Pemkab Bekasi Berupaya Tarik Belasan Mobil Dinas Pensiunan

Mobil dinas (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tengah berupaya melakukan penarikan aset berupa 11 unit mobil dinas yang belum dikembalikan oleh pejabat yang telah pensiun.

“Saya sudah memerintahkan Sekretaris Daerah dan Bagian Rumah Tangga Perlengkapan untuk segera menarik mobil dinas yang masih ditangan pensiunan PNS,” ujar Wakil Bupati Bekasi Rohim Mintareja di Cikarang, Ahad (22/9).

Menurut dia, mobil dinas itu sudah seharusya dikembalikan kepada pemerintah karena peminjamnya sudah tidak lagi bertugas sebagai pegawai negeri sipil (PNS). “Kendaraan itu sudah bukan hak mereka untuk menggunakan kendaraan operasional tersebut,” katanya.

Kondisi itu, kata dia, sudah berlangsung lama dan hingga kini belum tertangani dengan baik oleh pihak terkait.

Ia mengatakan bahwa 11 mobil dinas yang masih di tangan pensiunan PNS kondisinya sudah rusak termakan usia dan memerlukan derek untuk menariknya ke kantor pemerintah. “Dalam minggu ini akan kita tarik apa pun risikonya,” katanya.

Hasil pantauan sementara pihaknya, kata dia, diketahui mobil dinas tersebut sudah berada di luar Kabupaten Bekasi. “Hingga saat ini, baru 15 mobil dinas yang sudah berhasil dikembalikan ke Pemkab Bekasi,” katanya.

Kesulitan penarikan kendaraan selama ini, menurut dia, disebabkan adanya biaya penarikan untuk kendaraan dari luar kota. “Sebelumnya, kita belum mengalokasikan dana untuk penarikan kendaraan tersebut,” katanya.

google.co.id