Enggar Pindah ke NasDem karena tak Mampu Bersaing

Enggar Pindah ke NasDem karena tak Mampu Bersaing

Headline

Enggartiasto Lukita – golkar.or.id

inilah.com, Jakarta – Hengkangnya anggota Komisi I DPR dari Partai Golkar, Enggartiasto Lukita ke Partai NasDem karena tidak mampu bersaing kader-kader lain di partai berlambang pohon beringin itu.

Menurut Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Prya Ramadhani, henkangnya Enggar tidak berpengaruh terhadap kader-kader lain untuk loncat ke NasDem. Ia juga menepis kalau pindahnya Enggar karena kecewa dengan Ical.

“Enggak lah, biasa di dalam demokkrasi seseorang pindah partai, atau mungkin yang bersangkutan merasa sulit bersaing di Partai Golkar,” ungkap Prya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/1/2013). [yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Nokia Umumkan 'Kematian' Symbian

    Nokia Umumkan ‘Kematian’ Symbian

  • Untuk Bullish, IHSG Harus Tutup di Atas 4.441

    Untuk Bullish, IHSG Harus Tutup di Atas 4.441

Surya Paloh: Bangsa Ini Sakit

Surya Paloh: Bangsa Ini Sakit


Uploaded by www.indonology.com. Serang Indonesia merupakan bangsa yang sakit. Untuk mengobati bangsa yang sakit itu dibutuhkan pemikiran yang bisa merubah sesuai tuntutan zaman. Perubahan tidak bisa dilakukan secara emosional seolah-olah bisa dilakukan semalam atau secara instant. Hal itu dikatakan Ketua Majelis Partai Nasdem Surya Paloh saat meresmikan Gedung Restorasi Partai Nasdem Provinsi Banten di Serang, Banten, Sabtu (7/4). Menurut Surya Paloh, perubahan sejati harus dilakukan dengan berbagai upaya dan melalui proses berkelanjutan. Pada bagian lain, Surya Paloh mengkritik tingkah sejumlah tokoh yang menganjurkan sesuatu. Hidup sederhana dan perilaku tidak korup misalnya. “Kalau ingin melakukan hidup sederhana, berikanlah contoh. Kalau ingin menyatakan tidak korupsi, lakukanlah tidak koruopsi. Lakukanlah dengan keteladanan,” kata Surya Paloh.

Muhaimin Iskandar Bertemu Kiai di Kediri

Muhaimin Iskandar Bertemu Kiai di Kediri


Headline News / Polkam / Kamis, 19 Maret 2009 13:13 WIB. Metrotvnews.com, Kediri: Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar bertemu para kiai di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kediri, Jawa Timur, Kamis (19/3) siang. Muhaimin hendak meminta petunjuk para kiai untuk menentukan calon presiden yang akan diusung PKB. Menurut Muhaimin, peran kiai amat besar di PKB. Apalagi sebagian besar massa PKB berasal dari kalangan nahdliyin. “Restu kiai amat menentukan,” ujar Muhaimin. Pekan depan, Muhaimin dijadwalkan juga bertemu 300 kiai lain di Surabaya.(ICH)

Demokrat: Harry Tanoe Mundur, Bikin Citra Partai Buruk

Demokrat: Harry Tanoe Mundur, Bikin Citra Partai Buruk

Harry Tanoe

, JAKARTA — Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman, menyesalkan rencana keluarnya Harry Tanoesoedibjo dari Partai Nasional Demokrat. Menurut dia, mundurnya Harry Tanoe akan menjadi preseden buruk bagi citra partai politik di masyarakat.

“Akan berdampak pada persepsi masyarakat bahwa partai tak mampu selesaikan konflik internalnya,” kata Hayono kepada wartawan di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/8).

Hayono menyatakan, dirinya tidak ingin partai-partai peserta pemilu mengalami masalah. Partai harus bisa menunjukan kepada masyarakat soal kinerja internal mereka dalam menyelesaikan masalah.

Namun Hayono enggan berkomentar lebih jauh soal dampak mundurnya Harry Tanoe terhadap kontestasi di Pemilu 2014.

Dia beralasan “musibah” yang terjadi di Partai Nasdem tidak patut dikomentari.

“Demokrat jangan membicarakan partai lain. Partai kita masih ada kurang yang perlu diperbaiki,” katanya.

Menurut Hayono, Partai Nasdem merupakan pesaing yang patut diperhitungkan di Pemilu 2014. Partai Demokrat tidak akan meremehkan keberadaan Nasdem meskipun akan ditinggal Harry Tanoe.