GSF. Tenaga Honorer Tahun 2005 Yang Diangkat PNS. azg part 3.wmv

GSF. Tenaga Honorer Tahun 2005 Yang Diangkat PNS. azg part 3.wmv


Selama ini banyak calo-calo yang muncul dalam penerimaan cpns, sehingga menjadikan lahan oleh segelintir oknum para calo, mafia calon pegwai negeri sipil (cpns), yang memungut uang dari rp 60 juta hingga 90 juta rupiah, dimana hati nurani mereka yang mempermainkan hak orang lain yang terzalimi. Sehingga para pns setelah mendapatkan jabatan hanya memikirkan bagaimana cara untuk membalikkan modal yang telah ia keluarkan, pihaknya akan menertibkan masalah itu mulai dari pusat hingga ke daerah, tidak berlaku lagi sistem angkat mengangkat tanpa mekanisme dan kemampuan,liputan tim gsf aceh (azg)

Ketua DPR: Pedagang Besar yang Naikkan Harga Tak Punya Hati Nurani

Marzuki Alie

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPR Marzuki Alie mensinyalir kenaikan harga kebutuhan pokok yang mencapai 10-25 persen sebagai ulah pedagang besar. Hal ini diketahuinya dari SMS, Twitter, Facebook yang masuk dan mengeluhkan naiknya harga kebutuhan pokok.

“Yang menaikkan harga itu umumnya para pedagang besar. Mereka tidak punya hati nurani, tidak punya empati sosial, mengambil keuntungan saat orang susah,” kata Marzuki saat melakukan kunjungan ke Pasar Jaya, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (21/6).

Ia pun meminta pemerintah melakukan pengawasan dengan memanggil para pengusaha besar. Khususnya yang memperdagangkan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Karena sudah jelas, para pedagang itu kan terbatas. Yang mainkan harga adalah pedagang besar. Itu menyusahkan rakyat. Tadi saya dengar langsung dari pedagang kenaikan harga sudah dari sananya. Ya itu, dari pedagang besar,” kata Marzuki.

Tak hanya berakibat kepada masyarakat, pedagang juga merasa dirugikan dengan tingganya harga karena barang dagangannya tidak laku. “Mereka (pedagang kecil) ambil keuntungan biasa. Mereka terpaksa menurunkan harga supaya pembeli datang. Saya harapkan pemerintah untuk mengantisipasi, merespon kenaikan harga ketika ada kenaikan BBM, kenaikan gaji. Karena dampaknya pada rakyat kecil,” kata politisi Partai Demokrat itu.

Republika.co.id