METRO TV-NASDEM (Nasional Demokrat) Vs LUVIANA

METRO TV-NASDEM (Nasional Demokrat) Vs LUVIANA


Pernyataan Sikap Aliansi METRO: “Pekerjakan Kawan Kami Kembali” Pernyataan Sikap Aliansi METRO (Melawan Topeng Restorasi) “Pekerjakan Kawan Kami Kembali” Konstitusi menjamin hak setiap warga negara dalam berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat. Begitu pun dengan hak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja. Tapi yang dilakukan manajemen Metro TV terhadap jurnalis perempuannya, Luviana, seperti telah membalikkan tatanan nilai itu. Ia dibebastugaskan lantaran menuntut perbaikan kesejahteraan, manajemen ruang redaksi, serta tengah menggagas berdirinya organisasi pekerja yang mampu memperjuangan aspirasi karyawan di perusahaan televisi milik Surya Paloh, seorang pengusaha yang juga pendiri Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan tengah gencar menggaungkan slogan Restorasi Indonesia itu. Sudah hampir tiga bulan Luviana dibebastugaskan tanpa alasan yang jelas. Manajemen Metro TV yang semula menyatakan Luviana tidak melakukan kesalahan apa pun, baik secara administratif maupun tugas jurnalistik, kini menganggap Luviana telah melakukan kesalahan karena dianggap telah berupaya mereformasi manajemen, mengajak karyawan Metro TV untuk memprotes manajemen, serta telah melakukan pencemaran nama baik karena menceritakan kepada orang lain tentang kasus kesewenang-wenangan yang ia alami. Tak hanya itu, tatkala dukungan publik kepada Luviana semakin deras mengalir, justru secara kasar Luviana malah dirumahkan oleh pihak manajemen

Demokrat PDP Jalin Kerjasama

Demokrat PDP Jalin Kerjasama


Election Channel / Polkam / Selasa, 31 Maret 2009 9:11 WIB Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Demokrat gencar melakukan lobi politik ke partai-partai lain. Setelah menemui Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Bulan Bintang (PBB), pengurus DPP Partai Demokrat, Senin malam, mengunjungi Partai Demokrasi Pembaruan (PDP). Rombongan pengurus DPP Partai Demokrat dipimpin Ketua Umumnya Hadi Utomo. Sedangkan dari PDP hadir Pimpinan Kolektif Nasional Roy BB Janis, Sekjen Didi Supriyanto serta sejumlah pengurus lainnya. Selain mulai melakukan penjajakan kemungkinan aliansi menghadapi pemilu presiden mendatang, kedua partai juga sepakat bekerja sama menghadapi pemilu legislatif, 9 April mendatang. Kerja sama dilakukan dengan membentuk saksi bersama di setiap tempat pemungutan suara (TPS) untuk mengawal perolehan suara masing-masing partai.(DOR)

Raja Dangdut Minta Restu ke Lirboyo

Raja Dangdut Minta Restu ke Lirboyo


PUSAT BERITA — Kediri: Raja dangdut, Rhoma Irama, semakin gencar melakukan safari politik ke berbagai daerah. Hari ini (13/1), pria asal Tasikmalaya itu berkunjung ke Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, untuk meminta restu para ulama dan santri terkait rencananya maju sebagai calon presiden 2014. Di hadapan para santri dan ulama Lirboyo, Rhoma Irama menyanyikan beberapa lagu dangdut yang bernafaskan Islam. Rhoma juga mengaku siap bertarung dalam pemilihan presiden 2014 mendatang karena tertantang untuk memimpin Indonesia dengan dalih kondisi bangsa sudah jauh dari nilai-nilai Pancasila. Kedatangan Rhoma ke Lirboyo merupakan langkahnya untuk mendapatkan dukungan dari kalangan pesantren. Dalam safari politik sebelumnya, Rhoma juga telah bertemu dengan Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH Aziz Mansyur, dan mengunjungi Taufik Kiemas di Gedung Parlemen. Sebelum ke Lirboyo, Rhoma terlebih dahulu berkunjung ke Pondok Pesantren Queen Al-falah di Desa Ploso, Kediri, dan ke Kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Tulungagung. Tujuannya sama, meminta dukungan politik atas rencananya mencalonkan diri sebagai calon presiden. (AFW)

Nasional | Ketum NasDem Tak Tampik Tawaran Jadi Sekjen di ‘Kabinet’ Surya Paloh


Foto: Rio Capella/detikcom

Jakarta – Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Patrice Rio Capella tak ikut mengundurkan diri bersama Hary Tanoesoedibjo. Rupanya Rio Capella mendapatkan tawaran istimewa dari Surya Paloh, untuk menjadi Sekjen Partai NasDem di kepengurusan Surya Paloh.

“Ya nggak (mundur)-lah, saya ini ketua umumnya yang membuat partai dari nol,” kata Rio saat dihubungi detikcom, Senin (21/1/2013).

Surya Paloh akan dikukuhkan menjadi Ketua Umum Partai NasDem pada Kongres 25-26 Januari 2013 mendatang. Saat ditanya isu gencar dirinya akan ditunjuk menjadi Sekjen Partai NasDem, Rio tidak membantah.

“Mudah-mudahanlah ya, itu nanti kepastiannya di kongres,” kata Rio.

Rio pun tak terlalu ambil pusing dengan mundurnya Hary Tanoe. Menurut dia, mundurnya Ketua Dewan Pakar Partai NasDem tersebut tidak akan mempengaruhi laju NasDem ke Pemilu 2014.

“Nggak masalah, partai ini akan tetap jalan,” ujarnya.

Lalu apakah Rio tak punya solidaritas dengan Sekjen Partai NasDem Ahmad Rofiq yang juga teman seperjuangannya dari nol membesarkan NasDem? “Itu kan soal pilihan, kita tak mungkin membatasi,” kilahnya.

(van/nrl)

Cegah Tindakan Asusila, Satpol PP Gencar Razia Malam Hari

Satpol PP

REPUBLIKA.CO.ID, BUKITTINGGI — Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), menggencarkan razia pada malam hari guna mencegah terjadinya perbuatan asusila yang dapat merusak generasi muda kota itu.

Kepala Satuan Polisi Pamong (Satpol-PP), Prajat Kota Bukittinggi, Syafnir, Ahad mengatakan, razia pada malam hari itu guna menegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 20 tahun 2003 tentang Penertiban, Penindakan Penyakit Masyarakat (Pekat).

“Razia yang dilakukan Satpol PP tersebut, didukung dengan ketersediaan personel dan peralatan angkutan yang memadai,” katanya.

Satpol PP Bukittinggi, memiliki sebanyak 96 personel diantaranya 80 orang sebagai petugas operasional dan sekitar 16 orang sebagai regu penindak dan sisanya bertugas di kantor-kantor pemerintahan.

Razia melibatkan unsur muspida kota diantaranya TNI, Subden POM, Polri, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri dan dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, katanya. Ia menyampaikan, selama Januari-Juli 2013 telah terjadi sebanyak 138 pelanggaran Perda di Kota Bukittinggi.

Perda yang dilanggar yakni Perda Nomor 25 tahun 2004 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Perda Nomor 20 tahun 2003 tentang Pekat, katanya.

Menurut dia, sebanyak 41 dari 138 pelanggaran Perda itu penyelesaiannya dilakukan melaui Pengadilan Negeri (PN), karena pelakunya telah berbuat kesalahan berulang-ulang.

Dua dari 41 kasus yang prosesnya sampai ke PN itu, merupakan pelanggaran Perda Nomor 20 tahun 2003, sisanya sebanyak 39 kasus merupakan pelanggaran Perda Nomor 25 tahun 2004.

“Sebanyak 39 kasus merupakan pelanggaran Perda Nomor 25 tahun 2004, umumnya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di fasilitas umum (fasum).
Sedangkan dua kasus pelanggaran Perda Nomor 20 tahun 2003 merupakan pelaku mesum,” katanya.

google.co.id

Pramono Gencar Cari Dukungan untuk Nyapres 2014

Pramono Gencar Cari Dukungan untuk Nyapres 2014

Headline

mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) TNI Promono Edhie Wibowo – (foto: inilah.com)

inilah.com, Jakarta – Komite konvensi telah menetapkan 11 nama yang peserta dalam konvensi Capres Partai Demokrat. Usai ditetapkan para peserta langsung mencari dukungan guna memuluskan langkahnya di konvensi Capres.

Salah satu peserta yang mulai gencar mencari dukungan adalah mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) TNI Promono Edhie Wibowo yang hadir dalam silaturahmi Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Gedung Islamic Center, Jakarta Utara, Sabtu (31/8/2013).

Dalam kesempatan itu Pramono memperkenalkan diri di hadapan 2.500 undangan.

“Silaturahmi ini langkah yang baik untuk menjalin kerukunan dan mempererat persatuan dan kesatuan,” kata Pramono, Sabtu.

Menanggapi hal itu, Wasekjen Partai Demokrat Andi Nurpati menilai munculnya Pramono ke publik adalah bentuk silaturahmi biasa.

Nurpati menilai kehadiran Pramono di acara itu sekaligus untuk memperkenalkan diri kepada publik karena dirinya telah menjadi peserta konvensi Capres Partai Demokrat.

“Pak Pramono hadir sebagai undangan khusus, seperti tokoh lainnya yakni AM Fatwa, Marwah Daud. Bahkan berbagai tokoh partai juga hadir. Dan Pak AM Fatwa juga memperkenalkan Pak Pramono di hadapan masyarakat Sulawesi Selatan,” kata Andi.

Mantan anggota KPU itu membantah kehadiran Parmono semata-mata untuk mencari dukungan atas langkahnya yang maju di konvensi Capres Demokrat. “Karena beliau tokoh, jadi perlu kita kenalkan ke masyarakat khususnya Sulawesi Selatan biar makin kenal,” imbuhnya.

Nurpati menambahkan, Majelis Tinggi dan DPP Partai Demokrat sendiri memberikan kebebasan kepada kadernya untuk menentukan dukungan kepada kader Demokrat lainnya yang maju di konvensi.

“Kader demokrat bebas saja untuk memilih siapa yang di dukung, apalagi ada beberapa kader demokrat seperti Pramono, Marzukie Alie, Hayono Usman ikut juga. Wajar-wajar, tapi endingnya siapa yang diputusakan akan bersatu lagi, itulah demokrat,” tandasnya. [mvi]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Inilah Gadis Cantik di Balik Perceraian Bos Google

    Inilah Gadis Cantik di Balik Perceraian Bos Google

  • Babak I Usai, Juventus Selamat dari Gempuran Lazio

    Babak I Usai, Juventus Selamat dari Gempuran Lazio

Inilah.com

Pramono Gencar Cari Dukungan untuk Nyapres 2014

Pramono Gencar Cari Dukungan untuk Nyapres 2014

Headline

mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) TNI Promono Edhie Wibowo – (foto: inilah.com)

inilah.com, Jakarta – Komite konvensi telah menetapkan 11 nama yang peserta dalam konvensi Capres Partai Demokrat. Usai ditetapkan para peserta langsung mencari dukungan guna memuluskan langkahnya di konvensi Capres.

Salah satu peserta yang mulai gencar mencari dukungan adalah mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) TNI Promono Edhie Wibowo yang hadir dalam silaturahmi Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Gedung Islamic Center, Jakarta Utara, Sabtu (31/8/2013).

Dalam kesempatan itu Pramono memperkenalkan diri di hadapan 2.500 undangan.

“Silaturahmi ini langkah yang baik untuk menjalin kerukunan dan mempererat persatuan dan kesatuan,” kata Pramono, Sabtu.

Menanggapi hal itu, Wasekjen Partai Demokrat Andi Nurpati menilai munculnya Pramono ke publik adalah bentuk silaturahmi biasa.

Nurpati menilai kehadiran Pramono di acara itu sekaligus untuk memperkenalkan diri kepada publik karena dirinya telah menjadi peserta konvensi Capres Partai Demokrat.

“Pak Pramono hadir sebagai undangan khusus, seperti tokoh lainnya yakni AM Fatwa, Marwah Daud. Bahkan berbagai tokoh partai juga hadir. Dan Pak AM Fatwa juga memperkenalkan Pak Pramono di hadapan masyarakat Sulawesi Selatan,” kata Andi.

Mantan anggota KPU itu membantah kehadiran Parmono semata-mata untuk mencari dukungan atas langkahnya yang maju di konvensi Capres Demokrat. “Karena beliau tokoh, jadi perlu kita kenalkan ke masyarakat khususnya Sulawesi Selatan biar makin kenal,” imbuhnya.

Nurpati menambahkan, Majelis Tinggi dan DPP Partai Demokrat sendiri memberikan kebebasan kepada kadernya untuk menentukan dukungan kepada kader Demokrat lainnya yang maju di konvensi.

“Kader demokrat bebas saja untuk memilih siapa yang di dukung, apalagi ada beberapa kader demokrat seperti Pramono, Marzukie Alie, Hayono Usman ikut juga. Wajar-wajar, tapi endingnya siapa yang diputusakan akan bersatu lagi, itulah demokrat,” tandasnya. [mvi]

Rekomendasi Untuk Anda


  • MU Tak Pernah Takut Kehilangan Rooney

    MU Tak Pernah Takut Kehilangan Rooney

  • Inilah Skuat Spanyol Kontra Finlandia

    Inilah Skuat Spanyol Kontra Finlandia

Inilah.com