Resmi, Sekjen DPR dan DPD Masuk NasDem

Resmi, Sekjen DPR dan DPD Masuk NasDem

Headline

Sekjen DPR RI, Nining Indra Saleh dan Sekjen DPD RI, Siti Nurbaya bergabung dengan Partai NasDem – Ist

inilah.com, Jakarta – Ketua Majelis Nasional Partai NasDem, Surya Paloh memastikan jika Sekjen DPR RI, Nining Indra Saleh dan Sekjen DPD RI, Siti Nurbaya bergabung dengan Partai NasDem.

“Ini high light info yah, keduanya akan bergabung dengan partai NasDem,” ujar Surya Paloh sambil menunjuk Nining dan Siti Nurbaya dalam keterangan persnya di JCC, Senayan, Jumat (25/1/2013).

Pernyataan Surya Paloh ini diamini oleh Sekjen DPD RI, Siti Nurbaya. Dia mengatakan, niatnya untuk bergabung dengan partai NasDem sudah direalisasi dengan pengajuan pengunduran dirinya sebagai Sekjen DPD RI.

“Saya sudah menyatakan mundur, saya ingin beralih dari birokrat ke politik,” ujar Siti.

Meski begitu, Sekjen DPR RI, Nining Indra Saleh masih malu-malu untuk mengatakan hal itu. Bahkan dirinya masih menolak jika dikatakan sebagai kader Partai NasDem.

“Belum, saya kesini sebagai undangan. Kan yang namanya pacara harus pedekatan dulu,” tandas Nining. [gus]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Mancini: Balotelli Tidak Akan Kami Lepas

    Mancini: Balotelli Tidak Akan Kami Lepas

  • Kursi Kosong Warnai Kongres NasDem

    Kursi Kosong Warnai Kongres NasDem

Nasional | Ini Alasan Sekjen DPR Masuk Partai Nasdem


Nining Indra Saleh

Jakarta – Ketua Majelis Nasional Partai Nasdem, Surya Paloh, mengatakan bahwa Sekjen DPR Nining Indra Saleh akan masuk bergabung dengan partainya. Apa alasan Nining bergabung dengan Partai nasDem?

“Ada visi misi yang sesuai dengan apa yang saya inginkan,” kata Nining usai pembukaan kongres Partai NasDem, di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Nining enggan merinci lebih jauh visi dan misi apa yang dimaksudkan olehnya. Ia juga terlihat sungkan dan masih tertutup diri soal rencanya bergabung dengan partai nasDem.

“Parpol ini kan hanya wadah bagaimana kita mendarmabaktikan apa yang sudah kita punyai untuk kesejahteraan rakyat semua. Jadi partai apa saja yang silakan yang pasti untuk kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Nining menuturkan, dirinya memang sudah berkomunikasi langsung dengan Surya Paloh soal keinginannya gabung dengan Partai nasDem. Namun, ia lagi-lagi belum berani declare soal niatnya itu.

“Ya komunikasi sudah. Tapi sekarang ini hanya undangan,” ucapnya.

“Ya (Surya Paloh menyambut baik),” lanjutnya saat ditanya kesan Surya Paloh.

Sebelumnya, Nining memang telah menyatakan minatnya untuk terjun ke partai politik dan terang-terangan ingin maju sebagai calon legislatif. Namun Nining mengaku belum memiliki pilihan partai politik.

(bal/fdn)

Hadir di Kongres, Sekjen DPD dan DPR Masuk NasDem

Hadir di Kongres, Sekjen DPD dan DPR Masuk NasDem

Headline

Bendera Partai NasDem – Inilah.com

inilah.com, Jakarta – Nining Indra Saleh telah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Sekjen DPR RI. Hal itu pun ternyata dilakukan juga oleh Sekjen DPD Siti Nurbaya yang telah menyatakan mundur.

Pasca mundur tersebut keduanya terlihat datang di kongres Partai NasDem. Bahkan keduanya duduk bersama dengan Ketua Umum Partai NasDem, Rio Patrice Capella.

Ketika ditanya prihal kedatangannya, Sekjen DPR Nining mengaku kedatangannya ke kongres Partai NasDem hanya sebagai undangan dan tidak ada maksud lain.

“Saya kesini cuma sebagai undangan,” kata Nini di acara kongres Partai NasDem di JCC, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Berbeda dengan Nining, Sekjen DPD RI, Siti Nurbaya mengaku secara terang-terangan menyatakan maksud kedatangannya ke acara kongres Partai NasDem. Menurutnya, dirinya sudah menyatakan mundur dari jabatan Sekjen DPD untuk bergabung dengan Partai NasDem.

“Saya sudah mengajukan pengunduran diri, sudah pamit ke pak Irman (Ketua DPD), pak Laode (Wakil Ketua DPD) dan ke pimpinan DPD lainnya. Pengunduran diri saya berbeda dengan sekjen DPR. Kalau saya pindah dari jalur birokrat ke politik,” jelasnya di JCC, Jumat (25/1/2013).

Siti mengaku sudah mengajukan pengunduran diri tersebut ke pihak DPD. Bahkan dalam surat pengunduran diri itu, dirinya menyertai alasan pengunduran dirinya. “Jadi harus sesuai PP No. 37 tahun 2004, pasal 2-9, ada prosedurnya. Aku sudah bilang mau masuk partai NasDem,” tandasnya.[bay]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Kursi Kosong Warnai Kongres NasDem

    Kursi Kosong Warnai Kongres NasDem

  • Barca Sangat Khawatir Messi Cedera

    Barca Sangat Khawatir Messi Cedera

Nasional | Ormas NasDem Soal Kader Mundur: Wajar Saja, Masuk & Keluar Sukarela


Orri Buchori (Foto: Ahmad Juwari/detikcom)

Jakarta – Ormas Nasional Demokrat (NasDem) menganggap mundurnya ratusan kader Partai NasDem sebagai hal yang wajar. Keanggotaan NasDem adalah sukarela, jadi mundur dengan sukarela pun ya silakan saja.

“Saya rasa hari ini wajar-wajar saja. Ini juga sukarela, masuk sukarela, keluar juga sukarela. Biasa dalam organisasi,” kata Wasekjen Ormas NasDem Orri Buchori.

Hal itu dikatakan Orri ketika ditemui setelah aksi kader yang mundur di depan Kantor DPP NasDem, Jalan RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2013).

Ketika ditanyakan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) ini tidak disambut fungsionaris DPP NasDem, Orri mengatakan fungsionaris DPP Partai NasDem tidak tahu sebelumnya.

“Kita tidak tahu, menyerahkan, penyerahan, tidak konfirmasi. Kita tidak siap,” imbuhnya.

Orri menambahkan, bila menyerahkan dan mengundurkan resmi dari NasDem secara resmi, bukan dengan cara aksi lempar-lempar kaos dan merobek KTA. Tapi dia tetap berpendapat hal yang wajar ada kader yang keluar keluar. “Buat kita hal yang wajar saja dalam organisasi. Datang tidak menggenapi, pergi tidak mengganjili,” jelasnya.

“Kalau tidak puas dengan pemimpin, itu hak dia. Yang pasti sekarang banyak sekali kader-kader yang ada bersama kami. Buat kita hal yang biasa,” tandas Orri.

(nwk/nrl)

Nasional | DPP NasDem: Ada Anggota di DKI yang Keluar, Tapi yang Masuk Lebih Banyak


(Foto: www.nasdemjakarta.com)

Jakarta – Kabar akan mundurnya sejumlah pengurus dan anggota Partai NasDem di DKI Jakarta dibenarkan pengurus DPP NasDem. Namun jumlahnya disebut tak mencapai ribuan. Malah, mereka mengklaim ada tambahan ribuan anggota baru.

“Ada yang mundur iya, kalau sampai ribuan saya kira nggak,” kata Ketua Bappilu DPP NasDem, Ferry Mursidan Baldan, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (25/1/2013).

Ferry mengaku telah melakukan pengecekan di internal NasDem hingga ke tingkat kecamatan. “Tapi mereka (pengurus NasDem kecamatan -red) nggak tahu-menahu (ada yang akan keluar -red),” ujarnya.

Ferry menerangkan Partai NasDem memiliki sistem registrasi keanggotaan online. Dalam sistem itu, database anggota baru yang direkrut selalu terupdate. Dari sistem itu pula pengurus pusat bisa memantau kondisi terkini pengurus dan anggota NasDem, termasuk yang akan keluar.

“Secara sistem kita bisa cek dan secara program rasanya nggak sebesar itu (yang akan keluar -red),” tuturnya.

Mantan anggota Komisi II DPR ini menerangkan, pengecekan terakhir database anggota baru telah dilakukan pagi tadi. Dan berdasarkan data tersebut, malah ada ribuan anggota baru yang masuk ke NasDem.

“Per jam 07.00 WIB ada 1.100 anggota baru, per jam 08.00 WIB tadi ada 1.800, per jam 09.00 WIB ada 800 anggota baru terdaftar secara online,” paparnya.

Ferry mengatakan dengan sistem ini ada data valid mengenai pengurus. “Kita tidak ingin partai ini mendapat gambaran seperti fatamorgana tentang keanggotaan,” ucapnya.

“Jadi dalam mundur atau tidak, kita melihatnya sebagai suatu yang wajar saja. Tapi by sistem, kita bisa monitor perkembangan keanggotaa per detik,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan pengunduran diri massal akan dilakukan ribuan anggota Partai Nasional Demokrat (NasDem) se-DKI Jakarta. Mereka akan mengantar para pengurus NasDem DKI dan Jakarta Raya ke kantor pusat NasDem yang mundur dan mengembalikan kartu tanda anggota (KTA).

Ribuan anggota NasDem ini akan mendatangi kantor NasDem di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (25/1/2013). “Ada sekitar 3.000 orang yang akan mengembalikan KTA ke DPP NasDem,” klaim salah seorang anggota NasDem kepada detikcom.

(trq/asy)

Nasional | Enggartiasto Masuk Nasdem karena Surya Paloh

Enggartiasto Masuk Nasdem karena Surya Paloh

(dari kiri) Aktivis ’98 Ulung Rusman, Politisi Golkar Enggartiasto Lukita, Ketua Bappilu Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan, Ketua Umum Partai NasDem Patrice Rio Capella, Pengacara OC. Kalligis

, JAKARTA — Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mendapat amunisi baru setelah ditinggal Ketua Dewan Pakar Hary Tanoesoedibjo dan Sekretaris Jenderal Ahmad Rofiq. Politisi senior Golkar Enggartiasto Lukita turut gabung dengan partai yang dibidani Surya Paloh ini.

Enggartiasto menerangkan, alasannya pindah ke Nasdem, setidaknya didasari dua alasan, yaitu misi merestorasi Indonesia dan faktor sosok Surya Paloh. Sebagai sahabat, ia ingin membantu Surya Paloh yang merupakan sahabat dekatnya untuk mewujudkan cita-cita membawa Indonesia lebih baik.

“Tidak mudah mengambil keputusan ini. Saya mundur (dari Golkar) dan mau terlibat membesarkan Nasdem,” kata salah satu deklarator Nasdem itu. “Saya yakin Nasdem kuat, apalagi Nasdem sebagai satu-satunya partai baru yang lolos pemilu.”

Enggartiasto menggaransikan dirinya bakal berkontribusi besar terhadap perolehan suara Nasdem di Pemilu 2014. Meski sudah tua, ia optimis bisa menyebarkan semangat penting bagi partai yang mengusung Gerakan Perubahan itu.

“Saya yakin di tengah masa lanjut ini, saya bisa memberikan kontribusi besar bagi negara melalui Partai Nasdem ini,” janjinya.