73 Anggota DPR Setuju Hak Angket Century

73 Anggota DPR Setuju Hak Angket Century


Usaha membentuk panitia hak angket DPR dalam kasus dana talangan ke Bank Century mulai mendapat dukungan dari sejumlah fraksi. Fraksi PDI Perjuangan sebagai penggagas berhasil mengumpulkan 73 tandatangan dari tujuh fraksi di DPR. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Gayus Lumbuun mengatakan, ke-73 orang yang menandatangani pembentukan panitia hak angket tersebut berasal dari tujuh fraksi, yakni PDI Perjuangan, Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, Hati Nurani Rakyat dan Gerakan Indonesia Raya. Fraksi PDI Perjuangan berharap Fraksi Demokrat mau mendukung angket Bank Century sebagai bukti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap pemberantasan korupsi. Gayuus menambahkan, ada tiga orang yang perlu diperiksa dalam kasus Bank Century, yakni Gubernur Bank Indonesia, Menteri Keuangan dan pemilik atau pimpnan Bank Century. Rencananya, sore ini tim kecil akan menyempurnakan laporan untuk dibawa ke Badan Musyaarah DPR, Kamis (12/11/2009) besok. Desakan membentuk panitia angket DPR mencuat setelah ada dugaan dana talangan ke Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun penuh penyelewengan. —

Parpol Berebut Hary Tanoe

Parpol Berebut Hary Tanoe

Headline

Hary Tanoesoedibjo mengundurkan diri dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) – Inilah.com/Agus Priatna

inilah.com, Jakarta – Pengunduran diri Hary Tanoesoedibjo dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) disambut oleh beberapa partai politik (parpol).

Hary kini ibarat gadis cantik. Dana dan jaringan media yang dimilikinya menjadi incaran. NasDem yang merupakan parpol baru, bisa langsung menjadi partai peserta Pemilihan Umum 2014 karena didukung penuh Hary.

Kini Hary menjadi incaran parpol-parpol yang sudah mapan. Sampai saat ini, sudah tiga parpol yang secara tegas menyatakan kesiapannya untuk menampung Hary. Yakni, yakni Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat.

Hanura adalah salah satu yang terang-terangan sudah membangun komunikasi dengan Hary. Bahkan Hanura mempersiapkan tempat khusus untuk bos Grup MNC tersebut. “Pokoknya posisi yang layak untuknya,” kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Akbar Faisal kepada inilah.com, Jakarta, Senin (21/1/2013).

PKB akan menempatkan Hary sebagai salah satu petinggi partai. “PKB siap terima HT dan akan nyaman di PKB. Bisa menjadi ketua dewan pakar atau masuk jajaran teras pengurus DPP,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKB Marwan Jafar.

Sedangkan, Demokrat siap menerima dengan tangan terbuka. Hary bukanlah orang asing bagi partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut. “Selama ini kita juga berhubungan baik dengan Hary Tanoe,” kata politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul.

Hary sedang memikirkan tiga alternatif setelah keluar dari NasDem, yakni mendirikan ormas, partai baru atau bergabung dengan partai lain yang sudah menjadi peserta Pemilu 2014. Ia butuh waktu untuk menentukan langkah berikutnya. [rok]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Solusi Utang AS Dongkrak Rupiah

    Solusi Utang AS Dongkrak Rupiah

  • Timnas Kekurangan Stok Penyerang

    Timnas Kekurangan Stok Penyerang

Hanura Akan Tempatkan Hary Tanoe Sebagai Petinggi

Hanura Akan Tempatkan Hary Tanoe Sebagai Petinggi

Headline

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Akbar Faisal – IST

inilah.com, Jakarta – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) akan mempersiapkan tempat khusus untuk Hary Tanoesoedibjo.

“Pokoknya posisi yang layak untuknya,” kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Akbar Faisal kepada inilah.com, Jakarta, Senin (21/1/2013).

Hary Tanoe akan melepas jabatannya sebagai ketua dewan pakar Partai Nasional Demokrat (NasDem). Hanura siap menampung bos media itu.

“Pasti salah satu petinggi. Tapi itu otoritas Pak Wiranto sebagi ketua umum partai,” tegas Akbar. [rok]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Hary Tanoe Berat Hati Mundur dari NasDem

    Hary Tanoe Berat Hati Mundur dari NasDem

  • SBY: Warga Pinggir Sungai di DKI Harus Direlokasi

    SBY: Warga Pinggir Sungai di DKI Harus Direlokasi

16 Parpol Lolos Verifikasi Administrasi

16 Parpol Lolos Verifikasi Administrasi


Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum akhirnya mengumumkan hasil verifikasi partai politik calon peserta Pemilu 2012. Sebanyak 16 parpol dinyatakan lolos, sementara 18 lainnya tidak. Seluruh parpol besar berhasil melewati verifikasi tahap awal, yakni Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golongan Karya, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Hati Nurani Rakyat. Partai pendatang baru, yakni Partai NasDem juga dinyatakan lolos. “Parpol yang tidak lolos tidak memenuhi sebagian atau keseluruhan syarat-syarat minimum yang ditentukan, seperti 100 kepengurusan di tingkat provinsi,” ucap Ketua KPU Husni Kamil Malik, Jakarta, Ahad (28/10). “Tugas kami adalah memastikan parpol yang mendaftar Pemilu sudah memenuhi ketentuan undang-undang.” Belasan parpol yang tidak lolos di antaranya Partai Demokrasi Kebangsaan, Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia, Partai Kongres, Partai Serikat Independen, Partai Damai Sejahtera, Partai Republik, dan lainnya. Berikut 16 parpol yang lolos verifikasi administrasi KPU : 1. Partai NasDem 2. PDI Perjuangan 3. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 4. Partai Bulan Bintang (PBB) 5. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 6. Partai Amanat Nasional (PAN) 7. Partai Golkar 8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 9. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 10. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) 11. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 12

Tak Lolos Verifikasi, Tiga Parpol Datangi KPU

Tak Lolos Verifikasi, Tiga Parpol Datangi KPU


Jakarta, (tvOne). Senin, 29 Oktober 2012 19:26 WIB Tiga partai yang dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi, mendatangi Kantor KPU. Mereka mempertanyakan alasan tidaklolosnya partai politik mereka. =============== PEMILU 2014: Ini Dia Daftar Parpol yang Lolos & Gagal Verifikasi (antara) JAKARTA — Hari ini 16 partai politik yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi akan menjalani verifikasi faktual. Menurut anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum Hadar Navis Gumay, seperti dikutip Antara, Minggu (28/10) proses verifikasi faktual diperkirakan akan lebih berat dibanding verifikasi administrasi. Kesulitan bisa jadi muncul karena temuan sejumlah perbedaan dari data yang ada. Berikut 16 parpol yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi oleh KPU, Minggu: 1. Partai Nasional Demokrat (Nasdem) 2. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 3. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 4. Partai Bulan Bintang (PBB) 5. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 6. Partai Amanat Nasional (PAN) 7. Partai Golongan Karya (Golkar) 8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 9. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 10. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) 11. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 12. Partai Demokrat 13. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 14. Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) 15. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) 16. Partai Persatuan Nasional (PPN) Sementara itu, 18 parpol yang dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi adalah: 1. Partai Demokrasi

Penentuan Nomor Urut Parpol

Penentuan Nomor Urut Parpol


Penetapan nomor urut parpol ditetapkan hari Senin. Parpol baru Nasional Demokrat mendapatkan nomor urut 1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) nomor 2, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nomor 3, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) nomor 4, Partai Golongan Karya (Partai Golkar) nomor 5, Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra) nomor 6, Partai Demokrat nomor 7, Partai Amanat Nasional (PAN) nomor 8, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor 9, dan Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura) nomor 10. (KOMPAS TV)