Pilih Ketua, PDIP Jabar Gelar Konforda

Politikus PDIP TB Hasanuddin

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat menggelar  konfrensi daerah (konferda) pada Rabu (18/3) di Hotel Horison Bandung. Konfrensi ini,  akan menentukan siapa pimpinan PDI Perjuangan di Jabar selama lima tahun kedepan.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, TB Hasanudin konferda ini yang diagendakan pada pekan lalu terpaksa diundur. Karena, dalam Konferda harus ada pimpinan DPP yang hadir.

“Konferda ini tentu mengdihadirkan 27 DPC. Masing-masing utusan itu adalah Ketua, sekretaris dan bendahara,” ujar TB kepada wartawan, Rabu (18/3).

TB Hasanudin mengatakan, untuk Konferensi Cabang (Konfercab) sudah selesai dilaksanakan di 27 kabupaten/kota. TB mengaku tenang sehingga pekerjaan PDI Perjuangan kali ini adalah menyukseskan Konferda.

“Konfercab 100 persen selesai. Terakhir kemarin di Indramayu. ‎Semuanya berjalan dengan tertib dan tenang,” katanya.

TB menjamin, pelaksanaan Konferda di Bandung tidak akan ada konflik yang berkelanjutan. Dia berpesan kepada seluruh kader agar melaksanakan konferda dengan damai.

“Kepengurusan PDIP di kabupaten/kota kebanyakan baru. Diharapkan kepengurusan di DPD lebih baru dan gress dan lebih bagus lagi,” katanya.

Nanti dalam Konferda DPP akan memilih tiga calon Ketua DPD yang sudah melaksanakan tes. Ketiga calon tersebut akan dimusyawarahkan oleh para kader. Setelah dipilih siapa ketua DPD PDI Perjuangan Jabar kemudian akan membentuk formatur kepengurusan masa bakti 2015-2020.

“Selesai itu diumumkan pelantikan dan penutupan.” kata dia.

TB mengatakan, untuk para kader yang mulai dari bawah ke atas (Bottom Up) tercatat ada 74 orang kader sekitar 35 diantaranya mengikuti tes sebagai calon Ketua. TB menyebut semua kader memiliki hak untuk dicalonkan oleh siapa saja. Kemudian, dari tingkat Jabar melaporkannya ke DPP untuk dipilih tiga calon.

“Calon yang diajukan tersebut dirapatkan oleh DPP dan diturunkan tiga orang,” katanya.

Menurut TB, tes psikologi bagi para calon ketua itu dikerjasamakan dengan pihak luar. Sehingga sangat sulit untuk dimanipulasi. Bahkan, calon-calon yang mengikuti tes tidak diumumkan kepada kader. Para calon sendiri tidak ada kampanye hingga ke ranting-ranting

Republika.co.id

BK DPR Periksa 4 Anggota Komisi XI

BK DPR Periksa 4 Anggota Komisi XI


Jakarta: BK DPR memeriksa empat orang anggota Komisi XI DPR yang dilaporkan Dahlan Iskan atas dugaan pemerasan terhadap BUMN, Rabu (28/11). Keempat anggota Komisi XI DPR itu adalah Linda Megawati dan Saidi Butar Butar dari Fraksi Parta Demokrat, Muhammad Hatta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), dan I Gusti Agung Rai dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sejak pukul 10.00 WIB hingga saat ini BK DPR sudah memeriksa tiga orang anggota Komisi XI DPR. I Gusti Agung Rai akan menjadi orang terakhir yang diperiksa karena belum hadir. Pemeriksaan terhadap I Gusti Agung Rai direncakan akan dilaksanakan setelah istirahat makan siang. Ketiga anggota Komisi XI DPR yang telah diperiksa membantah telah meminta upeti pada Rudi Setya Purnomo pada pertemuan dengan Dirut Merpati pada 1 Oktober 2011 lalu.(***)

Jokowi Tegaskan Dukung Rieke-Teten

Jokowi Tegaskan Dukung Rieke-Teten


Bandung: Usai melakoni sejumlah kegiatan yang padat di Jakarta, Joko Widodo meluncur ke Bandung, Jawa Barat, Ahad (18/11) siang. Gubernur DKI Jakarta itu berniat kembali menyatakan dukungannya pada pasangan Cagub dan Cawagub Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki. Jokowi disambut ratusan simpatisan pasangan Rieke-Teten begitu tiba di markas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bandung, Jawa Barat. Jokowi datang dengan mengenakan baju kotak-kotak. Jokowi mengaku memiliki kesamaan dengan Rieke dalam proses pemilihan Gubernur, yaitu sama-sama tidak memiliki sokongan dana yang besar. Mereka juga sama-sama sering turun langsung ke masyarakat dalam membangun daerah. Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan mendukung pencalonan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Keduanya dinilai telah lama aktif membela rakyat dan peduli terhadap pemberantasan korupsi. (Wtr4)

FRAKSI PDIP KALBAR TOLAK KENAIKAN HARGA BBM

FRAKSI PDIP KALBAR TOLAK KENAIKAN HARGA BBM


Fraksi partai demokrasi Indonesia perjuangan, DPRD provinsi Kalbar, dengan keras menyatakan penolakannya, terhadap rencana pemerintah pusat yang akan menaikan harga BBM bersubsidi. Pasalnya, kenaikan tersebut akan berdampak pada banyak hal, salah satunya kenaikan harga barang yang turut berdampak pada rendahnya, daya beli masyarakat.

PDI-P Cemas Tak Lolos Verifikasi Faktual

PDI-P Cemas Tak Lolos Verifikasi Faktual


Pagi ini Komisi Pemilihan Umum atau KPU mendatangi markas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP, KPU melakukan verifikasi faktual terhadap PDIP yang bermarkas di lenteng agung Jakarta Selatan. Verifikasi faktual ini mulai dilangsungkan saat ketua umum PDIP Megawati hadir di markas PDIP, Komisioner KPU Ida Budhiati sempat menanyakan sosok Puan Maharani yang tak tampak saat moment penting bagi PDIP untuk lolos menjadi peserta pemilu 2014, namun Puan akhirnya datang terlambat, ia hadir pas saat nama puan Maharani diabsen oleh KPU. Pada tahap verifikasi faktual, KPU memeriksa tiga poin penting, yaitu terkait kebenaran dan keabsahan pengurus pusat, keterwakilan kepengurusan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen, domisili kantor DPP parpol, dan keberadaan keanggotaan.