Mahasiswa Banten: Tidak Bisa Buktikan Wawan Bersalah, Bubarkan KPK!



Serang – Mahasiswa Banten geram dengan berbagai dugaan tindak pidana korupsi yang mulai ramai bermunculan sejak ditangkapnya Chaeri Wardhana alias Wawan, adik Gubernur Atut dalam dugaan kasus suap mantan hakim MK, Akil Mukhtar beberapa waktu lalu.

Salah satu yang paling keras adalah yang diungkapkan Nedi, Kordinator Komunitas Mahasiswa Soedirman (KMS) – 30 saat acara Gerakan Banten Bangkit yang diprakarsai budayawan Heri Hendrayana Harris atau lebih tenar disapa Gol A Gong, Sabtu (2/11/2013).

“Kalau sampai KPK tidak bisa membuktikan Wawan bersalah dan Atut sebagai koruptor, kami akan demo dengan isu bubarkan KPK,” ungkap Nedi di acara yang digelar di komunitas literasi Rumah Dunia, Kota Serang Banten.

Mahasiswa IAIN yang memang terkenal lantang menyuarakan berbagai dugaan kasus korupsi jauh sebelum Wawan tertangkap tangan KPK ini mengaku bersyukur dengan mulai bermunculannya berbagai dugaan praktik korupsi di Banten.

“Ketika Wawan tertangkap KPK, kami langsung sujud syukur. Kini berbagai dugaan praktik kongkalingkong korupsi di Banten mulai bermunculan juga kita semua patut syukuri. Dulu seperti ditutupi, tapi kami yakin Allah tidak mati,” paparnya.

Sementara itu, Gandung Ismanto, Dosen FISIP Univ. Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang turut hadir, mengingatkan bahwa reformasi mengamanatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bebas KKN harus terwujud.

“Pasca reformasi, kita harus terus ingat bahwa yang kita tumbangkan adalah korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ini amanat reformasi bahwa pemerintah yang bersih dari KKN harus terwujud,” tegas Gandung.

Guru Honorer Mencabuli Beberapa Siswinya, Dengan Modus Mengajak Ke Tempat Wisata. Simak selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 WIB hanya di Trans TV

(rvk/rvk)

google.co.id