Pasangan cabup & cawabup Bangka barat dari fraksi PKS dan PARTAI HANURA

Pasangan cabup & cawabup Bangka barat dari fraksi PKS dan PARTAI HANURA


Psangan cabup dan cawabup Bangka barat dari fraksi PKS dan PARTAI HANURA yaitu H. udztad Zuhri syazli dan H. Sukirman malam ini pukul 21.30 wib mendaftarkan diri di kantor KPUD Bangka barat diantar oleh puluhan kader dan simpatisan dua partai tersebut. Ini sebuah ketidak laziman karena sebenarnya dua partai ini dapat mencalonkan cabup dan cawabupnya sendiri-sendiri tanpa berkoalisi. Bisa dibayangkan bagaimana kekuatan kedua partai ini jika berkoalisi. Karena baik HANURA dan juga PKS mempunyai basis simpatisan dan kader yang sangat kuat.

Lagi, Kader Demokrat dari Babel Mundur

Lagi, Kader Demokrat dari Babel Mundur

Headline

Foto : ilustrasi

inilah.com, Jakarta – Prahara hukum yang menimpa Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum berimbas ke pengurus DPD PD Provinsi Bangka Belitung (Babel). Sejumlah kader DPD PD beramai-ramai menyatakan mundur.

“Hal itu menyusul ditetapkannya Anas sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus Hambalang kental dengan desakan politik dan intervensi elit,” ujar Wakil Kordinator Kaderisasi, Pendidikan dan Pelatihan DPD PD Babel, Arief Ferdiansyah, Sabtu (2/3/2013).

Menurut Arief, selain mengundurkan diri dari pengurus dirinya juga keluar dari PD. Dengan ditetapkan Anas sebagai tersangka, dia menilai PD bukan lagi partai yang santun akan tetapi partai yang otoriter. “PD juga sudah keluar jalur dari garis perjuangan awal,” ucapnya.

Arief mengatakan, pengunduran dirinya sebagai bentuk solidaritas dan komitmen perjuangan bersama Anas Urbaningrum. “Saya merasa Mas Anas dizalimi dan mendapat ketidak adilan,” katanya.

Penetapan Anas sebagai tersangka menurut Arief, penuh muatan politis dan intervensi kekuatan politik yang sedang berkuasa alias dipaksakan. Ia memastikan akan ada lagi kader PD di Provinsi Kepulauan Babel menyusul meninggalkan PD. Hal itu dikarenakan sudah tidak nyaman akan situasi tersebut.

Arief juga mengaku mendengar sejumlah tokoh DPP PD Babel lainnya akan menyusul , mundur dalam waktu dekat. Yakni Ketua Dewan Kehormatan DPD PD Babel H Parhan Ali, Sekretaris Dewan Kehormatan DPD PD Babel, KH Suparman Mansyur, dan Kordinator Kaderisasi, Pendidikan dan Pelatihan DPD PD Babel, Bambang Setiabudi. Selain itu ada juga kader dari DPC PD Kabupaten Bangka Barat yang memutuskan ikut mengundurkan diri.

“Semua itu bentuk ketidak sepahaman kader dengan rezim diktator yang tidak mengedepankan demokrasi,” tandasnya.[bay]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Inilah Arti Warna Asap dari Knalpot Mobil Anda

    Inilah Arti Warna Asap dari Knalpot Mobil Anda

  • Del Bosque Soal El Clasico dan Final Piala Raja

    Del Bosque Soal El Clasico dan Final Piala Raja

Pengurus DPD Demokrat Babel Mundur

Metrotvnews.com, Pangkalpinang: Mundurnya Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum ternyata berimbas kepada sejumlah pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Salah satu pengurus DPD PD Babel yang mengundurkan diri, yaitu Wakil Kordinator Kaderisasi, Pendidikan dan Pelatihan Arief Ferdiansyah.

Selain mengundurkan diri dari pengurus dia juga keluar dari Partai Demokrat.

“Pengunduran diri saya adalah bentuk solidaritas dan komitmen perjuangan bersama Mas Anas, saya merasa Mas Anas didzolimi dan mendapat ketidakadilan,” ujar Arief.

Penetapan Anas sebagai tersangka, menurut Arief, bermuatan politis dan diduga diintervensi kekuatan politik tertentu.

Dirinya memastikan akan ada lagi kader Demokrat lainya di Provinsi Kepulauan Babel menyusulnya lalu meninggalkan Partai Demokrat.

Ia menyebutkan, beredar kabar akan ada lagi pengurus Demokrat Babel yang keluar dari PD dalam waktu dekat ini di antaranya Ketua Dewan Kehormatan DPD PD Babel Parhan Ali, Sekretaris Dewan Kehormatan DPD PD Babel Suparman Mansyur, Kordinator Kaderisasi, Pendidikan dan Pelatihan DPD PD Babel Bambang Setiabudi.

“Untuk kader DPC PD Kabupaten Bangka Barat yang mengundurkan diri Abang Johan  dan Pak Item. Semua itu bentuk ketidaksepahaman kader,” imbuh Arief. (Rendy Ferdiansyah/Win)