PHPU Kab. Hulu Sungai Utara: Saksi Pemohon Jelaskan Mekanisme Pemberhentian dan Money Politics

PHPU Kab. Hulu Sungai Utara: Saksi Pemohon Jelaskan Mekanisme Pemberhentian dan Money Politics


Pembuktian perkara PHPU Kab. Hulu Sungai Utara 2012 – Perkara No. 50 dan 51/PHPU. DX/2012 – digelar Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (25/7) sore. Pada persidangan terungkap pengakuan sejumlah saksi terkait pelaksanaan Pemilukada Hulu Sungai Utara 2012. Di antaranya, penuturan saksi Pemohon bernama Taufik Hidayat dan Saefudin Al-Anzhari (Perkara No. 50) menanggapi mekanisme pemberhentian dan pengangkatan Pengurus Harian DPC PPP Kabupaten Hulu Sungai Utara. Saksi Pemohon, Taufik menjelaskan bahwa menurut AD dan ART Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mekanisme pemberhentian pengurus harus melalui musyawarah cabang dengan diikuti oleh pimpinan anak cabang. Dengan kata lain, harus melalui musyawarah luar biasa. “Sedangkan untuk pemberhentian Ketua dan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Hulu Sungai Utara tidak berlaku sebenarnya. Karena DPW PPP Kalimantan Selatan sama sekali tidak menempuh mekanisme pemberhentian seperti yang disebutkan tadi,” tegas Taufik. Taufik melanjutkan, DPC PPP Kabupaten Hulu Sungai Utara melakukan mekanisme pemberhentian dengan cara menerbitkan surat pemberhentian sementara, tanpa melalui mekanisme pemberhentian rapat pengurus anak cabang. Kemudian berdasarkan rapat tersebut, barulah diputuskan, lalu disampaikan melalui DPW PPP ke DPC PPP. Berikutnya, saksi Pemohon, Saefudin menerangkan bahwa pengusungan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Utara Periode 2012-2017 sudah dilakukan sejak setahun lalu. Mekanismenya, dengan melakukan rapat cabang

BK DPR Periksa 4 Anggota Komisi XI

BK DPR Periksa 4 Anggota Komisi XI


Jakarta: BK DPR memeriksa empat orang anggota Komisi XI DPR yang dilaporkan Dahlan Iskan atas dugaan pemerasan terhadap BUMN, Rabu (28/11). Keempat anggota Komisi XI DPR itu adalah Linda Megawati dan Saidi Butar Butar dari Fraksi Parta Demokrat, Muhammad Hatta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), dan I Gusti Agung Rai dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sejak pukul 10.00 WIB hingga saat ini BK DPR sudah memeriksa tiga orang anggota Komisi XI DPR. I Gusti Agung Rai akan menjadi orang terakhir yang diperiksa karena belum hadir. Pemeriksaan terhadap I Gusti Agung Rai direncakan akan dilaksanakan setelah istirahat makan siang. Ketiga anggota Komisi XI DPR yang telah diperiksa membantah telah meminta upeti pada Rudi Setya Purnomo pada pertemuan dengan Dirut Merpati pada 1 Oktober 2011 lalu.(***)

Nasional | Waspada Banjir Susulan, Posko Siaga Jatinegara Diperpanjang

Waspada Banjir Susulan, Posko Siaga Jatinegara Diperpanjang

Gabungan anggota TNI dari Yonarmed VII dan Korps Brimob Polri sedang membersihkan lumpur di pemukiman warga Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu siang (23/1).

, JAKARTA — Meski air sudah surut, posko siaga banjir Koramil dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 01 Jatinegara memastikan akan tetap bersiaga sampai Kamis (31/1).

“Kami hanya menunggu petunjuk, kebetulan posko ini disiagakan hingga 31 Januari. Selain itu kami bergerak berdasarkan antisipasi banjir susulan,” kata Petugas Pelaksana Posko Banjir Koramil 01/Jatinegara, Sersan Mayor Hariyadi, di Jakarta, Jumat.

Menurut Hariyadi setidaknya terdapat 27 personel yang masih bersiaga di posko tersebut, dengan komposisi 25 orang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan dua orang dari BNPB. “Dari TNI 50 orang dan empat dari BNPB. Dibagi dua masing-masing 27 di tiap posko di Jatinegara dan Kalibata,” kata dia.

Hariyadi menyebutkan, di posko banjir tersebut terdapat dua perahu karet ukuran sedang dan tiga tenda besar untuk antisipasi evakuasi banjir susulan. Meski demikian, Hariyadi juga mengatakan masih mungkin apabila posko diperpanjang jika terjadi banjir susulan.

“Mungkin saja (diperpanjang), kami tinggal menunggu petunjuk,” kata dia.

Ia juga menyampaikan dalam dua tiga hari terakhir warga sekitar posko sudah mulai membersihkan lingkungan pemukiman mereka dari sampah sisa-sisa banjir, dibantu oleh petugas TNI.

PDI Perjuangan Pilih Sikap Oposisi

PDI Perjuangan Pilih Sikap Oposisi


Hampir seluruh Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mendukung wacana agar PDI Perjuangan beroposisi. Hal itu terungkap dalam laporan dan pandangan perwakilan dari 33 DPD yang disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional PDI Perjuangan di Lentengagung, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2009). Selain itu, pengurus PDI Perjuangan di daerah berharap upaya mengusut kecurangan dalam Pemilihan Presiden 8 Juli lalu terus dilanjutkan. Mereka juga menyatakan dukungan terhadap langkah hukum yang akan diambil Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan terkait kecurangan selama pilpres.

Demo di Depan Kantor Nasdem Ricuh

Demo di Depan Kantor Nasdem Ricuh


PUSAT BERITA –Jakarta, (tvOne) Unjuk rasa di depan kantor partai Nasdem berakhir ricuh, Rabu (16/1). Sejumlah wartawan yang meliput aksi demonstrasi di kawasan Menteng itu diintimidasi oleh sejumlah petugas berseragam Satgas Gemuruh Nasdem. Aksi demonstrasi digelar oleh Luviana asisten produser Metro TV yang di-PHK secara sepihak oleh Surya Paloh.

Aceng HM Fikri Meminta Maaf Kepada Masyarakat Garut dan Indonesia

Aceng HM Fikri Meminta Maaf Kepada Masyarakat Garut dan Indonesia


[Selasa, 4 Desember 2012 19:01 WIB] Metrotvnews.com, Bandung: Bupati Aceng HM Fikri secara resmi meminta maaf kepada masyarakat Garut dan masyarakat Indonesia atas kasus perceraiannya. Aceng juga berencana menuntut balik keluarga FO atas kasus tersebut. Dalam jumpa pers yang digelar di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/12) sore, Bupati Garut itu menyampaikan permintaan maaf. Namun, Aceng tak mau meladeni pertanyaan wartawan mengenai karirnya di Partai Golkar. Ia juga bungkam soal tuntutan warga yang memintanya mundur. Selain itu, Aceng juga telah menunjuk kuasa hukum atas pelaporan keluarga FO ke Mabes Polri. Kuasa hukum Aceng, Ujang Sujai mengatakan, akan balik melaporkan keluarga FO ke Mabes Polri, Rabu (5/12) besok. Keluarga FO dilaporkan atas dasar pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan, dan unsur penipuan, serta unsur pemerasan.(TII) www.metrotvnews.com Uploaded by CAPek-Ma : blog.umy.ac.id Catatan Akhir Pekan Group www.mf-abdullah.com Sponsor : www.kaosgila.com www.batikrg.com bmt.umy.ac.id