Hary Tanoe Hengkang, Kelompok Tua NasDem Senang

Hary Tanoe Hengkang, Kelompok Tua NasDem Senang

Headline

Hary Tanoesoedibjo – inilah.com/Ardhy Fernando

inilah.com, Jakarta – Mundurnya Hary Tanoesoedibjo dari Partai NasDem diakibatkan adanya gesekan dari kelompok tua internal partai besutan Surya Paloh itu.

Menurut pengamat politik Boni Hargens, orang-orang tua tersebut meminta agar Surya Paloh untuk mengambilalih Partai NasDem.

“Orang-orang tua pasti saja senang dengan keluarnya Hary Tanoe. Karena mereka hilang saingan. Dan mereka jadi solid. Tapi apakah mereka akan meraih dukungan publik, ini yang jadi tanda tanya,” jelas Boni dalam pesan Blackberry, Jumat (25/1/2014).

Menurut pandangan Boni, yang paling berjasa membangung Partai Nasdem adalah kelompok muda, termasuk Hary Tanoe.

”Kelompok tua itu, tidak berjasa dalam membangun NasDem sebagai partai. Karena NasDem sebagai partai bukan ide mereka, tapi gagasan orang-orang muda yang kebetulan Hary Tanoe termasuk di dalamnya yang juga bekerja keras membangun NasDem menjadi partai,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Boni, ketika Partai NasDem lolos dan diperhitungkan, maka kelompok senior yang tadinya tidak optimistis menjadi partai kemudian bergairah untuk melanjutkan kembali.

“Ada juga Jeffrie Geovani dan lain-lain. Nah, begitu partai ini lolos dan diperhitungkan, kelompok senior yang tadinya tidak optimis NasDem menjadi partai, lalu bergairah. Libido mereka inilah yang jadi dasar konflik internal NasDem,” jelas Boni. [yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Jangan Resah Dengan Berita Banjir Besar 27 Januari

    Jangan Resah Dengan Berita Banjir Besar 27 Januari

  • Nokia Umumkan 'Kematian' Symbian

    Nokia Umumkan ‘Kematian’ Symbian

gsf aceh. Dprk Aceh Barat Hentikan Aktifitas PT.PBS Karena Ilegal part 12.wmv

gsf aceh. Dprk Aceh Barat Hentikan Aktifitas PT.PBS Karena Ilegal part 12.wmv


DPRK Aceh Barat Rekom Stop Aktivitas PT PBS Kamis, 8 Maret 2012 MEULABOH — DPRK Aceh Barat, Kamis (8/3) menyepakati akan mengeluarkan rekomendasi guna menghentikan aktivitas sementara PT Potensi Bumi Saksi (PBS) yang melakukan kegiatan membuka perkebunan karet di Aceh Barat. Langkah itu dilakukan untuk menyikapi aksi protes dari warga tiga kecamatan meliputi Kecamatan Panton Reu, Pante Ceuremen, dan Woyla Timur. Penjelasan itu disampaikan Wakil Ketua DPRK, Herman Abdullah, se didampingi Ketua Komisi A DPRK, Rizwan .MA kepada Serambi, Kamis (8/3) setelah menggelar pertemuan bersama antara masyarakat yang protes dengan manajemen PT PBS di gedung dewan. “Dewan menyepakati akan mengeluarkan rekomendasi agar dihentikan aktivitas sementara waktu sehingga tidak terjadi konflik antara perusahaan dan masyarakat,” ujar Herman Abdullah.

NasDem Antiklimaks Terancam Jadi Partai Gurem

NasDem Antiklimaks Terancam Jadi Partai Gurem

Headline

Bendera Partai Nasional Demokrat (NasDem) – inilah.com

inilah.com, Jakarta – Para analis politik meramalkan, pasca-mundurnya Hary Tanoe (HT) dan pendukungnya, Partai Nasional Demokrat (NasDem) dikhawatirkan melempem dan terancam menjadi partai gurem. Citra NasDem yang semarak karena lolos saringan KPU, kini antiklimaks dan cenderung lesu.

Ketua Dewan Majelis Nasional Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh menghadapi beban berat di internal partainya karena konsolidasi politik dan biaya menjadi lebih sulit. “Partai NasDem akan menjadi partai gurem ke depannya, belum apa-apa sudah konflik besar,” jelas Prof Iberamsjah, pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI).

Iberamsjah mengatakan partai politik (Parpol) gurem yang dimaksud adalah partai yang tak lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Iberamsjah menyebut, hal itu lantaran ulah Ketua Dewan Majelis Nasional Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh yang ngoyo untuk menjadi ketua umum dari partai tersebut.

Menurutnya, kepergian bos media MNC Group HT dari Partai NasDem menjadi pukulan berat bagi kubu Surya Paloh. Pasalnya, hal itu akan diikuti oleh para pengikut setia HT yang pindah bendera. “Elite di NasDem pecah, akan banyak anggota NasDem yang ikut jejak Hary Tanoe. Karena banyak yang tak suka dengan kepemimpinan Surya Paloh,” jelasnya.

Hal itu, kemungkinan akan diikuti para 'bajing loncat' yang mencari kekuasaan atau kepentingan di dalam tubuh NasDem. Pasalnya, diketahui sumber pendanaan yang selama ini dimiliki NasDem, dikucurkan oleh HT.

“HT itu kan pemodal besar, tentu banyak pelarian juga yang melihat NasDem kini hanya punya modal minim. Sekarang inikan memang partai melirik kaum pemodal, eranya komersialisasi, dan NasDem memanfaatkan hal itu dari HT,” jelasnya.

Namun Ketua Dewan Pembina Partai NasDem Jawa Tengah, Siswadi, menyatakan mundurnya Harry Tanoe hanya akan mempengaruhi finansial partainya. “Kalau menurut pandangan kami, (mundurnya Hary Tanoe) tidak ada pengaruh terhadap partai. Paling-paling kalau ada pengaruhnya, ya, pengaruh finansial saja,” kata Siswadi. Ditambah lagi, kata Siswadi, figur Harry Tanoe juga tak memiliki pengalaman politik dan tak memiliki massa yang banyak.

Pengunduran diri Harry Tanoe ini adalah imbas dari konflik internal partai. Sudah lama santer beredar kabar kalau ada matahari kembar di tubuh NasDem, yakni Hary Tanoe dan Surya Paloh (mantan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar).

Para analis politik seperti Indria Samego, Syamsuddin Haris dan Ibramsyah menilai, akibat krisis internal yang berlarut, Nasdem terancam kemelut dan menjadi partai gurem yang kalut. Karena sudah ribut, NasDem harus bekerja ekstra keras untuk konsolidasi agar lolos parliamentary threshold 3,5% dalam pemilu 2014.

''Sebab kalau gagal, Nasdem jadi parpol gurem dan karir politik Surya Paloh tenggelam,’’ kata Iberamsjah. [berbagai sumber]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Rapat PSSI Tak Sesuai MoU, La Nyalla cs Tak Datang

    Rapat PSSI Tak Sesuai MoU, La Nyalla cs Tak Datang

  • Sharp Boyong TV Raksasa ke Indonesia

    Sharp Boyong TV Raksasa ke Indonesia

Kalla Minta Coblos Golkar, Mega Ingatkan Kecurangan

Kalla Minta Coblos Golkar, Mega Ingatkan Kecurangan


Headline News / Polkam / Sabtu, 21 Maret 2009 12:10 WIB Metrotvnews.com, Makassar: Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Golongan Karya, Jusuf Kalla berkampanye terbuka di Lapangan Karobasi, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/3). Ia memaparkan prestasi pemerintah selama empat tahun. “Alhamdulillah, bangsa ini telah damai. Tak ada lagi pertengkaran dan konflik-konflik di negeri ini. Semua ini karena upaya kita bersama,” kata Kalla di depan puluhan ribu kader Golkar se-Kota Makassar dan kota di sekitarnya. Menurut Kalla, prestasi tersebut tak lepas dari peran Golkar, karena kader partai beringin ikut duduk di dalam pemerintahan. Karena itu, ia mengajak warga Sulsel untuk memberikan kepercayaan kembali kepada kader Golkar agar bisa meningkatkan prestasi yang saat ini telah dicapai. Sebelum menjadi juru kampanye, Kalla sempat bertemu tokoh masyarakat Sulsel, Yasin Limpo. Ia juga sempat berziarah ke makam orang tua dan bertemu korban kebakaran. Hari ini kampanye juga dilakukan Ketua Umum DPP Partai Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Sukarnoputri. Ia menghadari kampanye rapat terbatas di Bantul, Yogyakarta. Mega menyemangati kader dan simpatisan PDIP Bantul untuk memenangkan Pemilu 2009. Menurut dia, perjuangan PDIP untuk kesejahteraan rakyat harus terus dilakukan. Mega juga mengingatkan mereka untuk berhati-hati terhadap kecurangan, terutama yang pakai teknologi cangih. Usai dari Bantul, Mega akan menghadiri kampanye terbuka di Sleman, Yogyakarta. Kedua daerah ini