BK DPR Periksa 4 Anggota Komisi XI

BK DPR Periksa 4 Anggota Komisi XI


Jakarta: BK DPR memeriksa empat orang anggota Komisi XI DPR yang dilaporkan Dahlan Iskan atas dugaan pemerasan terhadap BUMN, Rabu (28/11). Keempat anggota Komisi XI DPR itu adalah Linda Megawati dan Saidi Butar Butar dari Fraksi Parta Demokrat, Muhammad Hatta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), dan I Gusti Agung Rai dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sejak pukul 10.00 WIB hingga saat ini BK DPR sudah memeriksa tiga orang anggota Komisi XI DPR. I Gusti Agung Rai akan menjadi orang terakhir yang diperiksa karena belum hadir. Pemeriksaan terhadap I Gusti Agung Rai direncakan akan dilaksanakan setelah istirahat makan siang. Ketiga anggota Komisi XI DPR yang telah diperiksa membantah telah meminta upeti pada Rudi Setya Purnomo pada pertemuan dengan Dirut Merpati pada 1 Oktober 2011 lalu.(***)

Nasional | Ini Alasan Sekjen DPR Masuk Partai Nasdem


Nining Indra Saleh

Jakarta – Ketua Majelis Nasional Partai Nasdem, Surya Paloh, mengatakan bahwa Sekjen DPR Nining Indra Saleh akan masuk bergabung dengan partainya. Apa alasan Nining bergabung dengan Partai nasDem?

“Ada visi misi yang sesuai dengan apa yang saya inginkan,” kata Nining usai pembukaan kongres Partai NasDem, di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Nining enggan merinci lebih jauh visi dan misi apa yang dimaksudkan olehnya. Ia juga terlihat sungkan dan masih tertutup diri soal rencanya bergabung dengan partai nasDem.

“Parpol ini kan hanya wadah bagaimana kita mendarmabaktikan apa yang sudah kita punyai untuk kesejahteraan rakyat semua. Jadi partai apa saja yang silakan yang pasti untuk kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Nining menuturkan, dirinya memang sudah berkomunikasi langsung dengan Surya Paloh soal keinginannya gabung dengan Partai nasDem. Namun, ia lagi-lagi belum berani declare soal niatnya itu.

“Ya komunikasi sudah. Tapi sekarang ini hanya undangan,” ucapnya.

“Ya (Surya Paloh menyambut baik),” lanjutnya saat ditanya kesan Surya Paloh.

Sebelumnya, Nining memang telah menyatakan minatnya untuk terjun ke partai politik dan terang-terangan ingin maju sebagai calon legislatif. Namun Nining mengaku belum memiliki pilihan partai politik.

(bal/fdn)

Golkar Harap Enggartiasto Naik Derajat di NasDem

Golkar Harap Enggartiasto Naik Derajat di NasDem

Headline

Enggartiasto Lukita – IST

inilah.com, Jakarta – Partai Golongan Karya (Golkar) sudah menerima surat pengunduran diri Enggartiasto Lukita. Surat tersebut diterima Golkar sehari sebelum Enggar bergabung dengan Partai NasDem.

“Kemarin suratnya sudah diterima, langkah itu patut dihargai. Saya berharap dapat nambah derajat di NasDem,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, Jumat (25/1/2013).

Golkar tidak akan terpengaruh dengan pindahnya beberapa kader Golkar ke NasDem karena masih banyak kader terbaik yang siap menempati posisi teertentu.

“Betapa kewalahannya Partai Golkar kebanjiran kader potensial. Bagi NasDem itu tambahan energi tertentu. Semoga Enggar tetap lakukan langkah dan pikiran positif di NasDem,” ungkapnya.

Fraksi Golkar sudah siap melakukan pergantian antar waktu (PAW) untuk mengisi posisi Enggar di DPR. “Beliau undur dari DPR dan dari Golkar. Kursi beliau akan diganti kader Golkar pada kader Golkar selanjutnya,” ujarnya. [rok]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Sembilan Saham Bisa Ditransaksikan

    Sembilan Saham Bisa Ditransaksikan

  • AC Milan Tukar Dua Gelandang dengan Bek Parma

    AC Milan Tukar Dua Gelandang dengan Bek Parma

Max Sopacua Mangkir Lagi dalam Persidangan Angie

Max Sopacua Mangkir Lagi dalam Persidangan Angie


Jakarta: Max Sopacua tidak hadir lagi dalam sidang kasus suap pengurusan anggaran Kemendiknas dan Kemenpora dengan terdakwa Angelina Sondakh di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (29/11). Max dipanggil sebagai saksi. “Untuk saksi Max Sopacua tidak bisa hadir di persidangan karena sedang berada di Malaysia,” kata Jaksa Penuntut Umum KPK Kiki Ahmad Yani kepada Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Ini ketiga kalinya Max mangkir dari panggilan Jaksa Penuntut Umum. Sebelumnya, Max tidak hadir tanpa konfirmasi. Majelis Hakim meminta jaksa menghadirkan Max secara paksa. Saat Angie masih diperiksa sebagai tersangka di KPK, Max pernah dihadirkan sebagai saksi. Ia mengatakan tidak pernah mengetahui pembahasan anggaran di Komisi X. Di DPR, dia adalah anggota Komisi I yang tidak terkait dengan pembahasan anggaran di Kementerian Pendidikan Nasional. Max menduga dirinya diperiksa terkait informasi yang pernah diungkap mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. Nazaruddin membeberkan bahwa Tim Pencari Fakta Partai Demokrat menggelar pertemuan pada 11 Mei tahun lalu. Max termasuk di dalamnya. Dalam pertemuan itu, Nazar mengatakan Angie mengakui menerima uang Rp9 miliar sebagai fee dari pembahasan anggaran di DPR. Uang diberikan kepada sejumlah koleganya, termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebesar Rp2 miliar. Namun Anas berkali-kali membantah tuduhan tersebut.(IKA)

PDIP USULKAN TAMBAHAN ANGGARAN PARPOL – SULUH INDONESIA – BALI TV

PDIP USULKAN TAMBAHAN ANGGARAN PARPOL - SULUH INDONESIA - BALI TV


FRAKSI PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN, PDIP, MENGUSULKAN ADANYA PENAMBAHAN DANA DARI APBN, BAGI PARTAI POLITIK YANG MEMILIKI KURSI DI DPR. USULAN ITU DIGULIRKAN, GUNA MENGHINDARI PRAKTIK PERCALOAN ANGGARAN, YANG DILAKUKAN POLITISI.

Cawapres SBY Menurut Partai Koalisi

Cawapres SBY Menurut Partai Koalisi


Sabtu, 09 Mei 2009, 13.45 WIB. Kompas TV. Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara definitif mendukung dan berkoalisi dengan Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). PKS sendiri mengusulkan kader terbaiknya Hidayat Nurwahid untuk menjadi pendamping SBY. Namun, PKS tidak ngotot dan memaksa untuk memilih kader terbaiknya kepada SBY. Hal itu dikatakan Ketua DPP PKS Zulkiflimansyah disela-sela diskusi di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/5). Menurutnya, ke depan dibutuhkan koalisi yang kuat di pemerintahan dan parlemen. Oleh karena itu, mitra koalisi secara instensif melakukan komunikasi politik. Selain itu, Zulkiflimansyah menyatakan agak sulit memompa semangat kader PKS, apabila cawapres yang mendampingi SBY adalah partai yang suaranya di bawah PKS. Tapi, hal tersebut bukanlah harga mati. Semuanya tergantung kesepakatan mitra koalisi. Ketua DPP PKB Marwan Jakfar mengatakan bahwa wacana profesional dan parpol ada minus dan plusnya. Apabila cawapres berasal dari profesional akan mengalami kesulitan pada tingkat grass root (akar rumput). | Rep/Kam:Alam | Penulis:Syarif | VO:Maya | Editor Video:Uce|

Sejak Awal Golkar Yakin Syahrul Yasin Limpo Menang

Sejak Awal Golkar Yakin Syahrul Yasin Limpo Menang

Headline

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Partai Golkar, Nurul Arifin – inilah.com

inilah.com, Jakarta – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur incumbent Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang unggul sementara dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2013, berdasarkan penghitungan cepat.

Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Partai Golkar, Nurul Arifin mengatakan, partainya tidak begitu terkejut atas kemenangan cagub incumbent itu. Menurutnya, peluang cagub incumbent memang pasti lebih besar jika dibandingkan dengan cagub lain.

“Peluang incumbent akan lebih besar, karena sudah memahami posisi strategis. Partai besar itu bukan menjadi patokan,” kata Nurul, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/1/2013).

Ia mengatakan, perhitungan cepat LSI tersebut sebagai acuan kemenangan bagi cagub jagoan Partai Golkar itu. Menurutnya, kemenangan pasangan Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang sebagai kemenangan awal sebelum KPU memutuskan hasil akhir.

“Buat saya selamat walaupun belum final, itu hitungan ilmiah sesuai dengan hitungan empiris dilapangan, itu sebagai acuan awal kemenangan,” ucapnya.

Nurul meminta agar pasangan cagun yang kalah dapat sportif menerima kekalahan. “Kandidat yang kalah harus berbesar hati menerima kekalahan. Orientasinya harus membangun bersama,” ujarnya.

Berdasarkan penghitungan cepat LSI, pasangan nomor urut dua tersebut memperoleh 52,62 persen suara. Sedangkan, pasangan nomor urut 1 Ilham Arif Sirajuddin Abdul azis Kahar Muzakkar mendapatkan 41,7 persen suara.

Di posisi terakhir, ditempati oleh pasangan nomor tiga Andi Rudianto Asapa dan Andi Nawir dengan perolehan 5,68 persen suara. Hasil sementara ini bisa berubah karena data yang masuk baru 87 persen dari 15.601 tempat pemungutan suara (TPS) di 24 kabupaten kota, mulai dari tingkat kelurahan hingga kabupaten/kota.

Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) didukung oleh Partai Golkar, PDIP, PAN, PPP, PDK, PDS, PKPI dan PKNU. Ilham Arif Sirajuddin Abdul azis Kahar Muzakkar disokong Partai Demokrat. Andi Rudianto Asapa dan Andi Nawir didukung oleh Gerindra.[bay]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Harden Gemilang, Lakers Tumbang

    Harden Gemilang, Lakers Tumbang

  • PSSI Skorsing 15 Klub ISL

    PSSI Skorsing 15 Klub ISL