Pemecatan Akil Tidak Pengaruhi Penyidikan KPK

Pemecatan Akil Tidak Pengaruhi Penyidikan KPK

Headline

Akil mochtar – inilah.com

inilah.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pemecatan Akil mochtar oleh Majelis Kehormatan Hakim Mahkamah, tidak mempengaruhi penyidikan.

“Domain KPK kan pidana. Itukan keputusan di MK. Saya kira tidak akan pengaruhi kasus Akil di KPK,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/11/2013).

MKH sendiri memutus Akil diberhentikan secara tidak hormat. Putusan itu didukung dengan sejumlah hasil pemeriksaan kode etik yang dilakukan MKH terhadap sejumlah saksi yang dipanggil.

Ditanya apakah KPK bakal meminta salinan putusan MK yang dibacakan siang tadi, Johan menampik.

“Kalau tidak diserahkan, kita nggak minta. Itu kan kode etik. Tapi kalau diserahkan pasti diterima,” imbuhnya.

Adapun soal apakah data yang dimiliki MKH juga bakal dikembangkan, Johan mengaku, hal itu bergantung apakah ada informasi yang detil dalam salinan putusan itu atau tidak.

“Jadi, nggak bisa kalau hanya bilang Akil menangani banyak perkara sengketa. Kecuali kesimpulan dalam putusan itu ternyata satu kaitannya misalnya karena apa, faktor apa,” tegasnya.‎[man]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Allegri Sebut Kaka Layak Jadi Starter

    Allegri Sebut Kaka Layak Jadi Starter

  • Mourinho: Saya Memang Tak Adil Pilih Pemain

    Mourinho: Saya Memang Tak Adil Pilih Pemain

Inilah.com

Putusan MK tak Pengaruhi Hasil Pilkada Tangerang

Putusan MK tak Pengaruhi Hasil Pilkada Tangerang

Headline

Pengamat Hukum Tata negara Refly Harun – inilah.com

inilah.com, Jakarta – Hasil verifikasi yang dilakukan KPU Banten dan telah diserahkan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mempengaruhi kemenangan pasangan Arief-Sachrudin. Putusan sela yang dikeluarkan MK terhadap sengketa Pemilukada Kota Tangerang dinilai tidak masuk akal.

Demikian dikemukakan pengamat hukum tata negara Refly Harun di Jakarta, Rabu (23/10/2013). Artinya, lanjut Refly, jika kedua calon wali kota (cawalkot) tersebut gagal dalam proses verifikasi yang dilakukan KPU Banten, maka suaranya tetap tidak mempengaruhi perolehan suara pasangan Arief-Sachrudin.

“Bahkan, jika suara kedua pasangan yang gagalkan tersebut disatukan dan diberikan kepada pemohon lainnya (Abdul Syukur-Hilmi Fuad), maka tetap tidak mempengaruhi perolehan suara pasangan Arief-Sachrudin,” jelas Refly.

Untuk diketahui, pada pemungutan suara 31 Agustus, KPU menetapkan pasangan Arief-Sachrudin dengan perolehan 48,01%. Pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar meraih 6,43%. Pasangan Ahmad Marju Kodri-Gatot meraih 2,12%. Sedangkan pemohon lainnya yakni pasangan Abdul Syukur-Hilmi meraih 26% suara.

Bila MK memutus untuk dilakukan pemungutan suara ulang (PSU), lanjut Refly, maka dirinya menilai MK telah berbuat zalim terhadap pasangan yang telah menang dalam pemungutan suara. Jika penyebab dilakukannya PSU karena pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar dan Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto ditemukan masalah administrasi hingga dicoret dari peserta, maka dirinya tetap menilai hal itu tidak menganggu perolehan suara pasangan Arief-Sachrudin.

“Begitu pula kalau pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar atau Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto dinyatakan gagal dalam proses verifikasi ulang ini, maka tetap saja bukan karena Arief-Sachrudin. Karena Arief-Sachrudin berhasil meraih suara terbanyak serta tidak terbukti melakukan tindakan yang bersifat terstruktur, masif dan sistematis,” ujarnya.

Sebelumnya, MK memerintahkan KPU Provinsi Banten untuk melakukan verifikasi ulang pengusulan partai politik terhadap pasangan calon nomor urut satu Harry Mulya Zein – Iskandar dan pasangan calon nomor urut empat Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto.

MK juga berpendapat KPU Provinsi Banten telah mengabaikan syarat dukungan partai politik terhadap pasangan calon Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto. Sebab, ternyata pasangan calon nomor urut empat, Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto ditetapkan diusulkan oleh Partai Hanura. Sedangkan sebelumnya Partai Hanura telah ditetapkan mengusulkan pasangan calon nomor urut satu Harry Mulya Zein-Iskandar.[yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Tahun Depan, Piala Indonesia Kembali Bergulir

    Tahun Depan, Piala Indonesia Kembali Bergulir


  • “Madrid Bukan Cuma Bale dan Ronaldo”

Inilah.com

Gempa Filipina tak pengaruhi transportasi laut Sangihe

(ANTARA News) – Gempa Filipina Selasa pagi tidak mempengaruhi transportasi laut di Pelabuhan Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, yang berbatasan dengan negara itu.

“Sampai sore ini tidak ada gangguan apa-apa setelah terjadi gempa di Filipina. Kapal masih masuk keluar Pelabuhan Tahuna seperti hari-hari biasanya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Reintje Tamboto, di Manado, Selasa.

Tak hanya aktivitas pelayaran, nelayan penangkap ikan pun tidak terpengaruh dengan gempa yang terjadi beberapa jam lalu.

“Kapal-kapal nelayan terlihat menangkap ikan di pesisir atau laut dangkal. Begitupun dengan kapal-kapal nelayan bertonasi lebih besar yang menangkap ikan di laut dalam,” katanya.

Meski demikian, kata dia, beberapa saat setelah terjadi gempa pemerintah daerah telah memberikan peringatan dini kepada warga yang menetap di pesisir pantai agar memperhatikan gejala alam bila sewaktu-waktu terjadi penurunan volume air laut.

Apabila air laut surut tidak seperti biasanya, kata dia, warga diperingatkan segera menjauh dari pesisir pantai dan mencari tempat-tempat yang lebih tinggi.

“Tapi sampai empat jam kemudian tidak terjadi apa-apa. Air laut sepertinya tidak turun drastis seperti hendak terjadi tsunami. Meski demikian kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah desa,” katanya.

google.co.id

Pendidikan Pengaruhi Kesejahteraan Bangsa

Agung Laksono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono mengatakan kesejahteraan suatu bangsa sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan.

“Semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin besar tingkat kesejahteraan suatu bangsa,” kata Agung Laksono di Jakarta, Selasa (15/10).

Untuk itu, kata Agung, Indonesia mencanangkan wajib belajar sembilan tahun dan pada tahun ini mencanangkan kembali pendidikan menengah universal (PMU).

“PMU adalah pendidikan menengah yang meliputi SMA, SMK, MA dan Paket C,” katanya.

Dia menambahkan, berbeda dengan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun, pembiayaan PMU ditanggung bersama  pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat.

“Oleh karena itu, kontribusi pembiayaan PMU dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menyukseskan PMU,” katanya.

Menurut Menko Kesra program PMU merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia.

Kemudian, lanjut Menko Kesra dari perpektif MDGs PMU 12 Tahun diharapkan mampu mencegah terjadinya nikah usia dini, mendukung upaya laju pertumbuhan penduduk sekaligus menurunkan angka kematian ibu.

Menko Kesra menambahkan, orientasi pembangunan manusia harus melalui pendidikan dan pelatihan sehingga meningkatkan keterampilan dan pengetahuan.

“Manusia yang berpendidikan menjadi dasar pendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi disamping teknologi dan modal,” katanya.

google.co.id

Ical: Kader Korupsi Tak Pengaruhi Elektabilitas Golkar

Partai Golkar

REPUBLIKA.CO.ID,BATAM–Beberapa kasus korupsi yang menjerat kader Partai Golkar dipercaya tidak mempengaruhi elektabilitas partai beringin itu dalam Pemilu 2014, kata Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

“Ini buktinya, jumlah warga yang datang ke acara hari ini,” kata Aburizal Bakrie di tengah-tengah Jalan Santai yang diadakan Partai Golkar di Batam, Minggu.

Acara itu dipadati sekitar 47.000 warga Batam yang mengenakan baju berwarna kuning dengan gambar caleg di bagian dada. Aburizal yakin, perolehan suara partai yang dipimpinnya tetap tinggi saat Pemilu 2014, terutama di Kepri.

Dalam pidatonya, Aburizal mengatakan Partai Golkar didirikan untuk mempertahankan Pancasila dan UUD 45 dari berbagai gangguan dari pihak yang hendak mengubah dasar negara.

Sementara itu, acara yang digelar di Lapangan Sepak Bola Sei Harapan itu diwarnai pencarian anak hilang. Sedikitnya delapan kali panitia mengumumkan ada anak hilang yang terpisah dari orang tuanya.

Acara yang membagikan hadiah utama mobil itu dipadati puluhan ribu warga mengenakan kaus kuning. Pembagian “doorprize” memang dilakukan melalui nomor yang tertera pada baju yang dikenakan peserta.

Seorang warga Sekupang, Fitri yang datang bersama suami dan dua anaknya mengatakan sengaja datang untuk meramaikan jalan santai dan mendapatkan hadiah.

Republika.co.id

Kasus CHN dan Atut takkan pengaruhi harapan pemilih Golkar Jatim

LENSAINDONESIA.COM: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar melakukan rapat terbatas jajaran Wakil Sekretaris Jenderal yang dipimpin  Sekjen Golkar, Idrus Marham membahas  kondisi kekinian dan juga membahas pemenangan Golkar untuk Jawa III (Jawa Timur) di 2014 di kantor DPP Partai Golkar, Slipi Jakarta, Jumat lalu (11/10).

Wasekjen Bidang Pemenganan Pemilihan Umum Jawa III,  Ridwan Hisjam menegaskan, kasus yang menimpah Chairun Nisa dan Ratu Atut tidak akan mempengaruhi pemilihan Golkar di Jawa TImur. Menurutnya, pemilih tradisional Golkar mampu memilah dan menelaah dalam mengatasi masalah yang kerap terjadi dari reformasi hingga saat ini yang  selalu cenderung diarahkan ke kader Golkar.

Baca juga: Ratu Atut hindari "Mulutmu Harimaumu", setelah diperiksa KPK 10 jam dan Wawan gandeng Adnan Buyung sebagai kuasa hukumnya

“Kasus Chairunnisa dan Ratu Atut tidak mempengaruhi pemilih Golkar di Jawa Timur.  Hal ini disebabkan pemilih tradisional Golkar sudah terbiasa menghadapi masalah-masalah  seperti kasus ini yang sejak awal reformasi selalu diarahkan kepada kader-kader Golkar baik itu yang terjadi sebenarnya maupun yang sudah di target untuk menghancurkan PG,” ujar Ridwan Hisjam kepada Licom, Jakarta (13/10/2013).

Lebih jauh dirinya menjelaskan, Golkar sebagai partai tua yang punya kematangan dan struktur yang memadai, kata Ridwan, doktrin perjuangan yang sudah tertanam pada kader tak akan melunturkan militansi dan semangat bekerja keras para kader. Kader, juga diharapkan tetap teguh dan selalu terus mengkonsolidir kekuatan dalam mencapai target yakni memenangkan pemilu 2014 untuk menyongsong perubahan yang lebih baik.

“Seluruh petugas partai sampai dengan tingkat Kecamatan di Jatim sudah kami ‘Doktrin’ untuk tetap berjuang untuk kebesaran Golkar dan bersiap menyongsong kembalinya kemenangan PG pada Pemilu 2014 dalam situasi apapun sampai  pada masa yang sangat kritis,” jelas Ridwan.

Diungkapkan, bahwa Golkar sebagai partai tua didalam menghadapi persoalan tentunya sudah mempunyai pengalaman dan mempersiapkan strategi untuk menangkal apa pun yang memperlemah soliditas internal Golkar yang datangnya dari luar.

“Petugas Partai Golkar sudah berpengalaman menghadapi masalah-masalah seperti ini, kami telah terlatih,” imbuh Ridwan yang juga sebagai Ketua KordaProv Jatim BKPP DPP Partai Golkar.

Mantan Ketua DPD Golkar Jatim era reformasi ini kembali menegaskan, bahwa Golkar dengan paradigma barunya tetap komit terhadap pemberantasan KKN yang menjadi agenda utama reformasi. Namun, lanjutnya, kami juga tetap komit terhadap UUD’45 dan NKRI adalah harga mati buat Golkar.

“Sehingga semua petugas PG akan tetap ‘langkah tegap’ memasuki arena pertarungan pemilu 2014 dan pasukan kuning terus bergerak untuk merebut kembali kemenangan partai Golkar pada tahun 2014,” tegasnya. @yuanto

alexa

ComScore
Quantcast

counter customisable

Google Analytics NOscript

lensaindonesia.com

Golkar Yakin Kasus Akil Tak Pengaruhi Elektabilitas

Akil Mochtar

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Gde Sumarjaya Linggih merasa yakin kasus suap Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar tidak akan memengaruhi tingkat elektabilitas partai politik berlambang beringin itu pada Pemilu 2014.

“Partai Golkar adalah partai tua dan besar, kader-kadernya pun merupakan orang-orang terpilih sehingga kami tetap optimistis bisa mengembalikan kejayaan Golkar di masa silam,” katanya saat dihubungi dari Denpasar, Sabtu.

Ia memang tidak memungkiri kasus yang melibatkan kader Golkar itu berpengaruh pada penilaian masyarakat terhadap parpol dengan warna kebesaran kuning itu. “Namun, itu adalah permalasahan kecil dari beberapa oknum tertentu di Partai Golkar,” ujar politikus asal Kabupaten Buleleng, Bali, itu.

Menurut dia, permasalahan yang menimpa kader Partai Golkar saat ini adalah suatu ujian untuk bisa membenahi diri menjadi lebih baik pada masa-masa mendatang.

Dengan demikian, pihaknya bersama kader Golkar lainnya lebih mengutamakan terjun ke bawah atau menjukkan hasil kerja dalam memperjuangkan aspirasi rakyat sehingga bisa mengembalikan kejayaan Golkar di masa silam.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah sehubungan tertangkapnya Akil Mochtar serta beberapa tersangka lainnya.

Akil dan Atut merupakan kader Golkar. Sejauh ini KPK masih terus melakukan pengembangan dan mendalami kasus tersebut. Meski demikian, KPK belum bisa memberikan kesimpulan, apakah Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah terlibat dalam kasus suap tersebut.

Republika.co.id