Snowden Siap Beber `Dosa` Intelijen AS ke Pihak Jerman

Snowden Siap Beber `Dosa` Intelijen AS ke Pihak Jerman
Edward Snowden (bbc.co.uk)

Liputan6.com, Berlin : Jerman sedang kesal dengan Amerika Serikat, menyusul dugaan Badan Keamanan Nasional AS (NSA) menyadap ponsel Kanselir Angela Merkel. Bahkan selama 10 tahun!

Merkel sudah menelepon langsung Presiden AS Barack Obama, menuntut penjelasan. Petinggi intelijen pun dikirim ke Washington DC. Dan kini, pemerintah Jerman merasa perlu mendengar informasi langsung dari mantan kontraktor NSA, Edward Snowden, sang pembocor.

“Jika Snowden ingin memberikan informasi, dengan senang hati kami akan menerimanya,” kata Menteri Dalam Negeri Jerman, Hans-Peter Friedrich, seperti dimuat BBC, Jumat (1/11/2013).

“Apapun klarifikasi, informasi, dan fakta yang bisa kami dapatkan dari dia, akan berguna.”

Secara terpisah, pengacara Snowden, Anatoly Kucherena mengatakan, pertemuan dimungkinkan dilakukan di Moskow — tempat Snowden tinggal setelah mendapat suaka dari Rusia. Bukan di Jerman.

Sebelum niat pemerintah Jerman terlaksana, secara mengejutkan, politisi dari Partai Hijau Jerman, Hans-Christian Stroebele lebih dulu bertemu Snowden di Moskow.

Dari pertemuan itu Stroebele mengetahui bahwa Snowden siap membeberkan pada Jerman tentang seluk-beluk spionase AS.

Tak sekedar omongan, Stroebele juga menunjukkan surat dari Snowden yang menegaskan sikapnya yang bersedia bekerja sama dengan Jerman untuk membongkar aksi intelijen AS yang dinilainya melanggar hukum.

Menurut Stroebele, Snowden ingin agar penyidik Jerman menemuinya di Moskow. Namun, mau saja ke Jerman, dengan syarat, keamanannya dijamin, tak lantas diekstradisi ke AS.

Menlu AS Akui NSA Kelewatan

Usianya baru 30 tahun, namun Edward Snowden mampu membuat AS kalang kabut. Rahasia aksi mata-mata AS yang ia bocorkan bahkan dianggap menyebabkan efek yang lebih serius ketimbang apa yang dilakukan Bradley Manning saat membocorkan ribuan kawat diplomatik AS ke situs Wikileaks.

Sejumlah kepala negara disebut-disebut menjadi target penyadapan AS: Meksiko, Brasil, Prancis, Jerman, Spanyol, bahkan Indonesia — yang diduga melibatkan Australia.

Sementara, Kementerian Luar Negeri RI telah memanggil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty soal kabar penyadapan, Jumat pagi tadi.

China pun belakangan menuntut penjelasan dari AS, menyusul kabar dugaan penyadapan NSA terhadap Tiongkok lewat fasilitas intelijennya di kedutaan dan konsulat di Beijing, Shanghai, dan Chengdu.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry tak menampik, intelejennya seringkali bertindak berlebihan.

Ia berjanji, bersama Obama, akan mencegah agar tidak ada lagi tindakan yang berlebihan dilakukan oleh NSA di masa depan. (Alv/Ein)

google.co.id

Hayono Isman: Perkuat Intelijen Antisipasi Penyadapan Negara Lain

Hayono Isman

REPUBLIKA.CO.ID,BLITAR — Anggota Komisi I DPR Hayono Isman meminta agar intelijen lebih diperkuat lagi pascakemungkinan adanya penyadapan yang dilakukan oleh Amerika Serikat.”Mari kita pahami, semua negara melakukan kegiatan mematai, bukan hanya Amerika. Bahkan, Amerika sendiri sering kebobolan,” katanya, seusai ziarah ke makam mantan Presiden pertama RI Soekarno di Blitar, Jumat (1/11).      

Ia mengaku menyesalkan adanya kemungkinan penyadapan yang dilakukan oleh Amerika Serikat, padahal dua negara ini (Amerika-Indonesia ataupun Indonesia dengan negara lain) bisa menjadi sahabat. “Sesama negara sahabat kok saling mematai,” kata mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era 1993-1998, singkat.      

Untuk itu, kata dia, pemerintah harus lebih teliti dan lebih memperkuat intelijen, agar Indonesia terhidar dari hal yang demikian (aksi penyadapan).      

Namun, ia juga menyebut, aksi penyadapan itu bisa menganggu hubungan bilateral, namun hal ia berharap intelijen di Indonesia bisa berbenah diri, agar hal serupa tidak terjadi.      

Badan Intelijen Negara melakukan pendalaman terhadap kemungkinan penyadapan oleh Amerika Serikat. Hal itu diungkapkan oleh Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.      

Ia menyatakan BIN sedang melakukan pendalaman informasi tersebut dengan meminta penjelasan “counterpart” Amerika Serikat yang ada di Jakarta.      

google.co.id

Minta Polisi dan Intelijen Telusuri Bunda Putri, Presiden Panik

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta aparat kepolisian dan intelijen untuk menelusuri sosok Bunda Putri, langkah ini dikritisi oleh pengamat. Presiden dinilai berlebihan dan panik.

“Presiden panik, ini terlihat dari langkahnya yang meminta polisi dan intelijen untuk menelusuri Bunda Putri. Ini sesuatu yang berlebihan,” kata pengamat politik UI Hamdi Muluk ketika dihubungi, Senin (14/10).

Hamdi yang juga pakar psikologi politik ini memaparkan, SBY nampaknya tidak bisa memisahkan urusan antara pribadi dan sebagai kepala negara. Langkah yang dilakukan SBY dengan menginstruksikan polisi dan intelijen untuk menelusuri Bunda Putri itulah yang menguatkan dugaan Hamdi bahwa SBY sudah panik.

Diingatkan Hamdi, seharusnya kepala negara tidak usah menanggapi secara berlebihan atas pernyataan Luthfi Hasan Ishaq yang menyebut Bunda Putri kenal SBY dan mengetahui rencana reshuffle. SBY, dikatakan Hamdi, seharusnya meminta KPK atau pengadilan menghadirkan saja Bunda Putri dipersidangan.

“Kalau ingin menanggapi, seharusnya presiden tinggal minta KPK dan pengadilan hadirkan Bunda Putri karena namanya disebut-sebut dalam persidangan,” kata Hamdi seraya mengingatkan kepala negara pun tidak bisa mengintervensi pengadilan dan proses hukum.

Langkah SBY yang meminta polisi dan kejaksaan menelusuri Bunda Putri pun dikatakan Hamdi sama saja melakukan kesalahan untuk yang kedua kalinya. Menurut Hamdi, masyarakat sudah mengetahui sosok Bunda Putri dari media massa yang mengupas habis sosoknya.

“Dua kali SBY melakukan blunder (kesalahan yang tidak perlu), saat menyebut Luthfi pembohong, lalu saat memerintahkan polisi dan intel telusuri Bunda Putri. Padahal masyarakat sudah mengetahui siapa Bunda Putri itu dari media massa, untuk apa lagi presiden minta telusuri,” heran Hamdi.

Pernyataan SBY yang menyebut Luthfi berbohong di pengadilan menurut Hamdi seharusnya tidak dilakukan. SBY disarankan Hamdi cukup menanggapi tenang saja semua tudingan dan pernyataan Luthfi dipengadilan, hal itu karena Luthfi berada dibawah sumpah persidangan.

Seperti diketahui Kapolri Jendral Timur Pradopo dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam mengakui kepolisian dan intelijen telah diminta Presiden SBY untuk menelusuri sosok Bunda Putri. Kalangan Istana termasuk Presiden SBY secara tegas membantah mengenal dengan sosok ini.

Anehnya, instruksi kepala negara itu bukan untuk diketahui publik. Informasi terkait Bunda Putri hanya untuk dikonsumsi Presiden SBY semata.

Bunda Putri sendiri diketahui adalah istri dari Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian. Ia disebut-sebut mengenal dan dekat dengan sejumlah pejabat, ia pun dinilai kerap menghubungkan sejumlah proyek pemerintah dengan kontraktor.

Sejauh ini nama Bunda Putri disebut-sebut dalam korupsi suap impor daging sapi yang menempatkan mantan ketua umum PKS Luthfi Hasan Ishaq dan Ahmad Fathanah sebagai terdakwa.

Lebih jauh, Hamdi mengritik SBY yang mudah emosional dan responsif terhadap isu yang menyangkut dirinya. Hamdi bahkan membandingkan reaksi SBY dengan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang cenderung tenang menghadapi sejumlah tudingan.

“Saya justru melihat Anas lebih tenang ketimbang SBY, Anas dulu dituduh habis-habisan oleh Nazar (M. Nazarudin – terdakwa kasus korupsi Hambalang). Tapi Anas tenang saja, berbeda dengan SBY yang juga ketua umum menggantikan Anas,” tutup Hamdi. (Fidel Ali Permana)

Editor: Afwan Albasit

metrotvnews.com

Dugaan kuat ada gerakan intelijen dalam kasus narkoba Akil

LENSAINDONESIA.COM: Belum ditemukannya terkait siapa pemilik narkoba yang ditemukan diruang kerja ketua non-aktif Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar membuat politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Yani menduga kuat jika ada permainan intelijen dalam penemuan barang haram tersebut.

“Gerakan intelijen bisa juga terjadi. Tapi, saya tidak menyebut ini intelijen negara, bisa saja intelijen swasta. Ini konspirasi, kan sudah biasa kalau ada mobil digeledah tiba-tiba ditemukan narkotika,” ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/10/2013).

Baca juga: PDIP tuding ada kekuatan penguasa back up Akil dan Mahfud "oye aja" MK menangkan tersangka suap jadi Bupati Gunung-Mas

Dalam analisi anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP ini, bahwa Konspirasi itu diduga tidak hanya untuk menghancurkan Akil Mochtar secara personal, namun juga untuk menghancurkan wibawa MK secara kelembagaan.

“Seperti ingin menghancurkan MK. Bukan hanya Akil, tapi lembaga secara keseluruhan. Karena selama ini MK seperti Tuhan, selain KPK,” imbuh Yani.

Ia pun menegasnya, pihaknya akan meminta KPK untuk menjelaskan asal muasal narkotika saat penggeledahan ruang kerja Akil Mochtar. Apalagi, tidak ada satu pun petugas di MK yang melihat keberadaan narkoba itu di tempat awal ketika penggeledahan dilakukan. Sementara, mereka hanya ditunjukkan ketika empat linting ganja dan dua pil mengandung sabu itu teletak di atas meja. @firdausi

alexa

ComScore
Quantcast

counter customisable

Google Analytics NOscript

lensaindonesia.com

A Yani: Ada Intelijen Ingin Hancurkan Wibawa MK

A Yani: Ada Intelijen Ingin Hancurkan Wibawa MK

Headline

Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Yani – inilah.com

inilah.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Yani menduga ada intelijen bermain dalam kasus temuan narkoba di ruangan kerja Ketua nonaktif Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Muchtar. Sebab, Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak dapat membuktikan Akil Muchtar sebagai pemakai narkoba.

Menurut Yani, gerakan intelijen sangat kuat untuk menghancurkan wibawa MK.
“Ada gerakan intelijen bisa juga terjadi. Tapi saya tidak menyebut ini intelijen negara loh, bisa saja intelijen swasta. Ini konspirasi, kan sudah biasa kalau ada mobil digeledah tiba-tiba ditemukan narkotika. Nah ini harus bisa dijelaskan KPK,” kata Yani.

Menurut dia, konspirasi itu diduga tidak hanya untuk menghancurkan Akil secara pribadi, namun untuk menghancurkan wibawa lembaga tinggi negara tersebut.

“Seperti ingin menghancurkan MK, bukan hanya Akil tapi lembaga secara keseluruhan. Karena kan selama ini MK seperti Tuhan selain KPK,” kata politikus PPP itu.

Seperti diketahui, Akil Mochtar sempat diduga mengonsumsi narkoba. Hal itu setelah satuan tugas penyidik KPK menemukan tiga linting ganja dan dua butir pil sabu warna hijau dan ungu saat menggeledah ruang kerja Akil, Kamis lalu. Penemuan itu sempat membuat publik berprasangka bahwa Akil mengonsumi barang terlarang itu. BNN kemudian melakukan test urine terhadap Akil Mochtar dan hasilnya negatif. [yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Inilah Porsi Latihan untuk Timnas Senior Hari Ini

    Inilah Porsi Latihan untuk Timnas Senior Hari Ini

  • Si Kora Maskot Pemilu 2014

    Si Kora Maskot Pemilu 2014

Inilah.com

DPR awasi penggunaan alat intelijen Kemhan

(ANTARA News) – Dewan Perwakilan Rakyat akan mengawasi penggunaan alat intelijen yang dimiliki Kementerian Pertahanan khususnya alat sadap yang digunakan Badan Intelijen Strategis (BAIS) agar tidak disalahgunakan.

“Tentu kita tidak ingin TNI dan organisasi di dalamnya digunakan untuk kepentingan politik. Namun kami tetap berpegang pada pernyataan Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang akan menjaga institusinya netral di Pemilu 2014,” kata Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan kekhawatiran beberapa pihak terhadap penyalahgunaan alat intelijen tersebut penting diperhatikan. Karena menurut dia, masyarakat Indonesia tidak ingin TNI masuk kembali dalam kepentingan politik.

“Sebab kalau TNI masuk dalam kepentingan politik, maka sangat mungkin instrumen atau unit intelijen TNI bisa terseret di dalamnya,” ujar Mahfudz.

Dia menegaskan bahwa DPR akan menggunakan fungsi kontrolnya dan mengingatkan TNI agar tetap bersikap netral dalam Pemilu 2014. Menurut dia, peran TNI yang netral tersebut sangat dibutuhkan untuk kesuksesan pemilu mendatang.

Mahfudz menjelaskan modernisasi peralatan untuk BAIS sudah lama dirancang dan direncanakan, salah satunya peralatan intelijen termasuk alat sadap. Namun menurut dia, pengadaan alat sadap tersebut baru bisa direalisasikan pada akhir tahun ini, dan beberapa peralatan intelijen yang lain sudah terwujud dalam beberapa tahun lalu.

“Ini bagian dari perencanaan dan semestinya terealisasikan beberapa tahun lalu. Namun, karena kendala dari sisi pembiayaan sehingga baru terealisasikan tahun ini,” katanya.

Sebelumnya Kementerian Pertahanan menegaskan pengadaan alat intelijen yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk mengamankan informasi strategis Tentara Nasional Indonesia, bukan untuk menyadap rakyat Indonesia.

“Pengadaan peralatan intelijen tersebut bertujuan agar proses pertukaran informasi antara Badan Intelijen Strategis TNI dengan kantor-kantor Atase Pertahanan RI di luar negeri dapat berjalan aman dan kedap dari gangguan,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Sisriadi di Jakarta, Rabu (26/9).

Dia menjelaskan peralatan tersebut sangat diperlukan untuk menjamin pengiriman data atau informasi strategis tidak terganggu atau tersadap pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Selain itu, Sisriadi juga menegaskan peralatan intelijen itu tidak akan digunakan untuk kepentingan politik praktis sesuai penjelasan Panglima TNI bahwa jajarannya menunjung tinggi komitmen netralitas dan tidak masuk dalam urusan politik praktis menjelang Pemilu 2014.
(I028/S024)

google.co.id