Wapres Boediono tiba di Jakarta

(ANTARA News) – Wakil Presiden Boediono tiba di Jakarta setelah melakukan kunjungan kerja di London sejak 28 Oktober untuk menghadiri sejumlah kegiatan internasional.

Wartawan Antara yang mengikuti kunjungan kerja Wapres, di Jakarta, Sabtu, melaporkan Wapres tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 13.05 WIB setelah menempuh perjalanan dari London transit di Singapura.

Perjalanan Wapres dari London, Singapura, Jakarta menggunakan pesawat komersial Singapore Airlines dalam waktu sekitar 14,5 jam.

Saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Wapres langsung menuju kediaman resmi di Jalan Diponegoro dengan kendaraan RI2.

Selama di London, Wapres menghadiri berbagai pertemuan berskala internasional antara lain yang juga dihadiri sejumlah pemimpin negara dan pemerintahan.

Agenda yang dilakukan Wapres Boediono adalah menghadiri “World Islamic Economic Forum” pada 29 Oktober 2013.

Selain itu pada 30 Oktober, Wapres memberikan kuliah umum di depan mahasiswa di Universitas Oxford, sementara pada 31 Oktober menghadiri “Open Government Partnership Summit” (OGP).

Indonesia menjadi ketua “Open Government Partnership” tahun 2014, setelah Wapres Boediono atas nama Pemerintah Indonesia menerima serah terima dari PM Inggris David Cameron yang sebelumnya menjadi ketua.(*)

google.co.id

Forum buruh kecewa dengan UMP Jakarta

(ANTARA News) – Ketua Forum Buruh DKI Jakarta Muhammad Toha mengaku kecewa dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2014 yang ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada Jumat sebesar Rp2.441.301,74.

“Joko Widodo tidak memperhatikan kesejahteraan buruh dan lebih memperhatikan topeng monyet,” ujar Toha di Jakarta, Jumat.

Dia menegaskan, kenaikan UMP yang ditetapkan Joko Widodo Rp2,4 juta tidak masuk akal karena kenaikan kebutuhan pokok akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Menurut dia, tidak mungkin buruh bisa mencukupi kebutuhan hanya dengan selisih Rp200.000 dari UMP saat ini. Dia memastikan buruh akan menginap sampai jokowi menemui buruh dan merevisi kenaikan UMP 2014.

Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhamad Rusdi mengatakan, di Jawa Timur buruh mendapatkan kepastian dari Gubernur Soekarwo bahwa mereka akan mendapatkan kenaikan UMK sebesar Rp3 juta.

“Di Bekasi pun, buruh mendapat jaminan kenaikan upah sebesar 40 persen,” lanjut Rusdi.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, keputusan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tentang UMP tersebut telah mengembalikan rezim upah murah.

“Keputusan ini akan berdampak negatif terhadap daerah lain,” lanjut Iqbal.

Iqbal mengatakan upah sebesar Rp2,4 juta itu tidak layak untuk buruh di Jakarta.

Selain itu, lanjut dia, Joko Widodo tidak memahami tentang penetapan nilai kebutuhan hidup layak (KHL) yang digunakan untuk menghitung nilai upah minimum. “Karena KHL yang diputuskan pemerintah sebesar Rp2,29 juta adalah untuk KHL 2013, sedangkan upah minimumnya untuk 2014,” katanya.

Oleh karena itu usulan KHL dari serikat buruh adalah sebesar Ro2,7 juta yang berasal dari menghitung nilai KHL pada tahun 2014 secara regresi, kata Iqbal.

Dengan demikian, lanjut Iqbal, seharusnya UMP DKI 2014 minimal dengan berpatokan nilai KHL Ro2,7 juta tersebut ditambah nilai inflasi, pertumbuhan ekonomi, produktifitas DKI maka akan didapat nilai UMP DKI 2014 adalah sebesar Rp3,7 juta, bukan Rp2,4 juta.
(I025/Z002)

google.co.id

KSPI Nilai Upah Rp2,4 Juta tidak Layak untuk Hidup di Jakarta

Metrotvnews.com, Jakarta: Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) upah minimum Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp2,4 juta sangat tidak layak untuk hidup di Jakarta.

Presiden KSPI Said Iqbal dalam siaran tertulisnya menyebutkan, keputusan Gubernur Jokowi tentang upah minimum provinsi (UMP) tersebut telah mengembalikan rezim upah murah. Sebab, beberapa daerah lainnya akan terkena dampak negatif oleh keputusan itu.

Menurutnya, upah minimum Rp2,4 juta tidak layak untuk hidup di Jakarta, sebab biaya sewa rumah saat ini mencapai Rp600.000, biaya transortasi Rp500.000, dan biaya makan Rp990.000 (makan warteg).

Said Iqbal juga gubernur tidak memahami tentang penetapan nilai kebutuhan hidup layak (KHL) yang digunakan untuk menghitung nilai upah minimum. Karena KHL yang diputuskan pemerintah sebesar Rp2,29 juta adalah nilai KHL 2013.

Oleh karena itu, ujarnya, KHL uyang diusulkan serikat pekerja sebesar Rp2.767.320 dari menghitung nilai KHL pada 2014 secara regresi, dan bukan 2013. (RO)

Editor: Patna Budi Utami

google.co.id

UMP DKI Jakarta 2014 ditetapkan Rp2,4 juta

(ANTARA News) – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2014 sebesar Rp2.441.301, naik dibandingkan UMP tahun 2013 Rp2.200.000.

“UMP sudah diputuskan, angkanya itu Rp2.441.000 lebih dikit. Itu karena ada pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan komponen lain yang dimasukkan ke Kebutuhan Hidup Layak (KHL), keputusan dari Dewan Pengupahan Rp 2,4 juta, kesepakatan dari situ,” kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Jumat.

Jokowi mengatakan ada dua rekomendasi UMP 2014, yakni dari unsur pemerintah dengan besaran Rp2,44 juta dan unsur pengusaha sebesar Rp2,29 juta.

“Ada dua pilihan, pengusaha minta UMP sama dengan KHL. Karena dari serikat pekerja tidak hadir dalam rapat, di situ tidak terlihat ada usulan dari serikat pekerja,” kata dia.

Meski buruh menuntut UMP 2014 hingga Rp3,7 juta, Jokowi tetap pada keputusannya menetapkan UMP Rp2,4 juta.

“Tahun lalu pun sudah kita naikkan sampai hampir 50 persen. Saya kira semua keputusan ada risikonya,” kata dia.

Ke depan, Jokowi mengatakan harus ada solusi agar konflik antara pengusaha dan buruh yang terjadi setiap tahun bisa dikurangi.

“Ini harus dicarikan jalan agar hubungan mereka betul-betul jadi saling pengertian dan harmonis,” katanya.

google.co.id

Ini Besaran UMP DKI Jakarta yang Disahkan oleh Jokowi

Demo buruh tuntut kenaikan upah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menandatangani upah minimum provinsi DKI 2014 sebesar Rp 2,441 juta berdasarkan rekomendasi yang diterima dari Dewan Pengupahan DKI. “Sudah saya terima dan diteken , keputusan yang disetujui Dewan Pengupahan DKI sebesar Rp 2,441 juta,” ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Jumat (1/11).

Menurut dia, ada dua pilihan yang disampaikan kepadanya. Pertama, pengusaha minta (UMP) sama dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebesar Rp 2,299 juta. “Dewan (Pengupahan), berdasarkan rapat-rapat yang dilakukan secara maraton dan tidak dihadiri serikat pekerja muncul angka Rp 2,441 juta. Keputusan Dewan Pengupahan yaitu Rp 2,441 juta,” kata dia.

Dengan keputusan tersebut, ia berharap tidak ada lagi yang berkeberatan atau menolak. “Tahun kemarin sudah dinaikkan 50 persen sayapun digugat juga. Semua ada konsekuensi. Apa pun sudah diputuskan, saya ambil dari rapat Dewan Pengupahan DKI Jakarta,” ujar dia.

Sebelumnya, Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta, Kamis (31/10) malam mengusulkan dua rekomendasi penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2014. Rekomendasi pertama, yaitu sebesar Rp 2,299 juta atau sama dengan angka Kehidupan Hidup Layak (KHL) yang diajukan oleh pengusaha. Sedangkan rekomendasi kedua dari pemerintah sebesar Rp 2,441 juta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta Priyono mengatakan rekomendasi pemerintah berdasarkan hasil kajian ulang yang diajukan oleh pengusaha dan tuntutan buruh. Formulasi usulan diantaranya nilai KHL 2013 ditambah pertumbuhan ekonomi 2014 yang mencapai rata rata 6,15 persen.

Ia mengatakan perwakilan buruh tidak bisa menolak kedua hasil rekomendasi dengan alasan tidak diikutsertakan dalam pembahasan penetapan UMP DKI 2014. “Kita sudah beri kesempatan, tapi perwakilan buruh tidak hadir meski sudah ditunggu hingga sore,” ujarnya.

google.co.id

Jokowi Ketok UMP Jakarta Rp2.441.000

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi), meneken Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2014 sebesar Rp2.441.000. Besaran tersebut sesuai nominal yang diajukan unsur pemerintah di Dewan Pengupahan.

“Sudah, sudah (diteken),” ujar Jokowi ketika ditanya wartawan tentang UMP Jakarta pada 2014, di Balaikota Jakarta, Jumat (1/11).

UMP 2014 tersebut memiliki selisih sekitar Rp141.140 dari besaran kebutuhan hidup layak (KHL) di Ibu Kota yang diketok Jokowi beberapa bulan lalu, yakni Rp2.299.860. KHL yang ditetapkan Jokowi berpatokan pada hasil survei Dewan Pengupahan. KHL yang diusulkan Dewan Pengupahan sendiri sebesar Rp2,2 juta.

Sebelumnya, Kamis (31/10) malam, Dewan Pengupahan Jakarta mengajukan dua angka sebagai usulan UMP ke Jokowi. Dua usulan angka disodorkan karena tidak ada kata sepakat antarunsur pengusaha dan pemerintah.

“Hasilnya kami menyodorkan dua angka kepada Gubernur. Dari Apindo tetap sesuai KHL Rp2.299.860 dan satu lagi Rp2.441.000 dari unsur pemerintah,” kata anggota Dewan Pengupahan, Asrial Chaniago, ketika dihubungi Metrotvnews.com, Jakarta, Kamis malam.

Sementara, unsur buruh menolak menghadiri rapat penetapan usulan UMP itu, sejak Rabu (30/10). Pada Kamis sore, rapat tetap dilanjutkan untuk menetapkan usulan besaran UMP ke Gubernur. Sebab, menurut perundangan, UMP harus diumumkan pada 1 November 2013.(Bob)

Editor: Willy Haryono

google.co.id

Jokowi Dukung Penyelenggaraan Pasar Seni Jakarta

Metrotvnews.com, Jakarta: Ikatan Alumni ITB menyatakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberikan sambutan positif penyelenggaraan Pasar Seni Jakarta 2013 di Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK) selama tiga hari antara 3 dan 5 November mendatang.
    
“Acara itu mendapat sambutan dari Gubernur Joko Widodo,” kata Ketua Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) Jakarta Hendry Harmen, Kamis (31/10).
    
Pasar Seni Jakarta mengajak 48 seniman dari yang muda hingga senior seperti AD Pirous, Hanafi, Eddie Pramandono, Heri Dono, I Wayan Sujana, Krisna Murti dan lain sebagainya, untuk memamerkan hasil karya mereka.
    
Hendry menjelaskan, digelarnya Pasar Seni Jakarta 2013 agar seni dan budaya Indonesia dapat semakin diapresiasi oleh masyarakat, khususnya warga Jakarta.
    
“Dengan adanya ajang seni dan budaya tersebut, diharapkan akan membuat warga Jakarta lebih beretika, beradab dan berbudaya,” katanya.
    
IA ITB Jakarta, tambah dia, berinisiatif untuk menghampiri masyarakat ibu kota Indonesia itu melalui acara empat tahun sekali yang dinamakan Pasar Seni.
    
“Kali ini kami mengubah sedikit namanya menjadi Pasar Seni Jakarta,” ujarnya.
    
Namun, kali ini Pasar Seni jauh berbeda dibandingkan sebelum-sebelumnya karena dididukung oleh nama-nama seniman besar dan juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
    
Hendry menuturkan, Pasar Seni Jakarta 2013 akan menampilkan berbagai wahana atraksi dan karya seni yang akan dibagi dalam empat zona kehidupan, yaitu angin, api, air dan tanah.
    
Empat zona tersebut menjadi simulasi dari kehidupan masa lalu Jakarta yang dahulu bernama Sunda Kelapa, tempat persinggahan pedagang dari berbagai etnis dan bangsa di dunia. Kemudian empat zona unsur kehidupan akan dinikmati oleh pengunjung dipersatukan oleh Zona Antara.
    
“Di dalamnya akan ditampilkan Samudera Raksa, kapal kebanggaan yang mengarungi lautan hingga ke Madagaskar dan Pasifik,” ungkap Hendry. (Ant)

Editor: Basuki Eka Purnama

google.co.id