Awas, Hamdan Zoelva Tersandera Partai dan Istana

Awas, Hamdan Zoelva Tersandera Partai dan Istana

Headline

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Hamda Zoelva – inilah.com

inilah.com, Jakarta – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Hamda Zoelva resmi terpilih sebagai Ketua MK setelah mengalahkan Arief Hidayat. Beban berat menanti hakim yang juga bekas politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu.

Tidak ringan kerja Hamdan Zoelva. Paska terungkapnya kasus yang menimpa bekas Ketua MK Akil Muchtar, marwah lembaga peradilan ini di titik nadir. Situasi ini dapat dimaklumi, mahkamah penjaga konstitusi ini

Hamdan Zoelva memastikan dirinya akan bekerja keras untuk mengembalikan nama baik MK. Menjaga soliditas keluarag besar MK mulai dari hakim MK hingga pegawai MK menjadi prioritas kerjanya. “Akan menjaga kekompakan mahkamah sampai level karyawan MK,” ujar Hamdan di Gedung MK, Jumat (1/11/2013).

Bekas Ketua Umum Partai Bintang Bulan (PBB) ini menyebutkan pihaknya akan menerapkan peringatan dini untuk menegakkan wibawa MK bagi seluruh keluarga besar MK. Tidak hanya itu, Hamdan menyebutkan pihaknya juga akan melakukan pentaan bagi seluruh komponen baik di level keskretariatan maupun kepaniteraan.

Lebih konkret disampaikan Wakil Ketua MK Arief Hidayat. Menurut guru besar Hukum Tata Negara Universitas Diponegoro Semarang ini, akan lebih hati-hati untuk membuka akses terhadap hakim MK atau panitera MK. “Sekarang sangat hati-hati tertutup untuk membuka akses siapapun sehingga upaya-upaya untuk mendekati hakim atau mendekati panitera atau mau masuk di MK bisa tersaring,” kata Arief.

Sementara terpisah, Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara Indonesia (ASHTN Indonesia) mengingatkan agar Hamdan Zoelva tidak melayani kepentingan partai politik dan pemerintah. “Kami ingatkan agar Hamdan Zoelva tidak menjadi pelayan partai politik dan Istana. Itu penting agar MK tidak semakin terpuruk,” ujar Presidium ASHTN Indonesia Mei Susanto di Jakarta, Jumat (1/11/2013).

Master Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (UI) ini menegaskan latar belakang Hamdan sebagai aktivis Partai Bulan Bintang (PBB) jangan sampai menjadi persoalan tersendiri dalam menjaga independensinya. “Apalagi, Ketua Majelis Syura PBB Yusril Ihza Mahendra kerap beracara di MK. Hamdan harus terhindar dari konflik kepentingan,” tegas Mei.

Sementara menurut Afifi, rekrutmen Hamdan Zoelva yang berasal dari unsur pemerintah juga jangan sampai menjadikan Hamdan sebagai corong pemerintah. “Peradilan yang mandiri harus dibuktikan di bawah kepemimpinan Hamdan. Jangan sekali-kali terkooptasi kepentingan pemerintah,” ingat Afifi.

Menurut Afifi, tidak lama lagi penyelenggaraan Pemilu 2014 akan berlangsung, sengketa hasil pemilu akan disidangkan di MK. Masa-masa tersebut, imbuh alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini, merupakan ujian terberat MK menghadapi sengketa pemilu.

“Pemilu 2014 menjadi pengujian terberat MK di bawah kepemimpinan Hamdan. Jangan sekali-kali menjadi pelayan partai politik atau pemerintah. Tapi jadilah pelayan konstitusi,” tandas Afifi. [mdr]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Proses Hukum Polisi Foto Jorok Serupa Kasus Ariel

    Proses Hukum Polisi Foto Jorok Serupa Kasus Ariel

  • Liverpool, Ujian Konsistensi Arsenal Sesungguhnya

    Liverpool, Ujian Konsistensi Arsenal Sesungguhnya

Inilah.com

Antisipasi The Fed, Awas Blunder BI Rate

Antisipasi The Fed, Awas Blunder BI Rate

Headline

(Foto : istimewa)

inilah.com, Jakarta – Kebijakan penarikan stimulus yang dilakukan bank sentral AS The Fed bisa direspon dengan kembali menaikkan BI rate. Pemerintah juga sebaiknya berkolaborasi dengan bank sentral negara sahabat bukan Dana Moneter Internasional (IMF).

Menurut Anthony Budiman, Rektor Kwik Kian Gie Institute, AS kemungkinan akan melakukan penarikan dana stimulus oleh The Fed secara bertahap bisa mencapai angka 75% dari total dana yang ada sebanyak US$ 85 miliar. Memang, yang dilakukan Bank Central AS tersebut hanya merupakan pengurangan bukan pemberhentian sama sekali. Namun, kebijakan tersebut akan membawa dampak terhadap perekonomian negara-negara berkembang tempat di mana dana tersebut ditanam.

Beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan bahwa kondisi perekonomian Indonesia akan sama seperti ketika dana stimulus itu belum masuk ke negeri ini. Namun, menurut Anthony, sebetulnya tidak ada yang tahu akan seperti apa kondisinya nanti. Sebab ketika krisis ekonomi global terjadi pada 2008 lalu, Quantitative Easing (QE) sudah diberlakukan The Fed dan dananya masuk ke negara-negara berkembang.

“Berarti, seolah jika tidak ada QE pun ekonomi Indonesia baik,” kata Anthony. Pengurangan QE, dampaknya bukan hanya penarikan uang saja ke negara pemiliknya. Lebih dari itu, harga-harga komoditas di negara-negara yang menikmati aliran dana stimulus tersebut tentu akan melonjak.

Kenaikan itu menurut Anthony, kerap dijadikan topeng seolah pertumbuhan ekonomi di Indonesia naik. Padahal, ketika di 2008 lalu, jika tidak ada QE Indonesia akan mengalami resesi lebih dulu ketimbang negara-negara lain.

Menghadapi kebijakan The Fed yang konon akan diumumkan Rabu waktu Amerika Serikat atau Kamis (19/9/2013) waktu Indonesia, kebijakan yang bisa diambil Pemerintah Indonesia menyikapi persoalan ini tak lain adalah menaikan BI Rate. “Ini berarti blunder,” kata Anthony, seraya menambahkan kebijakan itu pun masih belum bisa menghentikan aksi penarikan uang ini.

Untuk mengcover cadangan devisa yang dimiliki, lanjutnya, Bank Indonesia (BI) lebih baik berkolaborasi saja dengan bank central negara-negara sahabat ketimbang menadahkan tangan lagi kepada IMF. Hal ini, perlu dilakukan agar sendi-sendi ekonomi yang lain tak juga ikut jadi korban atas aksi penarikan dolar AS secara besar-besaran yang bakal terjadi. “Jangan ke IMF karena harus ada kondisi yang harus diikuti,” tegas Anthony.

Selain berkolaborasi dengan bank central negara sahabat, hal lain yang harus diperhatikan Pemerintah RI mengantisipasi kebijakan The Fed antara lain dengan melakukan capital control agar bisa dikendalikan siapa saja yang boleh melakukan capital outflow. Hal lain adalah, pemerintah harus memberikan stimulus ekonomi kepada proyek-proyek pembangunan infrastruktur dan lainnya.

Itu tadi, langkah yang seharusnya diambil Pemerintah. Lantas bagaimana langkah yang sebaiknya ditempuh masyarakat? Jika berinvestasi di bidang saham menurut Anthony, indeksnya sudah turun. Dan, komoditi juga akan turun disusul nilai obligasi. “Kalau turun, bisalah untuk investasi,” kata Anthony.

Nilai emas dalam jangka pendek juga akan ikut longsor. Dalam resesi, emas menurut Anthony tidak bisa dijadikan alat investasi. Yang baik adalah pengamanan dana di bank-bank. Sebab, krisis ini hanya akan terjadi di bank sentral Indonesia berupa aksi penarikan dolar AS atau penukaran mata uang rupiah ke dalam bentuk dolar AS. Secara otomatis, persediaan mata uang Paman Sam di BI juga akan menipis. “Memang, utang swasta meningkat namun utang bank tidak begitu,” tutup Anthony. [mdr]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Hasil Lengkap Liga Champions Rabu (18/9/2013)

    Hasil Lengkap Liga Champions Rabu (18/9/2013)

  • Ronaldo: Awal yang Baik untuk Real Madrid

    Ronaldo: Awal yang Baik untuk Real Madrid

Google.co.id

Elpiji 12 Kg Naik, Awas Konsumen Pindah ke 3 KG

Elpiji 12 Kg Naik, Awas Konsumen Pindah ke 3 KG

Headline

(foto:inilah.com)

inilah.com, Jakarta – Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari Soemarno menyarankan upaya penaikan harga gas elpiji nonsubsidi 12 kilo gram perlu dibarengi dengan memperbaiki tata niaga penjualan elpiji 3 kg.

Pasalnya seiring kenaikan, akan ada tren pengalihan konsumsi masyarakat pengguna 12 kg ke 3 kg. “Kalau mau naikkan, Pertamina wajib memperbaiki tata niaga gas elpiji subsidi yang 3 kg. Ini meminimalisir upaya pengalihan,” katanya di Jakarta, Senin (5/8/2013).

Ari menambahkan, tata niaga penjualan elpiji 3 kg dapat dilakukan secara tertutup. Caranya, adalah dengan proses pengendalian penjualan hanya kepada konsumen yang terdaftar ketika dilakukan konversi minyak tanah.

Dia juga menilai, elpiiji subsidi 3 kg harus ditetapkan khusus bagi masyarakat kelas menengah ke bawah yang distribusinya dengan menggunakan sistem kartu konsumen atau kartu hijau. “Kartu konsumen itu adalah syarat bagi masyarakat untuk bisa mendapatkan elpiji subsidi 3 kg,” ucapnya.

Rencana ini perlu disampaikan ke pemerintah terlebih dahulu agar ke depan impelementasi penaikan harga dapat berjalan seiring dengan kondisi di lapangan. “Jadi jangan sampai mau naikkan tapi tidak diperbaiki tata niaganya. Alhasil konsumen elpiji 12 kg akan lari menggunakan elpiji subsidi 3 kg,” tutur dia. [hid]

Rekomendasi Untuk Anda


  • 10 Teknologi Modern Ini Diprediksi Sejak 1959!

    10 Teknologi Modern Ini Diprediksi Sejak 1959!

  • Korban Mudik Lebih Banyak Daripada Bencana

    Korban Mudik Lebih Banyak Daripada Bencana

Google.co.id

Awas, Beredar Undian Berkedok RIM Blackberry

TEMPO.CO, Jakarta – Polisi meminta masyarakat waspada adanya kasus penipuan undian bodong RIM BlackBerry Indonesia. Beredar surat elektronik mengaku dari pihak RIM yang menginformasikan kemenangan atas undian berhadiah. Penerima surel disebut berhak atas sebuah Honda Jazz dalam rangka undian promo Grand Prize BlackBerry Indonesia.

“Jika ada yang merasa dirugikan, silakan melapor,” kata Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto lewat pesan singkat, Selasa, 2 Agustus 2013. Dalam undian itu, tak hanya mencatut nama besar perusahaan Research in Motion (RIM), tapi juga nama Kepolisian Daerah dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Atas hal ini Polda membantah terlibat dalam undian tersebut.

Dalam surelnya, tampak meyakinkan terduga penipu mencantumkan alamat PT RIM di Indonesia. Disertai nomor telepon yang dapat dihubungi. Namun sore ini, saat Tempo mencoba menghubungi, dua nomor yang tercantum dalam surel tersebut tidak aktif.

Untuk menebus hadiah undian ini, penerima surel diwajibkan membayar pajak 25 persen dari harga kendaraan. Selain tu penerima surel pun harus membayar jaminan Rp 3,75 juta sebagai biaya pengurusan surat-surat ke pihak kepolisian. Polisi meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap upaya penipuan seperti ini. “Jangan mudah tertipu,” ujarnya.

M. ANDI PERDANA

Berita Lainnya:
Roy Marten: Jokowi Pegang Indonesia, Ahok Jakarta
Tak Hanya PKL, Ahok Siap Senggol Konglomerat  
Hore, BBM untuk Android dan iOS Mulai Tersedia  
Ahok: Oh, Jokowi Layak Jadi Capres!  
Ngumpet dari Media, Jokowi Bertemu Syafii Maarif
Kalau Jokowi Jadi Presiden, Ini Kata Ahok

Google.co.id