Group. Masih banyak media lainnya. Yang penting kami sekarang fokus untuk menggalang kekuatan untuk pileg dan pilpres 2014,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW Partai NasDem Jatim Aminurrahman menambahkan, keinginan Surya Paloh untuk memegang jabatan Ketua Umum Partai NasDem bisa dianggap wajar. Ini karena semua pengurus DPP Partai Nasdem semuanya memegang mandataris dari inisiator pendiri NasDem Surya Paloh.

“Kalaupun ada pengurus yang tidak mau kena restrukturisasi saat NasDem resmi sebagai peserta pemilu, maka pengurus DPP mengingkari komitmen tersebut,” ungkap mantan Walikota Pasuruan ini.

Saat ini, kata dia, di tingkat DPP Partai NasDem, susunan kepengurusannya berjumlah 15 orang, sehingga perlu direstrukturisasi. “Masak di tingkat DPP yang memegang seluruh Indonesia cuma 15 orang. Jadi perlu direstrukturisasi, apa yang diisyaratkan inisiator Nasdem,” jelasnya.

Dia menjelaskan bahwa Kongres I yang digelar itu untuk mempertemukan dan menyelesaikan semua permasalahan di Partai NasDem. Pihaknya memandang upaya Harry Tanoe mundur dari NasDem sebagai upaya untuk membesarkan NasDem lewat jalur lain. “Kami hargai itu dan membesarkan NasDem tak harus di partai saja, tetapi lewat jalur lain juga bisa,” ujarnya. [beritajatim.com]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Harden Gemilang, Lakers Tumbang

    Harden Gemilang, Lakers Tumbang

  • PSSI Skorsing 15 Klub ISL

    PSSI Skorsing 15 Klub ISL

Nasional | NasDem: Terimakasih dan Mohon Maaf Pak Hary Tanoe


Foto: Ari Saputra/detikcom

Jakarta – Pengunduran diri Hary Tanoesudibyo (HT) mengejutkan dan disayangkan oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem). Menghargai jasa HT, NasDem menyampaikan terima kasih, sekaligus ucapan maaf.

“Kita hormati pilihan untuk mundur, kita sampaikan terima kasih karena sudah sempat bergabung, maaf jika NasDem belum sebaik yang diharapkan,” kata Ketua Bappilu NasDem, Ferry Mursidan Baldan, dalam siaran pers, Senin (21/1/2013).

NasDem menghormati keputusan HT yang memilih mundur. Tak ada alasan bagi NasDem untuk menahan kader yang merasa sudah tak sevisi dalam politik.

“Alasan dan pertimbangannya melekat secara personal pada tiap diri warga negara, karenanya hak tersebut harus dihormati. Secara hukum, maka tidak ada kekuatan apapun yang dapat memaksa sesorang untuk masuk atau keluar dari partai politik,” ujarnya.

Ferry menegaskan NasDem akan tetap solid meskipun tanpa HT. Sebagai partai baru, NasDem akan terus berkembang.

“Tentu kami tidak boleh berhenti untuk terus mengokohkan institusi, mematangkan konsep, mengembangkan mentalitas dan memperkuat soliditas,” pungkasnya.

(trq/van)

Azy Fitriani

Azy Fitriani


Selama 7 hari Azy Fitriani, wartawan ANTARA mengikuti perjalanan Roadshow Partai HANURA di Banten,Jabar dan Jateng. Menurut mbak Azy langkah yang diambil HANURA dengan mengadakan Roadshow ini merupakan langkah yang patut ditiru oleh partai lain. HANURA menyadari posisinya sebagai partai yang belum berkuasa dan bukan partai besar, maka gerakan ini justru mendekatkan HANURA dengan masyarakat yang dilalui disepanjang perjalanan. Terima kasih mbak Azy, selamat berlibur dan salam untuk keluarga di Sleman. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT —–Original Message—– From: Ratna Ariani ratna_ariani@yahoo.com Date: Sat, 9 Jun 2012 08:52:24 To: Wahyu Agungyoe98@yahoo.com Subject: Azy Fitriani Selama 7 hari Azy Fitriani, wartawan ANTARA mengikuti perjalanan Roadshow Partai HANURA di Banten,Jabar dan Jateng. Menurut mbak Azy langkah yang diambil HANURA dengan mengadakan Roadshow ini merupakan langkah yang patut ditiru oleh partai lain. HANURA menyadari posisinya sebagai partai yang belum berkuasa dan bukan partai besar, maka gerakan ini justru mendekatkan HANURA dengan masyarakat yang dilalui disepanjang perjalanan. Terima kasih mbak Azy, selamat berlibur dan salam untuk keluarga di Sleman.

Hanura Optimis Masuk Tiga Besar Pemenang Pemilu 2014

Hary Tanoe dan 10 Parpol Tak Lolos Verifikasi Gabung Hanura

Editor: Ari Purwanto | Minggu, 10 Maret 2013 23:34 WIB, 5 menit yang lalu



Hanura Optimis Masuk Tiga Besar Pemenang Pemilu 2014 - Hary Tanoe dan 10 Parpol Tak Lolos Verifikasi Gabung Hanura - Konferensi Pers Hanura

Konferensi Pers Hanura(Foto: Yuanto LICOM)

LENSAINDONESIA.COM: Partai Hanura optimis menyonsong Pemilu 2014. Bahkan, partai tersebut yakin masuk tiga besar perolehan suara di pemilu legislatif. Ini karenakan perkembangan Partai Hanura semakin baik hari ke hari.

“Mudah-mudahan, dengan rangkaian beberapa unsur yang menyatu ke Partai Hanura, dan hari ini Mou bergabungnya 10 parpol (dengan Hanura), dan juga masuknya Pak Hary Tanoesoedibjo dapat
memperkuat partai ini menjadi besar,” kata Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto dalam jumpa pers di kantor DPP Hanura, Jakarta, Minggu (10/03/2013).

Baca juga: Hary Tanoe Ingatkan Rakyat, Jangan Sampai Pilih Kucing dalam Karung dan Generasi Muda Harus Berpartisipasi Membuat Pemilu Semakin Transparan

Menurut Wiranto, Partai Hanura merupakan rumah yang ramah dan terbuka bagi siapa saja. Semua orang bisa masuk ke Hanura dan bersama-sama berjuang untuk mewujudkan visi besar perjuangan,
yakni Indonesia bersih.

“Selain partai ini bersih, dan mempunyai visi jelas dalam mewujudkan Indonesia bersih. Publik akan melihat dan juga tidak menutup kemungkinan akan menjadi tempat untuk berjuang bersama dalam mewujudkan cita-cita bersama,” sambungnya.

Tak lupa, Wiranto juga mengucapkan rasa bangga dan terima kasih kepada jajaran pengurus dan 10 parpol yang bergabung, karena mau menerima Partai Hanura sebagai tempat perjuangan. Ia berharap, Partai Hanura dapat membuahkan Indonesia bersih dan menggapai kemenangan. @yuanto

Berita Terkait:

Nasional | Keluar PKS, Misbakhun Ingin Jadi Bagian Sejarah Golkar

Muhammad Misbakhun.

Jakarta – Mukhamad Misbakhun akhirnya mengakui bahwa dirinya memutuskan keluar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk pindah ke Partai Golkar yang akan menjadikannya calon legislatif (caleg) di Pemilu 2014.

Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (8/3), Misbakhun mengakui dirrinya sudah berpamitan dengan Presiden PKS Anis Matta dan beberapa pengurus DPP PKS di kantor partai itu, di Jakarta Selatan.

Hal itu dilakukannya demi menjunjung tinggi etika politik yang baik, sekaligus untuk menjaga hubungan baik dan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dan terjaga dengan baik. Dia juga secara khusus pamit dengan sahabat dekatnya Fahri Hamzah yang tetap menyambutnya dengan suasana hangat, akrab, dan penuh persahabatan.

“Saya tidak mempunyai masalah apapun dengan PKS. Karir awal saya di dunia politik nasional dibesarkan oleh PKS. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan kader PKS atas dukungannya selama ini kepada saya,” kata Misbakhun.

Sementara terkait kepindahannya ke Partai Golkar, dia mengatakan hal itu adalah pilihan politiknya pribadi setelah merenungkan dengan banyak pertimbangan dan alasan.

“Saya sudah mengikuti proses orientasi sebagai fungsionaris Partai Golkar,” ujarnya.

Dia melanjutkan bahwa pilihannya ke Golkar didasari oleh prinsip bahwa pengabdian untuk masyarakat bisa melalui banyak cara dan jalan. Hal itu termasuk juga atas pilihan melalui partai politik mana yang harus dipilihnya untuk melakukan tugas pengabdian ke masyarakat tersebut.

“Pilihan saya untuk saat ini dan ke depan adalah melalui Partai Golkar,” tandasnya.

Dia juga menilai bahwa Golkar sudah terbukti kuat dan tahan banting melewati berbagai zaman. Terbukti dalam sejarah politik Indonesia, Partai Golkar sudah mempunyai sejarah panjang pengabdiannya bagi bangsa Indonesia dan sudah teruji secara struktural di masyarakat.

“Saya ingin menjadi bagian dari sejarah cemerlang Partai Golkar di masa yang akan datang untuk membangun bangsa dan negara,” kata Misbakhun.

Misbakhun sempat dikriminalisasi dalam kasus dugaan pemalsuan letter of credit (LC) Bank Century yang dilaporkan Staf Khusus Presiden Andi Arif. Namun setelah melalui berbagai proses pengadilan, dia akhirnya dibebaskan di tingkat Peninjauan Kembali (PK) karena dinilai tak bersalah dalam kasus itu.

Pengadilan, dalam vonisnya, meminta agar harkat dan martabat Misbakhun dikembalikan. Namun PKS memilih untuk tak melakukan apapun atas vonis itu, termasuk mengembalikan kursinya di DPR yang kadung dicopot oleh partai itu ketika vonis bersalah dari pengadilan di bawah tingkat PK masih berlaku.