Jika Sudah Kerja Sama, PDIP Mengaku Komitmen

  Calon Presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo (tengah) bersama kader-kader mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional di Jakarta, Ahad (16/3). (Republika/Aditya Pradana Putra)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Sekjen PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menyatakan, membuka diri kepada seluruh parpol yang ingin bekerja sama. “Perlu kami tegaskan bahwa kepentingan rakyat harus menjadi pondasi kerja sama antarpartai politik dan calon presiden,” katanya, Kamis (20/3).

Ia menegaskan, PDIP akan konsisten jika sudah menyatakan bekerja sama dengan parpol lain. Ini demi memperkuat bekerjanya sistem presidensial.

Tjahjo menegaskan, bahwa proses kaderisasi yang dilakukan terhadap calon pemimpin bangsa dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Bahkan, mengedepankan pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, jejak sejarah perjuangan bangsa, serta mental dan karakter pemimpin. Termasuk berani dengan keyakinan politiknya untuk mengambil tanggung jawab apa pun demi kepentingan bangsa dan negara.

“Pemimpin yang dipersiapkan Ibu Megawati, termasuk Pak Jokowi, adalah pemimpin yang berani bersikap, tidak abu-abu, dan dengan tegas berani menolak berbagai kepentingan yang ingin merusak sendi-sendi persatuan bangsa,” tegas Tjahjo.

“Pengalaman kasus Century, Hambalang, impor daging, dan lain-lain harus menjadi pelajaran bagi kita semua, khususnya PDI Perjuangan, agar tidak mengulang hal yang sama ketika rakyat memberikan mandatnya kepada PDI Perjuangan,” kata Tjahjo.

Tweet
Share

TAGS
#jokowi capres
#pemilu 2014
HOT SEARCH
#malaysia airlines
#tiPs
#gbk

Republika.co.id

PDIP Dilarang Kampanye Terbuka di Daerah

PDIP Dilarang Kampanye Terbuka di Daerah

Headline

Wasekjen PDIP Ahmad Basarah – (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta – PDI Perjuangan dilarang melakukan kampanye terbuka di beberapa wilayah provinsi Indonesia. Hal itu akibat adanya perbedaan jadwal kampanye KPU pusat dengan KPU provinsi.

Hal itu dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (14/3/2014).

Ia mengatakan, dari hasil laporan pengurus di daerah, PDI Perjuangan tak bisa menggelar kampanye terbuka seperti yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

“Di lapangan telah terjadi perbedaan jadwal yang disusun oleh KPU daerah dan KPU pusat. KPUD menyebutkan kalau tidak sesuai dengan jadwal yang ditentukan maka parpol tidak bisa berkampanye,” kata Basarah.

Sementara Leason Officer (LO) PDI Perjuangan, Sudiatmiko Ariwibowo mengatakan, berdasarkan hasil laporan yang diterima DPP, partainya hanya bisa berkampanye di tiga provinsi.

“Kita dapat temuan bahwa jadwal kampanye terbuka tidak sepenuhnya dijalankan KPU provisi. Yang singkron itu hanya Jatim, Banten dan DKI Jakarta,” imbuhnya.

Miko menyebut, yang terparah PDI Perjuangan ditolak melakukan kampanye terbuka di wilayah Papua pada tanggal 28 Maret 2014. Alasannya KPU Provinsi Papua mengaku belum mendapatkan jadwal kampanye resmi dari KPU pusat.

“Artinya KPU Papua melarang adanya rapat umum semua parpol, dan itu artinya melanggar,” tegasnya.

Selain itu ada beberapa wilayah lainnya dimana PDI Perjuangan dan beberapa parpol tidak bisa melakukan kampanye terbuka. Wilayah tersebut adalah Yogjakarta dan Jawa Tengah.

“Yogja yang ada tujuh dapil dan PDIP diperbolehkan kampanye di dua dapil yakni dapil dua dan enam, artinya PDIP tidak boleh berkampanye di dapil lainnya. Sedangkan di Jateng hanya diizinkan di satu dapil saja,” ungkapnya.

Atas kekisruhan jadwal kampanye ini, PDI Perjuangan sudah melakukan koordinasi dengan KPU pusat. Namun hingga kini belum ada respon soal laporan tersebut.

“Kita sudah kordinasi dengan komisoner KPU tapi belum ada keputusan pasti,” tandasnya. [mes]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Tersingkir dari UCL, City Juara Liga Inggris?

    Tersingkir dari UCL, City Juara Liga Inggris?

  • Lawan yang Dihindari Barcelona di Perempatfinal LC

    Lawan yang Dihindari Barcelona di Perempatfinal LC

Inilah.com

Pendamping Jokowi Ditentukan Setelah Pileg 9 April

Pendamping Jokowi Ditentukan Setelah Pileg 9 April

Headline

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani – (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta – PDI Perjuangan mengakui sudah ada beberapa tokoh dan parpol yang menjalin komunikasi politik terkait penetapan Jokowi menjadi capres 2014.

Komunikasi itu dilakukan sebelum PDI Perjuangan menetapkan Jokowi sebagai capres. Komunikasi itu terkait cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

“Belum ada (cawapresnya). Kita komunikasi dengan parpol sudah. NasDem pernah datang ke sini. Informal juga semua partai,” ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di kantor DPP, Jumat (14/3/2014).

Puan memastikan hingga saat ini partainya belum memikirkan siapa cawapres yang akan dipilih.

“Tapi lihat dulu Pileg (pemilihan anggota legislatif) 9 April, baru cawapres. Belum (deklarasi) nanti setelah pileg saja,” imbuhnya. [rok]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Tersingkir dari UCL, City Juara Liga Inggris?

    Tersingkir dari UCL, City Juara Liga Inggris?

  • Lawan yang Dihindari Barcelona di Perempatfinal LC

    Lawan yang Dihindari Barcelona di Perempatfinal LC

Inilah.com

PAN: Peta Persaingan Capres Semakin Jelas

PDIP Usung Jokowi
PAN: Peta Persaingan Capres Semakin Jelas

Headline

Wasekjen PAN, Teguh Juwarno – (foto: inilah.com)

INILAHCOM, Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut baik penetapan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Capres 2014. Sebab dengan penetapan ini peta politik di Pilpres akan semakin jelas.

“Kita sambut positif, sehingga peta persaingan capres akan semakin jelas di 2014 ini,” kata Wasekjen PAN, Teguh Juwarno saat dihubungi, Jumat (14/3/2014).

Penetapan Jokowi, kata Teguh, semakin memperjelas kepada publik siapa pemimpin yang pantas ke depan. Sehingga, publik dapat melihat rekam jejak masing-masing Capres 2014 yang akan dipilih.

“Masyarakat juga akan semakin jelas melihat rekam jejak dan konsistensi para capres yang ada,” imbuhnya.

Teguh mengingatkan PDIP dan Jokowi soal komitmennya untuk membenahi DKI Jakarta. Sebab, hal itu akan menjadi serangan politik bagi para lawan politiknya di Pilpres 2014 mendatang.

“Lawan politik Jokowi pasti tidak akan tinggal diam untuk menggunakan kelemahan ini,” tandasnya. [mes]

Rekomendasi Untuk Anda


  • Tersingkir dari UCL, City Juara Liga Inggris?

    Tersingkir dari UCL, City Juara Liga Inggris?

  • Lawan yang Dihindari Barcelona di Perempatfinal LC

    Lawan yang Dihindari Barcelona di Perempatfinal LC

Inilah.com