Nasional | Hari Ini, KPK Periksa Gubernur Riau

Hari Ini, KPK Periksa Gubernur Riau

Corruption Eradication Commission (KPK) is an extraordinary government law-enforcement body set up at the end of 2003 to fight corruption. (illustration)

, PEKANBARU — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan Gubernur Riau HM Rusli Zainal pada Jumat (25/1), sebagai saksi untuk tujuh anggota DPRD Riau, tersangka suap PON XVIII 2012.

“Jadwal pemeriksaan untuk Gubernur Riau dimulai pada pukul 10.00 WIB di Gedung KPK, Jakarta,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi ketika dihubungi ANTARA Pekanbaru per telepon, Kamis.

Rusli Zainal menurut Johan diperiksa sebagai Ketua Umum Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB-PON) XVIII 2012.

Ditanya mengenai “Jumat kramat”, Johan mengaku segala sesuatunya bisa terjadi kapan saja, termasuk pada Jumat 25 Januari.

Kemungkinan juga, kata dia, Rusli bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Riau, menyangkut dugaan suap atas rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) No.6 2010 tentang Proyek Arena Menembak dan Perda No.5 2008 tentang Stadion Utama PON.

“Tidak tahu apakah besok itu penyidik menahan Rusli, karena statusnya juga masih sebagai saksi,” katanya.

Kasus suap PON XVIII awalnya terbongkar saat KPK menangkap tujuh anggota DPRD Riau dengan barang bukti uang tunai senilai Rp900 juta pada 3 April 2012. Kemudian dua di antara mereka ditetapkan sebagai tersangka, yakni Faizal Azwan dari Partai Golkar dan M Dunir dari Partai Kebangkitan Bangsa.

Kepala Seksi Pengembangan Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga setempat, Eka Darma Putra, dan Manajer Pemasaran PT Pembangunan Perumahan, Rahmat Syaputra, ikut tertangkap dan dijadikan tersangka.

Kemudian menyusul Lukman Abbas selaku mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau serta delapan anggota DPRD Riau, yaitu Taufan Andoso Yakin, Adrian Ali, Abu Bakar Siddik, Tengku Muhaza, Zulfan Heri, Syarief Hidayat, Moh Roem Zein, dan Turoechsan Asyari.

Terkait dengan peran Rusli, sejumlah saksi maupun petunjuk menguatkan keterlibatan politisi Partai Golkar itu. Semisal saat dipersidangan, Lukman Abbas yang mengaku diperintah gubernur untuk memberi uang lelah kepada anggota DPRD Riau terkait dengan pembahasan anggaran tambahan PON. Gubernur juga diduga menerima uang senilai Rp500 juta dari rekanan proyek.

Iklan HARI IBU – PAN

Iklan HARI IBU - PAN


“Ibu.. Keringat dan air mata telah kau cucurkan karenaku.. Sebagai balasannya, kau hanya minta aku jadi orang baik..” “Ibu.., harta telah kau korbankan untukku.. Sebagai imbalannya, kau hanya minta aku jadi orang jujur..” “Ibu.., nyawa telah kau pertaruhkan demi aku.. Sebagai tebusannya, kau hanya minta aku jadi orang bermanfaat..” “Terima kasih Ibu.. Aku ingin menjadi seperti yang engkau pinta..” “SELAMAT HARI IBU..” Dari PAN Untuk Semua Ibu di Indonesia Agency by Fastcomm

Sutarman Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini

Sutarman Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini
Kabreskrim Polri Komjen Pol Sutarman (Liputan6.com/Danu Baharuddin)

Liputan6.com, Jakarta : Komisaris Jenderal Pol Sutarman akan dilantik menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hari ini, menggantikan Jenderal Pol Timur Pradopo.

Berdasarkan informasi yang diterima Liputan6.com, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan memimpin pelantikan Sutarman di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/10/2013), sore pukul 15.00 WIB nanti.

Sebelumnya, dalam rapat paripurna, Selasa 22 Oktober 2013 lalu, DPR menetapkan Sutarman sebagai kapolri terpilih. Ketua Komisi III DPR Pieter C Zulkifli menyampaikan laporan hasil uji kepatutan dan kelayakan terhadap Sutarman yang dilakukan pada 17 Oktober lalu. Dalam hasil uji tersebut, seluruh fraksi sepakat mengangkat Komjen Sutarman sebagai Kapolri.

Sutarman lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 5 Oktober 1957. Berdasar rekam jejaknya, Sutarman pernah menduduki sejumlah jabatan penting di institusi kepolisian.

Sutarman merupakan lulusan Akpol tahun 1981. Di awal kariernya, pada 1982, Sutarman menjadi Kepala Staf Lalu Lintas Polres bandung, Jawa Barat. Pada tahun 1982 itu pula, Sutarman menjadi Kapolsek Dayeuh, Bandung. Selanjutnya, pada tahun 1983 dia menjabat sebagai Kasat lantas Polres Sumedang.

Pada 1986, Sutarman diangkat menjadi Komandan Kompi Taruna Akademi Polisi. Pada 1988, dia menjadi Kasubbag Renset Dit Pers Polda Metro Jaya. Setahun kemudian, 1989, Sutarman menjadi Kapolsek Metro kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dua tahun kemudian, 1991, Sutarman digeser ke Jakarta Utara, menempati pos sebagai Kapolsek Metro Penjaringan.

Pada 1993, Sutarman menjadi Perwira Bantu Muda III/Pembinaan Karier Spers ABRI. Kemudian tahun 1995, Sutarman menjabat Kepala Bagian Pembinaan Ketertiban Masyarakat Polda Metro Jaya. Setahun kemudian, tahun 1996, Sutarman menjabat sebagai Kepala Pusat Pengendalian Operasi Kepolisian Wilayah Timor Timur Polda Nusa Tenggara.

Tahun 1996 itu pula, Sutarman mulai menjabat sebagai Kapolres Lombok Timur. Di tahun 1997, Sutarman berganti jabatan sebanyak 3 kali. Pada 1999, Sutarman menjadi Kapolres Bekasi.

Karier Sutarman mulai moncer pada tahun 2000. Tahun itu, Sutarman diangkat menjadi ajudan Presiden Abdurrahman Wahid. Pada 2001, Sutarman menjadi Kepala Kepolisian Kota Besar Palembang, Sumatera Selatan. Dan pada 2003 dia menjadi Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Timur. Tahun 2004, Sutarman menjadi Kapolwiltabes Surabaya, Jawa Timur.

Mulai tahun 2005, Sutarman mulai menjabat sebagai Kapolda. Tahun itu, dia menjadi Kapolda Kepulauan Riau. Pada 2008, dia menjadi Kepala Sekolah Lanjutan Perwira Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri.

Sementara, pada 2010, ia diangkat menjadi Kapolda Jawa Barat. Pada tahun yang sama, Sutarman menggantikan Timur Pradopo menjadi Kapolda Metro Jaya. Sedangkan pada 6 Juli 2011, dia diangkat menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri menggantikan Ito Sumardi yang memasuki masa pensiun. (Riz)

liputan6.com

Indonesia rayakan hari jadi PBB ke-68

(ANTARA News)”>

Perserikatan Bangsa Bangsa PBB (ANTARA News)

Berita Terkait
  • Pesawat PD II koleksi museum jatuh saat terbang

  • KBRI Belanda resmikan organisasi pemuda

  • Pelatih asal Prancis Bruno Metsu meninggal dunia

  • DNA kuno bantu ungkap ragam genetik Eropa

  • Mal kuno ditemukan di Yunani

Galeri Terkait

Pemeriksaan Sandiaga Uno
Pemeriksaan Sandiaga Uno

Pameran Benda Kuno
Pameran Benda Kuno

Video Terkait

Kemlu Konferensi Video Bersama 71 Perwakilan RI
Kemlu Konferensi Video …

Seleksi CPNS Kemlu
Seleksi CPNS Kemlu

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Luar Negeri dan perwakilan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di Indonesia merayakan Hari Jadi PBB ke-68 dengan menyelenggarakan seminar dan pameran foto bertema Kemitraan RI-PBB.

Seminar yang bertajuk “Kemitraan Indonesia-PBB Menuju Masa Depan” dan pameran 87 foto kegiatan PBB di Indonesia dan Indonesia di kancah PBB tersebut dibuka secara resmi di kompleks Kemlu, Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis.

Seminar dalam rangkaian “Hari PBB” tersebut berlangsung setengah hari, sementara pameran foto Indonesia-PBB di Gedung Pancasila akan dibuka untuk umum hingga 30 Oktober 2013.

“Perayaan hari ini seharusnya menjadi momen untuk mempertahankan eratnya kemitraan kita di masa lalu dan memproyeksikan yang harus ditingkatkan di masa depan,” kata Direktur Jenderal Hubungan Multilateral Kemlu Hasan Kleib dalam pidato sambutan pembukaan seminar di Gedung Nusantara, Kemlu, Jakarta, Kamis.

Menurut Hasan, pemerintah dan rakyat Indonesia mendukung penuh misi PBB di bidang hak asasi manusia, pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kemitraan yang setara.

Oleh karena itu, Hasan menambahkan Indonesia dan PBB perlu menemukan cara-cara baru untuk berkontribusi membentuk kemitraan yang lebih baik, lebih luas dan dalam di masa depan.

Sementara itu, Koordinator Badan-badan PBB di Indonesia Douglas Broderick mengatakan Indonesia memiliki peran yang besar dalam memberikan contoh kepada masyarakat global tentang bagaimana mengarahkan pertumbuhan ekonomi dan mempromosikan perdamaian.

Indonesia telah berpartisipasi dalam Pasukan Perdamaian PBB sejak 1957 dan bertugas di enam wilayah konflik yang berbeda dan sekarang, Broderick menggarisbawahi usaha Indonesia untuk mencapai target sepuluh besar negara yang berkontribusi dalam misi PBB dengan mengirim 3.500 pasukan hingga 2014.

Selain itu, Indonesia juga menjadi negara pertama di dunia yang dianugerahi PBB sebagai Pemenang Global dalam Pengurangan Risiko Bencana pada 2011.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga terpilh sebagai salah satu ketua dalam Panel Tingkat Tinggi (HLPEP) PBB untuk Agenda Pertumbuhan Pasca-2015 bersama Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf pada Mei 2013.

“Ini adalah saat yang tepat bagi Indonesia untuk memperoleh perhatian dunia atas komitmennya yang mengakar kuat kepada PBB,” kata Broderick.

Broderick menambahkan sebagai negara demokratis dan pluralistik dengan pertumbuhan generasi muda yang dinamis, Indonesia akan menjadi tumpuan untuk mendukung PBB di masa yang akan datang.

“Kami menyambut baik ikatan antara PBB dan Indonesia di dalam kemitraan, dan kami mengapresiasi usaha untuk membawa sejarah dan capaian kita di masa lalu, serta rencana kita di masa depan kepada publik melalui rangkaian acara Hari PBB ini,” kata dia.

(A060/H-KWR)

google.co.id