DAKWAH AHLI TAUHID

DAKWAH AHLI TAUHID


Gerakan setan zionisme merupakan gerakan yang diperangi olehpara nabi, dan sekarang pun tiada berubah sunnatullah itu, dimana hanya ada dua yaitu haq dan batil, di nusantara ini belum ane temukan yg bawakan tema ini secara khusus jadi ane tampilkan ulama dari negeri eks babilon itu sendiri dengan tegas dan jelas,semoga bisa jadi inspirasi dan masukan wawasan yang dapat kita ambil hikmahnya, sebuah pelajaran untuk gimana kita bersikap dalam jaman akhir ini, suatu hal yg dianggap biasa, karena nalar kita sudah diselimuti kenaifan yg teramat parah, dimana akhirat tak lagi jadi prioritas, kecintaan dunia sudah meliputi aspek kehidupan, marilah bertindak dgn segenap keimanan dan terus mengkaji kisah para nabi dan rasul untuk dijadikan teladan dan ikutan, dengan Qur’an dalam genggaman, jadi jangan sekedar ikut-ikutan naif dalam beribu macam kedok, bahkan kedok agama sekalipun, walaupun itu kedok sangat medok, lebih dari kodok.

Nasional | SP Ketum NasDem, Bagaimana Nasib Pencapresan Endriartono?



Jakarta – Surya Paloh (SP) akan dikukuhkan menjadi Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) pada kongres akhir Januari ini. SP diprediksi juga mengincar kursi capres atau cawapres, lalu bagaimana nasib pencapresan Endriartono Sutarto?

Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto memang diisukan kuat akan nyapres lewat Partai NasDem. Salah satu alasan Endriartono masuk NasDem adalah mendapatkan cukup kekuatan politik untuk memperbaiki Indoesia.

Saat Partai NasDem berpindah tangan ke Surya Paloh, nasib pencapresan Endriartono pun menjadi isu menarik. Sejumlah kalangan menilai peluang Endriartono ke Pilpres 2014 telah pupus. Benarkah?

“Saya kira agak sulit untuk sementara. Persoalannya beliau nggak punya elektabilitas yang signifikan dan sulit partainya. Memang di NasDem, tapi kalau NasDem ngajuin capres ya Surya Paloh, bukan Sutarto,” kata pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Rabu (23/1/2013).

Qodari melihat Surya Paloh akan maju sebagai capres/cawapres. Namun, tentunya sangat bergantung kepada elektabilitasnya dan Partai NasDem sendiri. Di Pemilu 2014, Partai NasDem menargetkan meraih 3 besar.

“Untuk SP saya kira dia akan maju sebagai capres jika elektabilitas NasDem dan diri pribadinya tinggi,” duganya.

Namun demikian SP bisa saja mengurungkan niatnya untuk nyapres. Kalau ternyata elektabilitasnya tak beranjak.

“Tapi SP akan realistis kok, kalau suara NasDem dan dirinya terbatas nggak akan maksa, mungkin ambil cawapresnya saja,” lanjutnya.

Surya Paloh memang sudah hampir pasti mengambil posisi Ketum NasDem. Paloh akan dikukuhkan menjadi Ketum NasDem di kongres 25-26 Januari nanti. Niat Surya Paloh mengambil posisi tertinggi ini sempat ditentang kubu Hary Tanoesoedibjo yang akhirnya memilih meninggalkan NasDem.

Menurut hitungan Qodari, cukup berat bagi NasDem meraih targetnya di Pemilu 2014. “Saya kira NasDem tetap berpeluang jadi partai menengah. Untuk menjadi partai besar apalagi nomor 1 sangat berat,” pungkasnya.

(van/trq)

Surya Paloh Tabrak AD/ART untuk Jadi Ketum Partai

Surya Paloh Tabrak AD/ART untuk Jadi Ketum Partai

Headline

Ketua Dewan Penasihat Partai NasDem Surya Paloh – inilah.com/Wirasatria

inilah.com, Jakarta – Ketua Dewan Penasihat Partai NasDem Surya Paloh dianggap menabrak AD/ART untuk menjadi ketua umum Partai NasDem.

Hal ini pula yang membuat adanya perselisihan Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Hary Tanoesoedibjo dengan Surya Paloh, sehingga memilih mengundurkan diri.

Perselisihan itu meruncing dikarenakan Surya Paloh menggunakan otoritasnya sebagai pendiri partai untuk menjadi Ketua Umum Partai NasDem. Bahkan Surya Paloh pula yang menggagas diadakannya kongres Partai NasDem guna menjadikan dirinya sebagai ketua umum partai.

“Aturan dalam organisasi yang tidak dilakukan apa yang ada di AD/ART itu ditabrak dan saya tidak bisa seperti itu. Maka pilihan saya bertahan menjadi bagian dari masalah atau keluar,” ujar Sekjen Partai NasDem Ahmad Rofiq usai jumpa persnya di Jalan Diponegoro No. 29, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013).

Rofiq mengatakan, hal itu pula yang dirasakan oleh Hary Tanoe yang mengakibatkan dirinya memutuskan untuk mundur sebagai Ketua Dewan Pakar Partai NasDem.

Dia menjelaskan, keputusan pelaksanaan kongres Partai NasDem yang akan dilaksanakan akhir Januari 2013 ini tidak diambil secara musyawarah dengan mekanisme keorganisasian. Bahkan keputusan pelaksanaan kongres itu hanya diinginkan oleh Surya Paloh untuk mengukuhkannya sebagai Ketua Umum Partai NasDem.

“Ya bisa disebut otoriter. Karena tidak pernah dilakukan rapat dari DPP. Sikap yang kami ambil ini bentuk protes,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rofiq mengatakan, sebenarnya seluruh DPP Partai NasDem dan Hary Tanoe sendiri tidak keberatan jika Surya Paloh menjadi Ketua Umum Partai NasDem. Namun hal itu harus ditempuh dengan mekanisme yang benar dan tidak atas dasar keputusan pribadi.

“Itu yang diputuskan dalam prinsip-prinsip organisasi. Tidak ada yang menolak pak Surya menjadi Ketua Umum, tapi itu harus ditempuh lewat jalur organisasi. Ada beberapa yang ingin keluar seperti wakil ketua umum dan wakil sekjen,” tandasnya. [mvi]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Trio Persib Pertanyakan Hukuman dari PSSI

    Trio Persib Pertanyakan Hukuman dari PSSI

  • Tumbang Lagi, Lakers Dalam Bahaya

    Tumbang Lagi, Lakers Dalam Bahaya

Jamaah punya hak ambil Nafar Tsani

(ANTARA News) – Jamaah haji Indonesia mempunyai hak untuk mengambil Nafar Tsani atau tiga hari tinggal di Mina sehingga mereka tidak bisa dipaksa untuk mengambil Nafar Awal atau hanya dua hari di Mina, kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Anggito Ambimayu.

“Saya dengar ada pengurus Maktab yang mendorong jamaah untuk mengikuti Nafar Awal. Saya tegaskan jamaah punya kebebasan untuk memilih dan tidak bisa dipaksa,” katanya kepada wartawan Media Centre Haji di Makkah, Selasa.

Ia menjelaskan, Pemerintah Indonesia sudah membayar biaya pondokan dan makan selama tiga hari di Mina atau Nafar Tsani untuk semua jamaah Indonesia.

“Kita bayar untuk Nafar Tsani semua, kalau ada yang mau Nafar Awal berarti ada penghematan pengeluaran dari pengelola Maktab karena mereka tidak melayani makan untuk hari ketiga,” kata Anggito .

Menurut dia, kemungkinan desakan Maktab agar jamaah Indonesia mengambil Nafar Tasni adalah faktor ekonomi karena dengan demikian pengeluaran bisa dihemat minimal uang makan 10,5 riyal per porsi per jamaah dikali tiga kali sehari.

“Hitung saja penghematan pengelola maktab jika jamaah satu maktab yang rata-rata 3.250 orang tidak mendapat pelayanan makan,” katanya.

Terkait dengan pergerakan jamaah dari Arafah-Muzdalifah-Mina, Anggito mengatakan, baru kali ini jamaah Indonesia bisa seluruhnya masuk Mina pukul 06.00, sementara tahun sebelumnya baru selesai prosesi itu sampai pukul 11.00, bahkan dua tahun yang lalu baru selesai pukul 15.00.

“Ini rekor, pergerakan jamaah dengan kendaraan bus berjalan lancar,” katanya.

Beberapa faktor yang menyebabkan lancarnya pergerakan jamaah itu antara lain karena bus yang digunakan semuanya relatif bagus yaitu dari Rawahel dan Saptco, dua perusahaan otobus di Arab Saudi.

Kedua adalah adanya koordinasi yang baik antara Nakoba (Asosiasi Perusahaan Otobus setempat) dengan Panitia Penyelengggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

“Mereka punya telepon hotline yang bisa koordinasi kapan saja,” katanya.

Menurut Anggito, setelah menyelesaikan prosesi wukuf di Arafah serta mabit di Muzdalifah, jemaah haji reguler umumnya memilih ke Mina dahulu untuk melempar jumroh, sedangkan haji khusus ke Masjidil Haram untuk tawaf ifadhah dan sai.

Sementara itu menurut data terakhir Siskohatkes Depkes, selama jemaah berada di Arafah untuk melaksanakan wukuf, sebanyak delapan jemaah wafat.

Selain itu, terdapat 49 jemaah menjalani rawat jalan, 10 harus dirujuk ke RS Arab Saudi dan yang menjalani rawat inap sebanyak 10 jemaah.

Sementara itu, situasi lalu lintas di Makkah sangat padat karena kendaraan-kendaraan jemaah dari Arafah sebagian sudah kembali ke Makkah untuk pelaksanaan tawaf ifadhah dan sai.
(B013/a011)

google.co.id