Romahurmuziy: Di PPP Juga Ada ‘ISIS’

Ketua Umum PPP versi muktamar PPP Surabaya, Jawa Timur, Romahurmuziy.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU  —  Ketua Umum PPP versl Muktamar Surabaya M Romahurmuziy (Romi) mengatakan bahwa di dalam partainya juga ada kelompok “ISIS”, namun tidak terkait dengan “Islamic State of Iraq and Syiria”.

“ISIS di PPP itu ‘ikut sana ikut sini’,” kata Romi saat berkunjung ke kantor redaksi salah satu media di Bengkulu, Selasa (24/3).

Berbeda dengan ISIS di Timur Tengah yang radikal, kata Romi, “ISIS” di PPP justru timbul karena kebingungan dengan dinamika internal partai. “Akhirnya mereka ikut muktamar di Surabaya tapi ikut juga muktamar di Jakarta,” katanya.

Namun, Romi memastikan kelompok “ISIS” di PPP kini telah merapat ke pihaknya, karena hanya kepengurusannya yang menerima Surat Keputusan (SK) pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM.
Meski SK itu dipersoalkan kubu Djan Faridz, kata Romi, selama belum ada keputusan hukum yang bersifat tetap dan mengikat (inkracht) maka SK itu tetap berlaku.

Dengan demikian, lanjut dia, terkait dengan pemilihan kepala daerah 2014, hanya kepengurusan PPP hasil Muktamar Surabaya yang bisa mengusung calon kepala daerah. “KPU akan mengacu pada SK Menkumham, karena KPU tidak berwenang menentukan keabsahan partai,” kata Romi.

Hal serupa, menurut dia, juga berlaku pada Partai Golkar, di mana kepengurusan DPP Golkar hasil Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono yang mengantongi SK Menkumham. Karena itu, kata Romi, ia kini secara maraton melakukan konsolidasi ke berbagai daerah sebagai persiapan menghadapi Pilkada.

Menurut Romi, PPP mendapat kepercayaan cukup tinggi dari para bakal calon kepala daerah, terbukti dengan banyaknya bakal calon yang mendaftar ke partai itu. PPP menargetkan merebut 75 kursi kepala daerah dari sekitar 273 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada Desember 2015.

Republika.co.id

Agus Gumiwang Tertawakan Ancaman Kubu Ical

Agus Gumiwang Tertawakan Ancaman Kubu Ical

Babak Baru Kisruh Golkar

Jakarta – Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) melakukan perlawanan atas upaya kubu Agung Laksono mengambil alih Fraksi Golkar. Merasa masih memegang kendali atas F-Golkar, kubu Ical mengancam untuk merotasi 16 anggota DPR loyalis Agung. Ketua Fraksi Golkar kubu Agung, Agus Gumiwang, menertawakan ancaman itu.

“Hehehe… Dasar apa mereka merotasi? DPP yang sah diakui negara kan kami. Dan oleh sebab itu Fraksi Partai Golkar yang sah juga kami, dan itu terang benderang,” kata Agus saat ditanya soal ancaman kubu Ical. Hal itu disampaikannya dalam komunikasi via BBM, Selasa (24/3/2015).

Agus menegaskan dirinyalah Ketua Fraksi Golkar yang sah. Tak ada yang bisa merotasi Fraksi Golkar tanpa tanda tangannya.

“Surat menyurat yang mengatasnamakan Fraksi Partai Golkar hanya berlaku sah apabila saya yang tanda tangan,” ujar putra Ginandjar Kartasasmita ini.

Kubu Ical memang berang dengan kepindahan Mahyudin ke kubu Agung. Ical menyebut Mahyudin bisa dicopot dari posisinya jika KMP sepakat. Sebenarnya Ical belum memikirkan untuk mencopot Mahyudin dalam waktu dekat. Namun sepertinya SK Menkum HAM untuk kubu Agung mengubah segalanya.

Kubu Ical merespons cepat upaya pengambilalihan Fraksi Golkar oleh kubu Agung Laksono. Perlawanan dilakukan. 16 Anggota Fraksi Golkar yang membelot diancam dirotasi.

“Besok akan ada pergantian beberapa pimpinan fraksi dan komisi yang diduga sudah bergabung pada kubu Ancol,” kata Ketua Fraksi Golkar, kubu Ical, Ade Komaruddin di Gedung Nusantara I DPR lantai 12, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/3) kemarin.

Ade belum mau menyebutkan nama-nama anggota F-Golkar yang akan dirotasi, namun jumlahnya dipastikan 16 orang. Adapun 16 anggota Fraksi Golkar yang sudah dipastikan berada di kubu Agung adalah:

1. Meutya Hafidz
2. Agun Gunanjar Sudarsa
3. Charles Mesakh
4. Dave Laksono
5. Gede Sumarjaya
6. Fayakhun Andriadi
7. Eni Saragih
8. Budi
9. Airlangga Hartarto
10. Andi Rio
11. Mujid Rohmat
12. Aditya Muha
13. Sarmuji
14. Gatot Sudjito
15. Bowo Sidik Pangarso
16. Boby Adhityo Rizaldi

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/nrl)

google.co.id

Lee Kuan Yew Sempat Mencibir Habibie, Kemudian Minta Maaf dan Memuji

Lee Kuan Yew Sempat Mencibir Habibie, Kemudian Minta Maaf dan Memuji Lee Kuan Yew (AFP)

'Bapak Singapura' Lee Kuan Yew Wafat

Jakarta – Dibandingkan Sukarno, Lee Kuan Yew seperti jauh lebih nyaman berinteraksi dengan Soeharto. Meski penguasa Orde Baru itu sempat menutup diri kepadanya selama tujuh setengah tahun, akhirnya mereka bersahabat baik selama lebih dari 30 tahun.

Sebelum diterima di Istana Merdeka pada Mei 1973, selain menjalin lobi-lobi, “PM Lee sampai mempelajari pidato-pidato Soeharto agar dapat berbincang dalam bahasa Melayu denganya,” tulis Jusuf Wanandi, mantan penasihat Soeharto yang juga sahabat Lee, dalam memoarnya, “Menyibak Tabir Orde Baru” seperti dikutip dari Majalah Detik Edisi 171.

Menjelang Sidang Umum MPR 1998, ketika BJ Habibie menjadi calon kuat wakil presiden untuk mendampingi Soeharto, Lee melontarkan pernyataan mengejutkan. Menurut dia, pasar tak bersahabat dengan pakar aeronotika itu. Bila dipaksakan menjadi wakil presiden nilai tukar rupiah akan terus melemah menyentuh Rp 16 ribu per dolar. Tapi Soeharto tak peduli, dan Habibie pun terpilih menjadi wapres menggantikan Try Sutrisno dalam Sidang MPR, 11 Maret 1998.

Habibie pun saat itu tak terlalu menanggapi pernyataan Lee. Tapi ketika kemudian menjadi Presiden menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri pada 21 Mei 1998, dia melontarkan serangan balasan. Kepada Asian Wall Street Journal yang mewawancarainya, Habibie menganggap sepele Singapura.

“Dalam peta, satu titik kecil berwarna merah (little red dot) tak sebanding dengan bentangan warna hijau yang sangat luas,” katanya dalam wawancara yang terbit 4 Agustus 1998.

Tak cuma itu, Habibie kemudian membuktikan bahwa ucapan Lee tentang nilai tukar rupiah keliru. Sebab nyatanya ia berhasil menstabilkan nilai tukar rupiah dari Rp 16 ribu menjadi Rp 9 ribu pada 1999. Lee pun meminta maaf dan menyampaikan pujian lewat surat yang dititipkan melalui Menteri BUMN Tanri Abeng.

“Dengan surat tersebut ia memperlihatkan jiwa besar dan sikap seorang negarawan,” tulis Habibie di halaman 308 buku “Detik-detik yang Menentukan”.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(erd/nrl)

google.co.id

Nasional | Waspada Banjir Susulan, Posko Siaga Jatinegara Diperpanjang

Waspada Banjir Susulan, Posko Siaga Jatinegara Diperpanjang

Gabungan anggota TNI dari Yonarmed VII dan Korps Brimob Polri sedang membersihkan lumpur di pemukiman warga Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu siang (23/1).

, JAKARTA — Meski air sudah surut, posko siaga banjir Koramil dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 01 Jatinegara memastikan akan tetap bersiaga sampai Kamis (31/1).

“Kami hanya menunggu petunjuk, kebetulan posko ini disiagakan hingga 31 Januari. Selain itu kami bergerak berdasarkan antisipasi banjir susulan,” kata Petugas Pelaksana Posko Banjir Koramil 01/Jatinegara, Sersan Mayor Hariyadi, di Jakarta, Jumat.

Menurut Hariyadi setidaknya terdapat 27 personel yang masih bersiaga di posko tersebut, dengan komposisi 25 orang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan dua orang dari BNPB. “Dari TNI 50 orang dan empat dari BNPB. Dibagi dua masing-masing 27 di tiap posko di Jatinegara dan Kalibata,” kata dia.

Hariyadi menyebutkan, di posko banjir tersebut terdapat dua perahu karet ukuran sedang dan tiga tenda besar untuk antisipasi evakuasi banjir susulan. Meski demikian, Hariyadi juga mengatakan masih mungkin apabila posko diperpanjang jika terjadi banjir susulan.

“Mungkin saja (diperpanjang), kami tinggal menunggu petunjuk,” kata dia.

Ia juga menyampaikan dalam dua tiga hari terakhir warga sekitar posko sudah mulai membersihkan lingkungan pemukiman mereka dari sampah sisa-sisa banjir, dibantu oleh petugas TNI.

Nasional | SBY: Ciptakan Demokrasi yang Santun

SBY: Ciptakan Demokrasi yang Santun

Presiden SBY

, JAKARTA — Bukan kali pertama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyinggung tentang kondisi politik dua tahun ke depan. Ia juga bukan sekali meminta agar dua tahun ke depan bisa dijaga dengan baik.

Ia meminta secara spesifik agar dalam menjalankan agenda politik ke depan, demokrasi bisa berjalan secara santun.

“Khusus untuk agenda nasional dua tahun mendatang, saya ajak seluruh rakyat Indonesia untuk menciptakan demokrasi yang santun, beretika, teduh, dan damai. Suasana seperti itu amat kita perlukan untuk bangun negara menuju masa depan yang  lebih baik,” katanya saat memberikan sambutan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara, Jumat malam (25/1).

Untuk diketahui, sehari sebelumnya, Presiden SBY sempat menyinggung hal serupa. Ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, kedamaian, kerukunan, toleransi dan mencegah kekerasan, mengingat semakin dekatnya pemilihan umum 2014.

“Sebagaimana tahun ini dan tahun depan, kita memasuki tahapan pemilu 2014. Kita harapkan aman dan tertib. Jangan sampai terpecah belah dan jangan ada kekerasan,” pesan SBY pada acara Dzikir Bersama Maulid Akbar Nabi Besar Muhammad SAW 1434 H, di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (24/1) pagi

Nasional | Ini Alasan Sekjen DPR Masuk Partai Nasdem


Nining Indra Saleh

Jakarta – Ketua Majelis Nasional Partai Nasdem, Surya Paloh, mengatakan bahwa Sekjen DPR Nining Indra Saleh akan masuk bergabung dengan partainya. Apa alasan Nining bergabung dengan Partai nasDem?

“Ada visi misi yang sesuai dengan apa yang saya inginkan,” kata Nining usai pembukaan kongres Partai NasDem, di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Nining enggan merinci lebih jauh visi dan misi apa yang dimaksudkan olehnya. Ia juga terlihat sungkan dan masih tertutup diri soal rencanya bergabung dengan partai nasDem.

“Parpol ini kan hanya wadah bagaimana kita mendarmabaktikan apa yang sudah kita punyai untuk kesejahteraan rakyat semua. Jadi partai apa saja yang silakan yang pasti untuk kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Nining menuturkan, dirinya memang sudah berkomunikasi langsung dengan Surya Paloh soal keinginannya gabung dengan Partai nasDem. Namun, ia lagi-lagi belum berani declare soal niatnya itu.

“Ya komunikasi sudah. Tapi sekarang ini hanya undangan,” ucapnya.

“Ya (Surya Paloh menyambut baik),” lanjutnya saat ditanya kesan Surya Paloh.

Sebelumnya, Nining memang telah menyatakan minatnya untuk terjun ke partai politik dan terang-terangan ingin maju sebagai calon legislatif. Namun Nining mengaku belum memiliki pilihan partai politik.

(bal/fdn)