Dasim Ancam Akan Kepung Pemda.wmv

Dasim Ancam Akan Kepung Pemda.wmv


KARAWANG, TVBERITA.com – Partai Golkar Karawang akan ‘fight’ memberikan koreksi total kepada Pemda Karawang dengan cara silih asah, silih asih dan silih asuh. Namun jika silih asah, silih asih dan silih asuh pun tak mau didengar oleh pemerintahan, partai akan bertindak melalui hak-haknya di legislatif. “Kalau tetap tidak didengar juga kita akan kepung (Pemda Karawang, red),” kata Ketua DPD Partai Golkar Karawang, Drs. Dadang S. Muchtar usai upacara pelantikan AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar), Rabu (30/5/2012) di Lapangan Karang Pawitan, Karawang Barat. www.tvberita.com

Ribuan Pekerja Kepung Kantor Pemkab Jombang

Metrotvnews.com, Jombang: Sekitar 2.000 pekerja di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali berunjuk rasa di kantor pemerintah kabupaten (pemkab) setempat, Jumat (1/11). Mereka menuntut pemkab merevisi nilai upah minimum 2014 yang ditetapkan Dewan Pengupahan.

Para pekerja dari berbagai perusahaan itu sebelumnya sempat melakukan long march melintasi jalan-jalan protokol di ibu kota Kabupaten Jombang, termasuk Jalan Kiai Haji Wahid Hasyim.

Unjuk rasa digelar ribuan pekerja karena upah miminum Kabupaten Jombang yang ditetapkan oleh Dewan Penguahan setempat untuk 2014 hanya sebesar Rp1.300.000 per bulan.

Menurut para pekerja, upah sebesar itu tidak mencukupi kebutuhan hidup layak di Jombang yang mencapai Rp1.730.300. Angka tersebut diambil berdasarkan naiknya harga kebutuhan pokok saat ini.

Koordinator lapangan pengunjuk rasa Samsul Huda mengatakan, jika pemkab tidak merevisi ketetapan upah, para pekerja akan bertahan dan terus melakukan unjuk rasa.

Pada Kamis (31/10), ribuan pekerja itu juga melakukan hal serupa dan hingga kini tidak ada perwakilan Pemkab Jombang yang menemui pengunjuk rasa.

Editor: Patna Budi Utami

google.co.id

Ribuan Petugas Kebersihan ‘Kepung’ Balai Kota Surabaya

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (tengah), mengangkat penghargaan Adipura bersama sejumlah warga setibanya di Balai Kota Surabaya, Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Ribuan petugas kebersihan yang tergabung sebagai ‘Cak Koen‘ mengepung Taman Surya, halaman Gedung Balai Kota Surabaya, Ahad (18/8). Namun keberadaan mereka bukan untuk berunjuk rasa, melainkan menghadiri pesta yang diselenggarakan Pemerintah Kota Surabaya.

Pesta Cak Koen ini merupakan wujud penghargaan pada mereka yang berkontribusi terhadap keindahan serta kebersihan kota. Bukan hanya pasukan kebersihan, berbagai personel pekerja seperti petugas dekorasi, penerang jalan umum (PJU), kelistrikan, pertamanan, satgas banjir, dan saluran drainase turut memadati area tersebut.

Ribuan orang tersebut terpantau mengenakan seragam merah dan topi kuning yang biasa dipakai bekerja. Namun, untuk pagi ini, mereka dibebastugaskan. Dalam kegiatan itu, mereka mendapat sarapan gratis, menikmati hiburan musik, dan berpeluang meraih doorprize.

Seorang petugas kebersihan di kawasan Gubeng, Sumaidi (48), menyatakan senang dengan upaya Pemerintah Kota Surabaya memberikan apresiasi pada mereka. Bahkan, dalam kesempatan ini, wali kota Tri Rismaharini secara langsung menyampaikan terimakasihnya pada pasukan kuning.

“Kami merasa dihargai karena mereka tidak melupakan jasa kami,” kata Sumaidi pada Republika Online.

Risma mengatakan, berkat para petugas lapangan inilah Surabaya dapat meraih berbagai pencapaian, di antaranya penghargaan Adipura Kencana. Namun, dia mengingatkan, saat melaksanakan tugas, mereka harus disiplin dan tepat waktu.

google.co.id

Bersama 15 Ribu Orang, Ribka Tjiptaning Kepung Istana Selasa Siang

Bersama 15 Ribu Orang, Ribka Tjiptaning Kepung Istana Selasa Siang
Selasa, 18 Juni 2013 , 04:23:00 WIB

Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo

SBY
  

RMOL. Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning mengaku akan ikut melakukan unjuk rasa mengepung Istana Negara hari ini (Selasa, 18/6). Lantaran usaha PDIP bersama partai lain menolak kenaikan harga BBM bersubsidi dikandaskan partai pendukung pemerintah.

“Saya yang turun, besok kita kepung Istana Negara sebagai pusat kekuasaan. Besok akan ada sepuluh sampai 15 ribu massa yang akan turun,” katanya di gedung DPR Jakarta, Senin (17/6) malam.

Ribka menjelaskan, seyogyanya ada dua jalur di dalam perjuangan membela hak rakyat. Yakni melalui jalur parlemen dan ekstra parlementer. Perjuangan melalui jalur ekstra parlementer akan dilakukan jika perjuangan melalui parlemen telah gagal.

“Kalau sekarang gagal gunakan hak parlemen, kita akan perjuangkan melalui ekstra parlemen besok ke Istana tekan kekuasaan. Kalau malam ini pemerintah menaikkan BBM maka isunya batalkan kenaikan BBM,” ujar Ribka yang juga salah satu Ketua DPP PDI Perjuangan. [zul]

Ratusan Kader IMM Ancam Kepung Istana

Ratusan Kader IMM Ancam Kepung Istana

Headline

ilustrasi – (Foto : inilah.com/Wirasatria)

inilah.com, Jakarta – Ratusan massa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mengancam mengepung Istana Negara jika pemerintah ngotot mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Kini, ratusan massa dari seluruh Indonesia ini sudah berkumpul di Jakarta guna melakukan aksi demo ini.

“Jika Pemerintah memaksakan kehendak, maka kami Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah bersama elemen masyarakat lainnya siap menduduki Istana,” tegas Ketua DPP IMM Razikin Juraid.

Dia menjelaskan, rencana pemerintah melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak pada tahun 2013 dapat dipastikan akan mempengaruhi berbagai sektor ekonomi masyarakat. Kebutuhan pokok masyarakat, seperti sembilan bahan pokok (sembako) akan naik.

“Jelas ini justru membuat rakyat sengsara. Kebijakan ini bukan menyelamatkan rakyat, tapi membuat rakyat sengsara,” jelasnya.

Disamping itu, argumentasi Pemerintah untuk penyelamatan APBN sangat tidak masuk akal dan sangat politis. “Serta sangat menyakitkan rakyat, dan sisi yang laing harga minyak dunia sangat stabil bahkan trennya menurun,” lanjutnya.

Dia menjelaskan, pada 2012 catatan rata-rata harga minyak mentah atau Indonesia Crude Price (ICP) mencapai angka 115 dolar AS per barel.
Dalam APBN, ketika ICP mencapai nilai 115, pemerintah bisa melakukan penyesuaian harga BBM tapi itu tidak di lakukan pemerintah.

“Sekarang rata-rata ICP 95-112, jadi penyesuaian harga tidak dibutuhkan. Karena itu kami minta Pemerintah dan DPR untuk menghentikan rencana menaikkan harga BBM dan berhenti menipu jutaan rakyat Indonesia,” himbaunya.[man]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Dua UFO Kembali Tertangkap Kamera di Inggris

    Dua UFO Kembali Tertangkap Kamera di Inggris

  • Demi Lewandowski, City Siap Tikam United

    Demi Lewandowski, City Siap Tikam United

Inilah.com

Aktivis Petisi 28: Bila Besok BBM Resmi Naik, Kepung Istana!

Aktivis Petisi 28: Bila Besok BBM Resmi Naik, Kepung Istana!

(Liputan6.com/Abdul Aziz Prastowo)

Liputan6.com, Jakarta : Rencana pemerintah untuk menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus menuai penolakan. Kenaikan harga BBM ini dinilai sebagai akal-akalan pemerintahan SBY. Ancaman untuk membubarkan pemerintahan SBY pun digemakan.

“Kalau besok akhirnya parlemen menyetujui APBN Perubahan 2013 untuk menaikan BBM, maka kami akan tuntut turunkan SBY, adili rezim SBY dan bubarkan parlemen. Itu posisi kami,” kata aktivis Petisi 28, Haris Rusly di Penus Cafe Jakarta, Minggu (16/6/2013).

Petisi 28 menyerukan gerakan mahasiswa untuk menentang kenaikan harga BBM. Haris berharap, gerakan mahasiswa dapat turun ke jalan keluar dari kampus. “Kepung Istana, DPR, DPRD, kantor gubernur,” ucapnya.

Menurutnya, subsidi terhadap kesejahteraan rakyat agar energi menjadi murah, kesehatan terjangkau, pendidikan gratis, sembako murah dan terjangkau adalah tanggung jawab pemerintah. Subsidi bukanlah penyebab kebangkrutan negara. Alokasi dari APBN untuk kesejahteraan rakyat, bukan penyebab kebangkrutan ekonomi negara.

“Penyebab ekonomi bangkrut karena meluasnya kejahatan korupsi oleh politisi dan pejabat pemerintah pusat hingga daerah yang ratusan miliar sudah dikorup. Sedangkan SDA (sumber daya alam) yang nilainya puluhan hingga ribuan triliun dijarah oleh modal asing,” tutur Rusly.

Dia menilai, satu sistem politik yang boros terlihat dari penyelenggaraan Pilpres, Pilkada hingga Pilkades langsung. Kegiatan-kegiatan itu justru melumat uang negara. “Ekonomi bangkrut bukan karena subsidi melaksanakan tanggung jawab agar energi murah, subsidi gratis,” imbuhnya.

Selain itu, kebijakan kompensasi kenaikan harga BBM lewat pengadaan bantuan langsung tunai (BLT) atau bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) oleh pemerintah, dinilai sebagai upaya mengasihani rakyat. Padahal, kata dia, rakyat lah yang memilih pemerintah.

“BLSM, kami nilai tujuannya bukan menolong masyarakat, tapi untuk sogokan ekonomi dengan tujuan meredam dan melumpuhkan kemarahan rakyat. Menyelamatkan Partai Demokrat dari keterpurukan agar dipilih pada 2014,” cetus Rusly. Senin 17 Juni besok, DPR akan mengadakan sidang paripurna mengenai keputusan APBN Perubahan 2013. (Ndy/Ism)

news.liputan6.com