Paloh: Akbar Faisal Vitamin Tambahan NasDem

Paloh: Akbar Faisal Vitamin Tambahan NasDem

Headline

Politikus Partai Hanura Akbar Faisal – inilah.com

inilah.com, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh meyakini politikus Partai Hanura Akbar Faisal akan membawa warna politik bagi partai yang dipimpinnya. Bahkan, Akbar disebut sebagai vitamin baru bagi kekuatan partai tersebut.

Kehadiran Akbar juga dinilai Surya merupakan sosok pemuda yang cerdas. Kehadirannya memperkuat jajaran partai.

“(Akbar) Dia adalah tokoh muda. Bagi NasDem itu merupakan sebuah vitamin tambahan yang baik. Dia anak muda yang enerjik, visioner, konsisten, ada keberanian, pikiran-pikiran yang cukup cerdas,” kata Paloh, di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Jumat (8/2/2013).

Dia menegaskan, Akbar akan memberikan pelajaran politik bagi partai nomor urut satu peserta Pemilu 2014 itu. “Bung Akbar itu saya pikir salah satu pemuda yang bisa diharapkan, dan bisa berikan warna arti bagi pendidikan politik yang baik pada bangsa ini,” tegas Paloh.[yeh]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Arema IPL Bubar

    Arema IPL Bubar

  • RD Bersedia Tangani Timnas untuk SEA Games 2013

    RD Bersedia Tangani Timnas untuk SEA Games 2013

Inilah Alasan Maharani Suciyono Terima Uang dari Ahmad Fathanah

Inilah Alasan Maharani Suciyono Terima Uang dari Ahmad Fathanah


Maharani Suciyono, 19 tahun, mengungkapkan pemberitaan yang beredar selama ini terkait peristiwa penangkapan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengganggu psikologis ibunya. “Rani ingin minta maaf karena peristiwa ini telah mengganggu psikologis ibu,” kata Rani terbata-bata saat konferensi pers di Hotel Nalendra, Jakarta Timur, Selasa malam, 5 Februari 2013. Rani sempat ikut digelandang KPK saat sedang bersama Ahmad Fathanah di Hotel Le Meridien, Selasa, 29 Januari 2013. Ahmad Fathanah adalah salah satu tersangka dugaan suap untuk mendapatkan kuota impor daging sapi. Fathanah juga disebut-sebut sebagai orang dekat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini. Rani juga menyampaikan permintaan maafnya kepada Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) karena telah mencemarkan nama baik kampusnya. “Ingin minta maaf juga pada seluruh rakyat Indonesia, khususnya kaum perempuan, jika sudah berfikir negatif karena kasus ini,” ujarnya. Sang ibu yang tidak hadir dalam konferensi pers juga menyampaikan permintaan maafnya melalui sebuah tulisan di selembar kertas. “Kami semua atas nama keluarga Maharani, instansi pendidikan, maupun SDN 12 Batu Ampar, meminta maaf kepada ketua RT/RW, kelurahan, dan kepada seluruh masyarakat atas kejadian ini,” tulis ibu Rani yang dibacakan oleh kuasa hukum Rani, Wisnu Wardana. Perkenalan Rani dengan Ahmad Fatanah terjadi pada Senin, 28 Januari 2013. Ketika itu Rani

Nasional | Mendikbud: Pemain Utama Pendidikan Siap Jalankan Kurikulum 2013


Mendikbud M. Nuh

Semarang – Pergantian kurikulum 2013 yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menuai protes dari DPR. Meski demikian, Mendikbud M Nuh memastikan pemeran utama yaitu guru harus menanggapinya dengan positif dan siap.

Tidak hanya guru, menurut M Nuh, penyelenggara sekolah dan pemerintah sudah siap dengan terselenggaranya Kurikulum Nasional 2013. Hal itu diyakini dari hasil sosialisasi yang sudah dilakukan di beberapa tempat sebelumnya.

“Pemain utamanya yaitu guru, penyelenggara sekolah, dan pemerintah saja enjoy. Modalnya perubahan itu enjoy. Dilihat dari sisi keinginan gurunya, sudah semangat. Di Yogyakarta kemarin ada 4.000 guru lho,” kata M Nuh usai melakukan sosialisasi Kurikulum Nasional 2013 di Kampus Universitas Islam Nahdlatul Ulama, Jepara, Jawa Timur, Minggu (3/2/2013).

“Kawan-kawan politik tidak melihat itu. Pemain utamanya saja enggak apa-apa kok,” imbuhnya.

Ia menambahkan meski selalu ada kontra, pihaknya akan tetap melaksanakan kurikulum 2013 dengan cara bertahap yaitu tahun ajaran 2013/2014 untuk kelas 1 SD, kelas 4 SD, kelas 7 (1 SMP) dan kelas 10 (1 SMA).

“Pada pertengahan semester tahun ajaran sudah harus kita lakukan evaluasi,” tandasnya.

Dalam kurikulum 2013 disebutkan bahwa guru tidak harus membuat silabus saat mengajar. Hal itu pun disambut positif oleh para guru walaupun nantinya mereka akan mengikuti pelatihan untuk mengembangkan skill lainnya termasuk kreativitas mengajar dari buku yang disiapkan oleh pemerintah.

“Guru tidak lagi dibebani menyusun silabus. Tapi harus bisa lebih menggunakan waktu belajar mengajarnya lebih efektif,” ujar M Nuh.

Salah satu kepala sekolah dari MA Matoliun Ulum, Banjir Agung, Jepara, Ali Murtadlo mengatakan dari sisi guru, pihaknya siap melaksanakan Kurikulum 2013. Ia menambahkan dengan tidak lagi menyusun silabus, guru akan memiliki tugas lain yaitu mengembangkan inovasi dan kreativitas.

“Dengan tidak ada silabus, tetap meringankan beban guru tapi tetap ada tugas lain yang harus dikembangkan yaitu kreatifitas dan inovasi yang tidak ada matinya,” kata Ali.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan pernah mengatakan agar pemerintahan tidak menjadikan pelajar Indonesia kelinci sistem pendidikan yang berubah-ubah.

“Saya hanya mengharapkan Kemendikbud seharusnya jangan menjadikan sistem pendidikan di Indonesia ini sebagai kelinci percobaan. Seperti kurikulum pendidikan anak SD itu masih kontroversi,” kata Taufik 8 Januari lalu.

(alg/rmd)

Pj Bupati Aceh barat Ridwan memohon penegrian utu pada komisi X DPR ri gsf 2

Pj Bupati Aceh barat Ridwan memohon penegrian utu pada komisi X DPR ri gsf 2


Komisi X DPR RI Rekomendasikan Proses Penegrian UTU Semoga Syarat-Syarat Segera di Sempurnakan Meulaboh, 9 juli 2012 GSF-Aceh. Selasa tanggal 9 juli 2012 ketua komisi X beserta rombongannya tiba di aceh barat dalam rangka proses penegerian univesitas teuku umar (UTU), h. samsul bahri dalam sambutan nya sangat merespon positif untuk adanya perguruan tinggi di barat selatan dan berjanji akan memperjuangan aspirasi masyarakat di pantai barat selatan ini. pada hari senin tanggal 9 juli 2012 rombongan komisi 10 dpr ri yang salah satunya membidangi pendidikan berjanji akan mengupayakan Universitas Teuku Umar (UTU ) segera negeri. apakah ini jargon politik menjelang pemilu tahun 2012, kita lihat realitanya atau janji tersebut di depan masyarakat aceh barat.

Akbar: Semua Capres dari Golkar

Akbar: Semua Capres dari Golkar

Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar, Akbar Tandjung

, JAKARTA — Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar mengklaim bahwa Golkar merupakan partai politik yang mampu mencetak tokoh-tokoh nasional potensial. Bahkan setelah keluar dari Golkar, jebolan partai beringin itu mampu meraih kesuksesan di manapun mereka berada.

Ketika menjabat sebagai ketua umum, Akbar mengaku telah menerapkan sistem konvensi. Sehingga mampu melahirkan tokoh nasional yang hari ini ramai diperbincangkan sebagai calon presiden potensial. 

“Aburizal Bakrie jadi capres, Prabowo disebut jadi capres, Wiranto juga, sekarang Surya Paloh dengan jabatan sebagai Ketum Nasdem diperkirakan pun juga jadi capres,” kata Akbar di Jakarta, Senin (28/1).

Karenanya, Akbar tidak mempermasalahkan kader-kader Golkar yang meloncat ke partai lain. Semakin cairnya dunia politik sekarang ini, membuat dinamika politik semakin beragam dan terjadi secara cepat. Bagi Akbar, kutu loncat dalam dunia politik merupakan fenomena biasa. 

Namun Akbar menyarankan agar para politisi harus tetap mengedepankan unsur pendidikan politik kepada rakyat. Politik tidak hanya dijadikan sebagai ajang meraih kekuasaan semata. 

“Jangan hanya memikirkan berpolitik itu mencari kekuasaan saja. Tapi harus mulai mengedepankan bagaimana memberikan pendidikan politik yang baik bagi rakyat,” ungkapnya. 

10 Jam Kahar Muzakir Dicecar Soal Hambalang

10 Jam Kahar Muzakir Dicecar Soal Hambalang

Headline

Anggota Komisi X DPR RI, Kahar Muzakir – IST

inilah.com, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI, Kahar Muzakir tuntaskan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Kahar yang menjalani pemeriksaan sebagai saksi sekitar 10 jam mengaku dicecar penyidik KPK soal perubahan drastis anggaran proyek Hambalang dari Rp125 miliar menjadi Rp2,5 triliun.

”Jadi intinya soal (penganggaran) kenapa Rp125 miliar menjadi Rp2,5 triliun,” ujar Kahar usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (28/1/2013) malam.

Kahar mengklaim, dirinya tak mengetahui perubahan drastis anggaran proyek Hambalang yang semula bersifat single year ke multiyears. Termasuk oleh Komisi X DPR RI yang membidangi olah raga dan terkait langsung dengan pembahasan anggaran proyek Hambalang. Menurut politisi Partai Golkar ini, perubahan itu seharusnya diketahui sejak tahun 2010 saat anggaran proyek itu mulai dibahas oleh DPR. ”Kalau multi years itu harusnya dari tahun 2010. Tapi DPR tidak tahu,” katanya.

Namun Kahar mengaku tidak mengetahui mengenai kemungkinan berubahnya anggaran proyek Hambalang itu lantaran adanya ”permainan” saat pembahasan digelar di Komisi X DPR RI. ”Tidak tahu (adanya permainan),” katanya. [tjs]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Akhir Musim, Mourinho Tinggalkan Madrid

    Akhir Musim, Mourinho Tinggalkan Madrid

  • Diundang Djohar Rapat, La Nyalla Cs Menolak Hadir

    Diundang Djohar Rapat, La Nyalla Cs Menolak Hadir