Nasional | Goyang! Garda NasDem Malah Dangdutan Hadapi 800-an Kader yang Mundur


(Foto: Ahmad Juwari/detikcom)

Jakarta – Sekitar 800-an kader yang mundur dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) melempar-lempar kaos NasDem dan merobek-robek Kartu Tanda Anggota (KTA). Di halaman kantor NasDem, malah gelar panggung dan joged-joged.

Pantauan detikcom, di halaman gedung NasDem, Jalan RP Soeroso, Menteng, Jumat (25/1/2013), 50-an personel Garda NasDem tak menanggapi aksi di luar pagar. Mereka malah menggelar acara syukuran atas Kongres NasDem di Jakarta Convention Center (JCC).

Tampak panggung 3×6 meter berkarpet merah di halaman kantor Partai NasDem. Ada orkes musik dangdut beserta 2 penyanyi perempuan bergaya seksi di atas panggung.

Dengan sound system keras-keras dan berjoged-joged. “ABG tua tingkahmu semakin gila, kau menjerat semua wanitaaa,” begitu dendang dangdut koplo yang kencang berhembus dari sound system dari penyanyi di atas panggung.

Tak pelak adu keras antara orasi dan dangdut ini mewarnai suasana. Ada sekitar 3 kompi polisi dan 7 truk polisi bersiaga di satu-satunya partai baru yang lolos verifikasi KPU untuk Pemilu 2014 ini.

(nwk/mad)

Indonesia Bakal Hadapi Proses Ageing

Kepala Bappenas Armida Alisjahbana

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Pemerintah Indonesia harus siap menghadapi proses ageing masyarakat di masa depan. Menurut proyeksi penduduk 2035 berbasis sensus 2010, pada tahun 2020 sekitar 10 persen lebih penduduk Indonesia diatas usia 60 tahun.

“Eropa sudah alami ini, Jepang, dan juga Cina. Kita juga alami ini, karena itu dari proyeksi yang ada sudah terlihat dan sekarang kita sudah harus siap-siap kalau tidak akan telat,” ungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, Armida Alisjahbana di Bogor, Jawa Barat, SAbtu (2/11).

Hal tersebut, ia melanjutkan, dialami AS. Itu sebabnya, mereka menyiapkan satu formula yakni yang dikenal dengan Obamacare. Dalam merumuskan ini bayangkan betapa rumitnya.

Ketika sudah diberlakukan sebagai Undang-undang pun Obamacare tak mulus dijalankan. “Obamacare baru bisa sekarang itupun tertahan kongres,” kata dia.

Di Eropa, antisipasi terhadap proses ageing ini dimulai dengan menaikan usia pensiun. Ini dilakukan di beberapa negara Eropa lantaran para pensiunan ini mendapat uang pensiun 70 persen dari gaji. Itu sebabnya, apabila tidak dinaikan, Eropa akan mengalami beban fiskal yang berat.

Bagaimana dengan Indonesia? Armida mengungkap pemerintah sudah memulainya dengan peresmian Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS). Ini merupakan kesiapan pemerintah menyambut proses ageing penduduk Indonesia. “BPJS inikan sudah transformatif sekali,” kata dia.

google.co.id

Pemerintah Siap Hadapi Jepang di Arbitrase Inalum

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pemerintah Indonesia siap jika pihak Nippon Asahan Aluminium Ltd (NAA) hendak membawa penyelesaian pembelian transfer saham PT Indonesia Asahan Aluminium sebesar 58,88%.

Pemerintah bertahan membayar setinggi-tingginya Rp7 triliun seperti dianggarkan dalam APBN P 2012 dan 2013.

“Jangan sampai sekedar selesai saja. Kalau nggak menguntungkan kita ya kita harus siap bahkan dengan arbitrase sekalipun. Saya rasa tim perunding akan berusaha semaksimal mungkin. Kami lihat kalau tidak bisa tidak arbitrase, ya arbitrase. Kalau arbitrase, ya kami hadapi,” ujar Chatib ditemui di kantornya, Jumat (1/11).

Nilai buku yang terakhir disebut pemerintah hampir disepakati dengan Jepang adalah US$ 558 juta atau jika dihitung dengan kurs Rp10.800 perdolar AS, maka setara dengan Rp6,03 triliun.

Pagu yang sudah dianggarkan pemerintah untuk pengambilalihan Inalum adalah Rp2 triliun pada APBN P 2012 dan Rp5 triliun di APBN P 2013.

Kabar terakhir yang diterima Kementerian Perindustrian, pihak NAA memutuskan untuk maju ke International Centre for Settlement of Investment Dispute (ICSID) seperti diatur pada Master Agreement for the Asahan Hydroelectric and Aluminium Project pada Kamis (31/10) sekitar pukul 6 sore.

Surat yang dilayangkan NAA ke Kemenperin selaku pimpinan tim pengambilalihan Inalum tidak menyebut mekanisme pengambilalihan. (Gayatri)

Editor: Edwin Tirani

google.co.id

Pemprov DKI Siap Hadapi Musim Penghujan 2013


Foto: Ilustrasi (Ari Saputra/Detikcom)

Jakarta – Musim penghujan mulai terjadi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Pemprov DKI Jakarta mengaku sudah siap menghadapi musim ini dengan berbagai persiapan.

Humas Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta Puka Januar mengatakan, kesiapan ini juga harus didukung dengan perilaku masyarakat yang juga peduli terhadap lingkungan.

“Kita siap menghadapi musim penghujan tahun ini, sangat siap. Tapi harus realistis juga, kita juga mengimbau ke masyarakat untuk wasapada banjir. Ini bukan tanggung jawab pemerintah saja, tapi masyarakat juga. Jadi perilaku masyarakat juga harus dijaga,” ujar Puka saat berbincang dengan detikcom, Kamis (31/10/2013).

Puka menjelaskan, beberapa langkah utama yang dilakukan dalam menghadapi musim penghujan kali ini yaitu melakukan normalisasi waduk, kali dan saluran-saluran air yang ada di ibukota, mulai dari yang besar hingga gorong-gorong. Juga membuat sekitar 2.000 sumur resapan yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

“Kita yang penting yaitu bagaimana saat ini mengaktifkan sistem drainase yang ada di Jakarta. Bahkan mulut-mulut saluran dan tali-tali air di Jakarta sudah kita bersihkan dari sampah agar salurannya lancar,” kata Puka.

Dinas PU DKI juga gencar melakukan perbaikan rumah-rumah pompa yang tersebar di seluruh DKI Jakarta. Total ada sekitar 135 rumah pompa dengan jumlah pompa sebanyak 501 unit.

“Dari 501 pompa itu ada sekitar 7 yang rusak dan saat ini sedang dalam perbaikan,” katanya.

Selain itu, di setiap pintu air dan beberapa titik rawan genangan dan banjir di Jakarta akan dipasangi kamera CCTV. Hal ini guna memantau seberapa jauh ketinggian air dan dengan cepat disampaikan kepada pimpinan.

“Pemasangan CCTV agar informasi mengenai tinggi pintu air terinformasi sampai ke pimpinan secara real time,” katanya.

Pembobol mobil beraksi tanpa merusak mobil dan membunyikan alarm selengkapnya "Reportase Investigasi " pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV

(jor/rna)

google.co.id

SBY: Saya Hadapi Anas Serius Setelah Pemilu

SBY: Saya Hadapi Anas Serius Setelah Pemilu

Headline

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono – (Foto : inilah.com)

inilah.com, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono masih diam menghadapi serangan Anas Urbaningrum. Namun, pasca pemilu 2014, SBY akan menghadapi Anas secara serius.

Sikap SBY ini karena merasa kalau melawan serangan politik Anas sekarang, maka SBY dan Demokrat yang dirugikan.

Begitu kutipan dari isi sms yang diduga dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY tersebut.

“Selama ini saya tidak menanggapi serangan-serangan Anas thdp saya. Mengapa? Saya malu jika harus meladeni. Yg jelek nama saya & PD sendiri. Lawan-lawan politik akan bertepuk tangan,” kata SBY dalam pesan singkatnya kepada sejumlah elit Partai Demokrat yang diperoleh inilah.com, Kamis (24/10/2013).

Diamnya SBY, bukan berarti membiarkan Anas terus menyerang. SBY mengatakan, terbesit di pikirannya untuk melawan Anas secara serius.

“Saya malah berpikir setelah tidak jadi Presiden akan saya hadapi secara serius. Atau biar lewat dulu Pileg 2014. Setelah itu akan saya hadapi benar-benar,” tulis SBY.

SBY mengaku dia dizolimi oleh Anas. Sebagai Presiden, dia dizolimi oleh orang yang pernah memimpin Partai Demokrat tersebut.

“Kalau Anas tidak korupsi mengapa takut? Mengapa tidak berani membantah Nazarudin? Mengapa malah saya yg di-serang? Apa bisa Presiden melarang atau menyuruh KPK? Tak seorangpun yg bisa,” tulis SBY melanjutkan.

Dalam sms itu, SBY tak bisa meluapkan kemarahannya. Dia makin marah dengan tingkah Anas yang tidak pernah berhenti menyerang dia.

“Ingat. Anas tidak diberhentikan oleh PD, dia berhenti sendiri. Itupun partai yg kita dirikan dengan penuh perjuangan & pengorbanan ditinggal begitu saja. Tidak ada tanggung jawabnya. Tadinya saya tidak mau bicara seperti ini. Biar saya simpan saja dlm hati saya. Tetapi Anas amat ganas dlm menyerang & menghancurkan saya & partai kita. Bahkan secara terbuka mengatakan jangan harapakan PD akan bangkit & berhasil,” jelas SBY.

Ada sepuluh bagian sms SBY yang marah ke ormas Anas Urbaningrum. [gus]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Inilah Program Jangka Panjang Timnas U-19

    Inilah Program Jangka Panjang Timnas U-19

  • Putra Soekarno Tak Setuju Jokowi jadi Capres 2014

    Putra Soekarno Tak Setuju Jokowi jadi Capres 2014

Inilah.com