Nasional | Dukung Surya Paloh, Ketua Sayap NasDem Tampik Isu Kudeta


Surya Paloh

Jakarta – Pengukuhan Surya Paloh menjadi Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) agaknya tinggal menunggu waktu saja. Ketua Umum Garda Pemuda Nasional Demokrat (GPND) Martin Manurung telah menegaskan sikap organisasi sayap NasDem yang dipimpinnya yang mendukung penuh upaya Paloh mengenggam penuh Partai NasDem.

“Hasil Rapimnas demi menjaga kesatupaduan gerak dan langkah serta keteguhan ideologis dari partai dan organisasi sayap Partai NasDem maka Ketua Dewan Pembina GNPD yang juga Ketua Majelis Nasional Partai NasDem Bapak Surya Paloh agar memimpin langsung Partai NasDem dalam mengawal cita-cita restorasi dan memenangkan Partai NasDem dalam Pemilu 2014,” kata Ketua Umum GPND, Martin Manurung, mengutarakan hasil Rapimnas GNPD pada Senin (14/1) kemarin.

Hal ini disampaikan Martin dalam jumpa pers di kantor ormas NasDem di Jl RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2013).

Martin menegaskan keputusan GPND telah diputuskan secara resmi dalam Rapimnas meskipun dalam pengambilan keputusan diwarnai aksi demonstrasi besar-besaran. Lantaran ada pemecatan sejumlah pengurus Garda NasDem yang disebut-sebut menolak kepemimpinan Surya Paloh. Martin menjelaskan, tak ada niat Surya Paloh mengambil paksa NasDem.

“Keputusan Garda Pemuda NasDem telah diputuskan kepada Bapak Surya Paloh. Posisinya bukan ingin menduduki tapi yang terjadi dukungan arus bawah yang semakin kuat agar Partai NasDem dipimpin oleh Bapak Surya Paloh, ini keinginan arus bawah yang ditangkap oleh masing-masing struktur, demikian juga kami di Garda NasDem,” tegasnya.

Namun dia juga menghormati kerja keras pengurus NasDem saat ini yang telah meloloskan partai baru tersebut ke verifikasi parpol peserta Pemilu 2014. Ketua Umum Patrice Rio Capella dan Sekjen Ahmad Rofiq diapresiasi karena kerja kerasnya membangun NasDem dari bawah.

“Kami lihat kakak Rio berhasil menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik sampai lolos menjadi peserta Pemilu 2014. Dan kini kita ingin Partai NasDem dijaga pada ideologi yang komit dan kita lihat Pak Surya Paloh tidak hanya menjaga ideologi itu tetapi memenangkan Pemilu 2014. Perlu dorongan yang lebih lebih kuat dengan Bapak Surya Paloh,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini Martin menegaskan bahwa Garda Pemuda NasDem adalah organisasi sayap Partai NasDem. Martin menampik pernyataan Rio Capella dan Rofiq sebelumnya yang menyatakan GPND hanya sayap ormas NasDem.

“Saya ingin jelaskan bahwa namanya keluarga besar itu interkoneksi antar keluarga besar dalam NasDem jadi sah-sah saja kita mendukung ketua dewan pembina kita menjadi Ketua Umum Partai NasDem,” tandasnya.

(van/nrl)

Nasional | Formulir Caleg Perkeruh Kisruh Sayap NasDem


Demo Garda NasDem

Jakarta – Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang dinyatakan lolos verifikasi KPU ke Pemilu 2014 kini sedang mengumpulkan caleg yang akan berjuang di Pemilu 2014. Namun isu beredarnya formulir caleg NasDem justru memecah internal sayap NasDem, Garda Pemuda Nasional Demokrat (GPND).

Garda NasDem memang bergejolak hebat menjelang pengukuhan Surya Paloh menjadi Ketua Umum Partai NasDem pada kongres Partai NasDem 25-26 Januari mendatang. Sejumlah pengurus Garda Pemuda NasDem dipecat karena diisukan menolak Surya Paloh dan mendukung Hary Tanoesoedibjo.

Tak hanya itu saja, isu beredarnya formulir caleg dan masuknya Nova Paloh ke dalam tubuh Garda NasDem juga membuat situasi semakin dinamis. Paling tidak itu terbuka dalam surat terbuka yagn ditulis Ketua GPND DKI Jakarta, Rizky Aprilia, di website resmi Garda Nasdem, Rabu (16/1/2013).

Situasi internal Garda NasDem memanas menjelang Rapimnas Garda NasDem yang digelar pada Senin (14/1/2013) lalu. Rupanya ada intrik internal yang cukup keras menyangkut posisi Ketua Umum GPND. Ketua Umum GPND saat ini adalah Martin Manurung.

Dalam surat terbukanya, Rizky yang sempat diminta dukungan Martin justru difitnah menggalang dukungan untuk menjatuhkan sang ketua umum GPND tersebut. “Tanyakan juga pada Tuan Martin, siapa orang yang bertemu dengannya pada tanggal 3 Januari 2013, pukul 13.00 WIB di Setiabudi One dan meminta saya mendukung dia. Artinya dia masih mengakui saya sebagai Ketua DKI Jakarta. Lalu setelah saya menolak itu, mengapa tiba-tiba dia menjadikan surat pengunduran diri saya sebagai Ketua DKI dan membekukan struktur saya?” protes Rizky dalam surat tersebut.

Sementara itu di kubu lain, Nova Paloh juga menggelar silaturahim dengan sejumlah petinggi GPND. Rizky sempat diminta menggulingkan Martin Manurung.

“Tanyakan pada Tuan Nova Paloh, siapa yang meminta silaturahmi digelar dengan agenda menurunkan Martin Manurung dan Saiful Haq? Tanyakan padanya, siapa yang datang bersama sepupunya Wibi Andrinof kepada saya, dan meminta saya untuk menjadi Sekjen jika saya membantunya menjatuhkan Martin Manurung dan Saiful Haq?” ungkap Rizky yang menjuduli surat terbukanya dengan “Kalian Laki-laki, Saya Hanya Seorang Ibu” ini.

Isu internal yang sedang memanas bertambah kompleks karena sejumlah pengurus Garda NasDem sudah mulai mengincar posisi politik di 2014. Sejumlah petinggi mau nyaleg, isu edaran formulir caleg pun menjadi masalah tersendiri.

“Tanyakan pada Tuan Ivanhoe, siapa yang menyatakan kepada saya, bahwa Martin Manurung akan segera mengganti orang-orang Saiful Haq? Dan setelah saya klarifikasi ke kedua belah pihak, ternyata itu hanya kabar bohong yang dia sebarkan. Tanyakan juga pada Tuan Ivanhoe, siapa yang meminta bantuan saya untuk membantu ambisinya untuk menjadi caleg DPR-RI dari Dapil Jakarta Barat dan Utara?” paparnya.

“Tanyakan kepada Tuan Ivanhoe, siapa yang menuduh saya mengeluarkan formulir caleg, sementara belum ada formulir resmi dari DPP GPND? Padahal yang saya keluarkan adalah formulir anggota GPND?” protesnya.

Sampai saat ini Rizky dan 7 pimpinan GPND lain se-Indonesia menolak putusan Rapimnas GPND. Dia juga berada di barisan siap melawan dan menggugat Kongres Luar Biasa (KLB) GPND.

“Tanyakan pada mereka semua yang ada di DPP, karena itukah mereka semua memberhentikan saya? Karena saya tidak ingin mengamini semua rencana busuk yang mereka rencanakan bagi organisasi ini?” tandasnya.

(van/nrl)